{"id":11333,"date":"2018-02-24T10:23:40","date_gmt":"2018-02-24T03:23:40","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=11333"},"modified":"2018-02-25T16:52:18","modified_gmt":"2018-02-25T09:52:18","slug":"wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/","title":{"rendered":"Wanita Inikah Bab yang Hilang Dari Sejarah Teuku Umar ?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA\u00a0 &#8211; Ada yang berbeda dari kegiatan rutin Jumat bersih yang digelar polisi dari Polres Aceh Jaya kali ini. Jumat bersih kali ini dilakukan disebuah makam di Desa Rigah, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya . Tampak disana Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Puwanto dan Kasdim Mayor Inf Wawan Hermawan yang mewakili Dandim Aceh Jaya, Letkol Kav Haerus Shaleh.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menariknya, lokasi makam itu ternyata merupakan makam keluarga Teuku Umar. Yang lebih menarik lagi ada sebuah makam yang diduga kuat merupakan makam istri pertama dari Pahlawan nasional Teuku Umar bernama Cut Nyak Meurah Puteh. Sementara yang beredar selama ini istri pertama Teuku Umar adalah\u00a0Cut Nyak Sofiah padahal Cut Nyak Sofiah merupakan ibu mertua dari Tengku Umar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Amatan koresponden kami di Aceh Jaya, Khadafi pada Jumat, 23 Februari 2018,\u00a0 disana tampak tentara dan Polisi, bersama masyarakat bersinergis membersihkan lokasi makam yang terdiri dari keluarga istri Teuku Umar dan pejuang Aceh lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">koresponden kami coba menemui beberapa pihak yang kompeten terkait ini.\u00a0 Sekretaris G_Map&#8217;S (Gerakan Masyarakat Aceh Jaya Peduli Sejarah), Mirdan Dahri, menduga kuat makam ini adalah makam Cut Nyak Meurah Puteh. Cut Nyak Sofiah merupakan Ibu mertua Teuku Umar, bukan istri pertama sebagaimana banyak disebut selama ini. Cut Nyak Meurah Puteh lah istri pertama dari Teuku Umar. Selain makam Cut Nyak Meurah Puteh, disana juga ada\u00a0 beberapa makam lain yang dipercaya sebagai pejuang &#8211; pejuang aceh yang tewas saat terjadinya pertempuran antara Belanda dan Aceh di Lhok Timon, Rigah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c Selama ini, yang kita tau sebut Mirdan, bahwa istri pertama Teuku Umar, Cut Nyah Sofiah. Ternyata bukan, istri pertamanya adalah Cut Nyak Meurah Puteh. Saat berusia 20 tahun, menurut referensi yang kami dapat dan sedang ditelusuri, Teuku Umar, menikahi Cut Nyak Meurah Puteh, anak dari seorang Uleebalang,\u201d kata Mirdan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mirdan menambahkan Juga terkait cerita Hok Canton, 14 Juni 1886, milik Cho Ban Jo Hin di Singapura. Kapal berbendera Belanda yang di tawan Teuku Umar, di lepas pantai Rigah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cCerita ini semua nanti akan kita ungkap menjadi fakta,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koresponden kami juga mendapati sejumlah fakta menarik yang mungkin tak banyak awam tahu soal sisi lain Teuku Umar, pahlawan Aceh nan sohor itu . Teuku Umar sendiri memiliki 4 istri, belakangan diketahui sebagai Cut Nyak Meurah Puteh,\u00a0 Cut Mahligai, Cut Nyak Dhien dan satu istri lagi perempuan asal Pulau Raya, yang hingga saat ini belum diketahui secara pasti namanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teuku Umar yang dilahirkan di Meulaboh Aceh Barat pada tahun 1854, adalah anak seorang Uleebalang bernama Teuku Achmad Mahmud dari perkawinan dengan adik perempuan Raja Meulaboh. Umar mempunyai dua orang saudara perempuan dan tiga saudara laki-laki. Ketika perang Aceh meletus pada 1873 Teuku Umar ikut serta berjuang bersama pejuang-pejuang Aceh lainnya, umurnya baru menginjak 19 tahun. Mulanya ia berjuang di kampungnya sendiri, kemudian dilanjutkan ke Aceh Barat. Pada umur yang masih muda ini, Teuku Umar sudah diangkat sebagai keuchik gampong(kepala desa) di daerah DayaMeulaboh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dibagian inilah rantai sejarah itu putus. Fakta soal keberadaan Cut Nyak Meurah Puteh seolah menjadi bab yang hilang. Karena dari versi lain yang berbeda disebut, pada usia 20 tahun, Teuku Umar menikah dengan Nyak Sofiah, anak Uleebalang Glumpang. Untuk meningkatkan derajat dirinya, Teuku Umar