{"id":2112,"date":"2016-11-17T23:13:19","date_gmt":"2016-11-17T16:13:19","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/aceh\/?p=2112"},"modified":"2016-11-17T23:32:59","modified_gmt":"2016-11-17T16:32:59","slug":"banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/","title":{"rendered":"BANJIR INI TEGURAN ATAU KUTUKAN UNTUK ACEH JAYA"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Banjir adalah bencana alam yang juga kodratnya alam diatas permukaan bumi disebabkan oleh ulah tangan manusia itu sendiri yang secara semberono menebang hutan. Ketika hujan lebat tiba, maka air yang mengalir lewat pegunungan\u00a0 dengan mudah merambat ke permukaan yang paling rendah, karena tanpa rintangan yang berarti. Air bah yang mengalir ke sungai dan meluap di sekitar DAS (Daerah Alir Sungai) ke rumah- rumah warga. Itu\u00a0merupakan pendapat ahli Beologi ( ilmu alam) yang tidak bisa dibantah karena penelitian yang akurat dengan berbagai alibi oleh ilmuan tersebut. Tetapi bagaimana menurut Islam?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh yang paling spele tapi populer, ketika ahli sejarah dunia, Darwin, mengemukakan pendapatnya lewat ilmiah dan kajian yang cukup akurat juga lewat penelitian ketika menemukan kerangka kera (monyet) yang dalam istilahnya &#8220;Manusia Kera Berjalan Tegak&#8221;. Maka Darwin berkesimpulan bahwa Manusia Berasal Dari Kera (monyet). Dengan kata lain, Endatu Manusia ( kita) berasal dari keturunan monyet. Kita adalah cucu- cucunya monyet.\u00a0 Teori Darwin ini diakui oleh Badan Kajian Ilmiah Internasional dan tidak ada yang mampu membantahnya. Lalu\u00a0bagaimana dengan Islam?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua contoh diatas adalah barang bukti kajian ilmiah mereka dengan tanpa melihat SARA. Mereka berpedoman pada riset lewat berbagai penelitian dan kajian. Namun yang perlu kita uraikan disini adalah berdasarkan akidah kita sebagai Muslim yang berpedoman pada Hadist dan Al Quran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada masa Nabi Nuh AS, juga pernah terjadi banjir besar yang menghanyutkan seluruh makhluk hidup dan harta benda bagi yang tidak beriman kepada Allah dan Nabi Nuh AS. Tapi selamat bagi yang mau ikut nabi Nuh dan Naik ke Bahtera (Perahu Besar) yang telah disiapkan nabi Nuh jauh hari sebelum banjir tiba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, Al quran juga menjelaskan bahwa ketika Allah telah menciptakan langit, Bumi,Planet- Planet angkasa, Syurga dan Neraka serta para Malaikat, Bumi ini kekosongan penduduknya. Allah memerintahkan malaikat (Eizrail) mengambil segumpal tanah dengan tujuan untuk dijadikan khalifah (pemimpin) di atas permukaan bumi karena kala itu bumi masih kekosongan penduduknya. Dan manusia pertama yang diciptakan Allah untuk menempati Bumi adalah Nabi Adam AS, walau pada awal-awal penciptaan Nabi Adam berada di Syurga. Intinya Endatu (nenek) manusia ( versi Islam) bukan MONYET tetapi Nabi ADAM AS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari dua argumen diatas adalah bahan kajian kita selaku ummat Islam untuk berfikir, merenung dan bertindak. Terutama menyikapi persoalan Banjir Yang Kini Melanda Aceh Jaya, berpedoman pada ahli ilmu bumi atau pada akidah kita selaku ummat Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika berpedoman pada akidah kita selaku orang islam, mari merenungi lewat berbagai pengalaman yang telah terjadi di Aceh Jaya khususnya dan Aceh secara keseluruhan. Tahun 2004 Aceh dilanda mushibah Tsunami dan Aceh Jaya merupakan puncaknya Tsunami. Berapa puluh ribu masyarakat Aceh Jaya yang jadi korban dan malah ada yang tidak ketemu manyatnya sampai sekarang. Soal harta benda dan bangunan tidak perlu ditanyakan lagi. Itu memang mushibah besar. Tapi\u00a0adakah kita sadari kalau itu bukan sekedar meletus gunung dibawah laut (menurut ahli ilmu bumi) tapi juga sebuah teguran dari Allah atas kelakuan kita yang telah lupa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu sekarang. Mulai hari meninggalnya H.Darimi, (awal Tahun 2016 ini) yang sering disapa Abu Mesjid Sabang Lamno, kabupaten Aceh Jaya, hujan memang tidak pernah henti di Aceh Jaya. Di daerah lain di Aceh kemarau gersang, sawah -sawah tidak bisa ditanami padi karena tiada air, namun di Aceh Jaya kelebihan air karena hujan lebat. Malah pada keuneunong tujoh (istilah lain iklim di Aceh) biasanya kemarau tapi di Aceh Jaya di landa banjir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baru saja kemaren banjir besar melanda sejumlah kecamatan di Aceh Jaya, (yang konon banjir seperti ini cuma terjadi di Aceh Jaya pada tahun 1978), mulai Lamno, (kutup utara) kabupaten Aceh Jaya sampai ke Teunom yang merupakan daerah (kutup selatan) dalam peta Aceh Jaya, hari ini banjir kembali melanda beberapa daerah yaitu Patek dan Sekitarnya. Pertanda apakah ini?