{"id":11687,"date":"2018-06-13T14:50:36","date_gmt":"2018-06-13T07:50:36","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=11687"},"modified":"2018-06-13T14:50:36","modified_gmt":"2018-06-13T07:50:36","slug":"pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/","title":{"rendered":"Pasal Dugaan Penyimpangan Dana Beasiswa di Aceh, Dewan Harus Tanggung Jawab. Kata Salah Satu Mahasiswa FKIP Unsyiah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Ridha Aulia, salah satu Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Fakultas FKIP, angkatan tahun 2103, meminta Anggota Dewan untuk bertangung jawab atas kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia mengaku prihatin, akhir &#8211; akhir ini menurutnya, banyak sekali permasalahan korupsi yang terjadi, khususnya di Aceh, yang saat ini sedang hangat &#8211; hangatnya dibicarakan publik. Terutama di media massa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang sedang terjadi sekarang ini timpalnya, yang dilakukan oleh oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) berasal dari salah satu partai lokal, diduga terlibat Korupsi milyaran rupiah, terkait dana beasiswa tahun anggaran 2016\/2017, yang diperuntukan kepada Mahasiswa Aceh,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Modus operandi dugaan korupsi yang dilakukan oleh oknum anggota DPRA tersebut, beber Ridha, adalah dengan merekomendasikan pengajuan beasiswa fiktif ke Dinas Pendidikan untuk Mahasiswa Aceh, yang sedang menempuh pendidikan diberbagai Perguruan Tinggi di Indonesia,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Padahal seharusnya merekalah yang menjadi contoh yang baik bagi orang banyak,\u201d ungkap Ridha Aulia, kepada media ini, Rabu (13\/06\/2018) pagi, melaui WhatshApp.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Modus lainnya, masih kata dia, oknum Anggota Dewan ini, diduga melakukan intervensi terhadap Dinas Pendidikan Aceh, selaku mitra kerjanya untuk mencairkan beasiswa terhadap mahasiswa tertentu yang telah direkomendasikannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah cair, dana tersebut selanjutnya dibagi dua, terang dia. Masing &#8211; masing sebagian untuk mahasiswa dan sebagian lagi untuk oknum Anggota Dewan bersangkutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukan \u00a0hanya itu saja, tambah dia, diperkirakan ada beberapa modus lain, yang diduga turut dilakukan oknum tersebut dalam menggerogoti dana beasiswa pada Dinas Pendidikan Aceh, ucap Ridha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan laporan yang yang diterima, dari seluruh praktek \u201cilegal\u201d yang dilakukan oknum tersebut, diduga sukses meraup milyaran rupiah dari dana beasiswa dimaksud, pungkas Mahasiswa Fakultas FKIP, Universitas Syiah Kuala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut difinisinya, banyak para ahli berpendapat tentang korupsi yang terjadi, pada dasarnya korupsi ini sangat merugikan Negara dan dapat merusak kesejahteraan bangsa, &#8220;Korupsi adalah tindakan menyimpang yang menyalahgunakan kepercayaan publik dengan menggelapkan keuangan negara dan perekonomian negara&#8221;, jelas Ridha Aulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Korupsi juga merusak struktur pemerintahan, menjadi penghambat jalannya pemerintahan dan pembangunan pada umumnya&#8221;. Sambungnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, lebih jauh dikatakan, praktek korupsi akan berlangsung terus menerus selama tidak adanya kontrol dari pemerintah dan masyarakat, sehingga timbul oknum &#8211; oknum yang tidak bertanggung jawab yang memperkaya diri sendiri, masih kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Korupsi tidak bisa dibiarkan begitu saja, bila satu negara ingin mencapai tujuannya. Karena, kalau dibiarkan secara terus menerus maka semua kalangan akan menganggap tindak korupsi sebagai hal biasa, dan akan menimbulkan sikap mental pejabat yang selalu menghalalkan segala cara untuk melakukan tindakan korupsi&#8221;. Katanya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan temuan dan dugaan Korupsi tersebut, Ridha mengatakan, sudah saatnya KPK, para penegak hukum dan para penggiat gerakan anti korupsi bahu &#8211; membahu menyelamatkan dana &#8211; dana yang terkumpul dari berbagai sumber, yang di salurkan kepada lembaga pendidikan tinggi dan menyelamatkan pendidikan tinggi di Aceh, agar pendidikan di Aceh selamat dari tangan &#8211; tangan orang jahat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selaku Mahasiswa, diapun meminta kepada pihak Kepolisian, untuk dapat memproses masalah ini secara terbuka, tegasnya. &#8220;Siapa yang bersalah, rakyat harus tahu&#8221;.tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semoga penegak hukum masih menjadi lembaga yang dapat kami banggakan dalam mengusut kasus korupsi. \u201cDewan harus bertanggung jawab&#8221;, tutup Ridha Aulia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Ridha Aulia, salah satu Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Fakultas FKIP, angkatan tahun 2103, meminta Anggota Dewan untuk bertangung jawab atas kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Dia mengaku prihatin, akhir &#8211; akhir ini menurutnya, banyak sekali permasalahan korupsi yang terjadi, khususnya di Aceh, yang saat ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":113,"featured_media":11689,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[236],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/06\/Berita-Aceh-1.jpg?fit=640%2C365&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pasal Dugaan Penyimpangan Dana Beasiswa di Aceh, Dewan Harus Tanggung Jawab. Kata Salah Satu Mahasiswa