kemudian menikah lagi dengan Nyak Malighai, puteri dari Panglima Sagi XXV Mukim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 1880, Teuku Umar menikahi janda Cut Nyak Dhien, puteri pamannya Teuku Nanta Setia. Suami Cut Nya Dien, yaitu Teuku Ibrahim Lamnga yang gugur pada Juni 1878 dalam peperangan melawan Belanda di Gle Tarun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengutip wikipedia, pada akhir hayat Teuku Umar sangat begitu dramatis. Februari 1899, Jenderal Van Heutsz mendapat laporan dari mata-matanya mengenai kedatangan Teuku Umar di Meulaboh, dan segera menempatkan sejumlah pasukan yang cukup kuat diperbatasan Meulaboh. Malam menjelang 11 Februari 1899 Teuku Umar bersama pasukannya tiba di pinggiran kota Meulaboh. Pasukan Aceh terkejut ketika pasukan Van Heutsz mencegat. Posisi pasukan Umar tidak menguntungkan dan tidak mungkin mundur. Satu-satunya jalan untuk menyelamatkan pasukannya adalah bertempur. Dalam pertempuran itu Teuku Umar gugur terkena peluru musuh yang menembus dadanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenazahnya dimakamkan di Mesjid Kampung Mugo di Hulu Sungai Meulaboh. Mendengar berita kematian suaminya, Cut Nyak Dhien sangat bersedih, namun bukan berarti perjuangan telah berakhir. Dengan gugurnya suaminya tersebut, Cut Nyak Dhien bertekad untuk meneruskan perjuangan rakyat Aceh melawan Belanda. Ia pun mengambil alih pimpinan perlawanan pejuang Aceh<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA\u00a0 &#8211; Ada yang berbeda dari kegiatan rutin Jumat bersih yang digelar polisi dari Polres Aceh Jaya kali ini. Jumat bersih kali ini dilakukan disebuah makam di Desa Rigah, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya . Tampak disana Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Puwanto dan Kasdim Mayor Inf Wawan Hermawan yang mewakili Dandim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":113,"featured_media":11337,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[248],"tags":[198,553,245,554],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/02\/Makam-Cut-Nyak-Meurah-Puteh.jpg?fit=696%2C437&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wanita Inikah Bab yang Hilang Dari Sejarah Teuku Umar ? - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA\u00a0 &#8211; Ada yang berbeda dari kegiatan rutin Jumat bersih yang digelar polisi dari Polres Aceh Jaya kali ini. Jumat bersih kali ini dilakukan disebuah makam di Desa Rigah, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya . Tampak disana Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Puwanto dan Kasdim Mayor Inf Wawan Hermawan yang mewakili Dandim [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-24T03:23:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-25T09:52:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/02\/Makam-Cut-Nyak-Meurah-Puteh.jpg?fit=696%2C437&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"696\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"437\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/02\/Makam-Cut-Nyak-Meurah-Puteh.jpg?fit=696%2C437&ssl=1\",\"width\":696,\"height\":437,\"caption\":\"Lokasi ini yang dipercaya sebagai makam istri pertama dari Pahlawan Nasional Teuku Umar, bernama Cut Nyak Meurah Puteh. Wanita ini merupakan bab yang hilang dari sejarah pahlawan Aceh, Teuku Umar.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/\",\"name\":\"Wanita Inikah Bab yang Hilang Dari Sejarah Teuku Umar ? - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-02-24T03:23:40+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-25T09:52:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d1e0a18d31a04fd8e404451699fd208f\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wanita-inikah-bab-yang-hilang-dari-sejarah-teuku-umar\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d1e0a18d31a04fd8e404451699fd208f\",\"name\":\"Kdf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3e0a8b0ee3e3cb8803c8b19288b6d2d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kdf\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":11333,"position":0},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12725,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-jaya-persiapkan-kedatangan-uas\/","url_meta":{"origin":11333,"position":1},"title":"Pemkab Aceh Jaya Persiapkan Kedatangan UAS","date":"2 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan pertemuan bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Jaya, beretempat di ruang konpres pemkab, lantai III, Kantor Bupati Aceh Jaya, Selasa (2\/4\/2019). Teuku Irfan TB, Bupati Aceh Jaya, yang didampingi, Sekda Mustafa, Kepala SKPK dan Kacab BPD Aceh Jaya mengatakan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Aceh Jaya (tengah) Bersama Sekda Mustafa (Kanan) didampingi Kepala Satpol PP Aceh Jaya( Kiri kedua) dan Kadis Infokom (Kiri pertama) saat konpres di hadapan wartawan Aceh Jaya (Balai PWI Aceh Jaya).","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12372,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/terpilih-sebagai-ketua-umum-koni-aceh-jaya-periode-2019-2024-ini-kata-irfan-tb\/","url_meta":{"origin":11333,"position":2},"title":"Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI Aceh Jaya Periode 2019 &#8211; 2024. Ini Kata Irfan TB","date":"19 Desember 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Teuku Irfan TB, Secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2019-2024, dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) ke III, di Aula Setdakab Kantor Bupati Aceh Jaya, lantai III, Selasa, (18\/12\/18). Teuku Irfan TB, diusung oleh 21 Cabang Olahraga (CABOR) dari 24 Cabang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/12\/aceh-2.jpg?fit=640%2C330&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12359,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polres-aceh-jaya-gelar-binlat-bagi-calon-taruna-polri-dan-bintara\/","url_meta":{"origin":11333,"position":3},"title":"Polres Aceh Jaya Gelar Binlat Bagi Calon Taruna Polri Dan Bintara","date":"15 Desember 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Polres Aceh Jaya menggelar pelaksanaan Bimbingan dan Latihan (Binlat) dalam rangka rekrutmen anggota polri di halaman Polres Aceh Jaya, Desa Kulam Merisi, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (14\/12\/2018). Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) AKP Yusuf Hariadi,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/12\/tes.jpg?fit=640%2C385&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12868,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/buka-puasa-polres-aceh-jaya-bersama-anak-yatim\/","url_meta":{"origin":11333,"position":4},"title":"Buka Puasa Polres Aceh Jaya Bersama Anak Yatim","date":"15 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Keluarga besar Polres Aceh Jaya melaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim, Forkopimda, PWI Aceh Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat di Mapolres Aceh Jaya, Selasa (14\/5\/2019) petang. Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kabag Sumda, Akp. Yusuf Hariadi, kepada buanaindonesi.co.id, menjelaskan, buka puasa bersama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto saat memberikan uang santunan kepada anak yatim","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/kapolres-1.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":9837,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/funbike-dalam-rangka-hut-tni-ke-72\/","url_meta":{"origin":11333,"position":5},"title":"Funbike Dalam Rangka HUT TNI Ke-72","date":"9 Oktober 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, MEULABOH \u2013 Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-72 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2017 Korem 012\/Teuku Umar melaksanakan kegiatan sepeda santai (Fun Bike). Dikuti oleh Instansi TNI-Polri dan masyarakat, bertempat di Lap. Teuku Umar, Minggu (08\/10) Fun bike dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 72\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam Peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171009_091317.jpg?fit=640%2C408&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11333"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/113"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11333"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11333\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11343,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11333\/revisions\/11343"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}