FKIP Unsyiah - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Ridha Aulia, salah satu Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Fakultas FKIP, angkatan tahun 2103, meminta Anggota Dewan untuk bertangung jawab atas kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Dia mengaku prihatin, akhir &#8211; akhir ini menurutnya, banyak sekali permasalahan korupsi yang terjadi, khususnya di Aceh, yang saat ini [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-06-13T07:50:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/06\/Berita-Aceh-1.jpg?fit=640%2C365&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"365\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/06\/Berita-Aceh-1.jpg?fit=640%2C365&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":365},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/\",\"name\":\"Pasal Dugaan Penyimpangan Dana Beasiswa di Aceh, Dewan Harus Tanggung Jawab. Kata Salah Satu Mahasiswa FKIP Unsyiah - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-06-13T07:50:36+00:00\",\"dateModified\":\"2018-06-13T07:50:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d1e0a18d31a04fd8e404451699fd208f\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pasal-dugaan-penyimpangan-dana-beasiswa-di-aceh-dewan-harus-tanggung-jawab-kata-salah-satu-mahasiswa-fkip-unsyiah\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d1e0a18d31a04fd8e404451699fd208f\",\"name\":\"Kdf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3e0a8b0ee3e3cb8803c8b19288b6d2d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kdf\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12927,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dprk-aceh-barat-sahkan-qanun-apbk-2025\/","url_meta":{"origin":11687,"position":0},"title":"DPRK Aceh Barat Sahkan Qanun APBK 2025","date":"26 November 2024","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID MEULABOH- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menggelar rapat paripurna ke-IX masa sidang ke-III tahun 2024 di ruang sidang utama DPRK Aceh Barat, Selasa (26\/11\/2024). Dalam rapat ini, disampaikan pendapat akhir fraksi sekaligus pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2025. Mengusung tema\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2024\/11\/DPRk.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12803,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polres-aceh-selatan-gelar-apel-serpas-pengamanan-pemilu-tahun-2019\/","url_meta":{"origin":11687,"position":1},"title":"Polres Aceh Selatan Gelar Apel Serpas Pengamanan Pemilu Tahun 2019","date":"15 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Hanya tinggal dua hari lagi rakyat Indonesia menggelar pesta demokrasi. Tak terkecuali masyarakat Kabupaten Aceh Selatan yang juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terkait pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu), Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas). Apel yang dilaksanakan Senin (15\/04\/19)\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/banyuasin-1.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12729,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wabup-tgk-amran-buka-rakor-kesiapan-pemilu-tahun-2019\/","url_meta":{"origin":11687,"position":2},"title":"Wabup Tgk Amran Buka Rakor Kesiapan Pemilu Tahun 2019","date":"3 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk Amran. membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pemilu tahun 2019, di lantai 3 (Tiga) Aula kantor Bappeda Aceh Selatan, Selasa 2\/4\/2019. Wabup Tgk Amran menjelaskan, pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) merupakan salah satu tindak lanjut dari Undang - Undang nomor 7 tahun 2017\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-1.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12876,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-selatan-sabet-wtp-empat-tahun-berturut\/","url_meta":{"origin":11687,"position":3},"title":"Pemkab Aceh Selatan Sabet WTP Empat Tahun Berturut","date":"25 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Pemkab Aceh Selatan kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018 yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK - RI) perwakilan Aceh. Diketahui penghargaan ini merupakan kali ke empat berturut, dimana sebelumnya pada LKPD tahun\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/bupati.jpg?fit=640%2C424&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12359,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polres-aceh-jaya-gelar-binlat-bagi-calon-taruna-polri-dan-bintara\/","url_meta":{"origin":11687,"position":4},"title":"Polres Aceh Jaya Gelar Binlat Bagi Calon Taruna Polri Dan Bintara","date":"15 Desember 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Polres Aceh Jaya menggelar pelaksanaan Bimbingan dan Latihan (Binlat) dalam rangka rekrutmen anggota polri di halaman Polres Aceh Jaya, Desa Kulam Merisi, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (14\/12\/2018). Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) AKP Yusuf Hariadi,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/12\/tes.jpg?fit=640%2C385&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":11687,"position":5},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11687"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/113"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11687"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11687\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11688,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11687\/revisions\/11688"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}