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seandainya banjir ini merupakan UJIAN dari Allah, maka kuatkan iman kami. Seandainya banjir ini merupakan TEGURAN dari Allah, maka ma&#8217;afkan kami&#8230;<br \/>\nTapi seandainya banjir ini merupakan KUTUKAN dari Allah, maka ampunilah kami Ya&#8230;RABBI. Hanya\u00a0pada MU kami memohon dan kepada MU pula kami kembali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjir adalah bencana alam yang juga kodratnya alam diatas permukaan bumi disebabkan oleh ulah tangan manusia itu sendiri yang secara semberono menebang hutan. Ketika hujan lebat tiba, maka air yang mengalir lewat pegunungan\u00a0 dengan mudah merambat ke permukaan yang paling rendah, karena tanpa rintangan yang berarti. Air bah yang mengalir ke sungai dan meluap di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101,"featured_media":2113,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[238],"tags":[251],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/11\/FB_IMG_14793579555495493.jpg?fit=480%2C270&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"BANJIR INI TEGURAN ATAU KUTUKAN UNTUK ACEH JAYA - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banjir adalah bencana alam yang juga kodratnya alam diatas permukaan bumi disebabkan oleh ulah tangan manusia itu sendiri yang secara semberono menebang hutan. Ketika hujan lebat tiba, maka air yang mengalir lewat pegunungan\u00a0 dengan mudah merambat ke permukaan yang paling rendah, karena tanpa rintangan yang berarti. Air bah yang mengalir ke sungai dan meluap di [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-17T16:13:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-11-17T16:32:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/11\/FB_IMG_14793579555495493.jpg?fit=480%2C270&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"270\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/11\/FB_IMG_14793579555495493.jpg?fit=480%2C270&ssl=1\",\"width\":480,\"height\":270},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/\",\"name\":\"BANJIR INI TEGURAN ATAU KUTUKAN UNTUK ACEH JAYA - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-11-17T16:13:19+00:00\",\"dateModified\":\"2016-11-17T16:32:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d605347f33dcf160deb12f65bdaa0daa\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/banjir-ini-teguran-atau-kutukan-untuk-aceh-jaya\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d605347f33dcf160deb12f65bdaa0daa\",\"name\":\"Ismail\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d34e108f42679206f089f9d36335f1b7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ismail\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":2112,"position":0},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12721,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tabligh-akbar-pesantren-darul-abrarr-hadirkan-ulama-terkemuka-dari-yaman\/","url_meta":{"origin":2112,"position":1},"title":"Tabligh Akbar Pesantren Darul Abrarr Hadirkan Ulama Terkemuka Dari Yaman","date":"1 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - PImpinan Dayah, H. Tgk. Mustafa Sarong, mengatakan Dayah Darul Abrarr akan melaksanakan Tabligh Akbar, pada tanggal 4 April 2019 mendatang, di Dayah Pesatren Terpadu, Darul Abrarr, Gampong Baro Sayeung, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya. \"penceramah dalam kegiatan tablig akbar tersebut akan disampaikan oleh Al-Alam, Al-Munid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/Mustapa.jpg?fit=640%2C558&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13357,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/gunakan-kode-afiliasi-mova-55q7n8-saat-daftar-berpeluang-dapat-extra-cashback-dan-keuntungan-tambahan\/","url_meta":{"origin":2112,"position":2},"title":"Gunakan Kode Afiliasi MOVA 55Q7N8 Saat Daftar, Berpeluang Dapat Extra Cashback dan Keuntungan Tambahan","date":"2 Februari 2026","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID JAKARTA \u2013 Minat masyarakat terhadap aplikasi cashback semakin meningkat seiring tingginya aktivitas belanja online di Indonesia. Salah satu yang banyak dicari pengguna baru adalah informasi mengenai kode afiliasi MOVA yang dapat digunakan saat proses pendaftaran. Salah satu kode afiliasi yang cukup dikenal di kalangan pengguna MOVA adalah 55Q7N8. Kode\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Bisnis&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/01\/Kode-Afiliasi-55Q7N8-4.jpg?fit=480%2C720&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12842,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-selatan-peringati-hardiknas-tahun-2019\/","url_meta":{"origin":2112,"position":3},"title":"Pemkab Aceh Selatan Peringati Hardiknas Tahun 2019","date":"2 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2019, bertempat di halaman kantor Bupati lama, Jalan Syech Abdurra'uf, Tapaktuan, Kamis (2\/5\/2019). Inspektur Upacara Bupati Aceh Selatan H Azwir S.Sos, Perwira Upacara Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan, Drs Martunis, dan Komandan Upacara, Kepala SMPN\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/upacara-Hardiknas.jpg?fit=640%2C306&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12876,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-selatan-sabet-wtp-empat-tahun-berturut\/","url_meta":{"origin":2112,"position":4},"title":"Pemkab Aceh Selatan Sabet WTP Empat Tahun Berturut","date":"25 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Pemkab Aceh Selatan kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018 yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK - RI) perwakilan Aceh. Diketahui penghargaan ini merupakan kali ke empat berturut, dimana sebelumnya pada LKPD tahun\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/bupati.jpg?fit=640%2C424&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12784,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/melalui-fkp-arie-muhardi-pinta-lindungi-penyu-berkeliaran-di-muara\/","url_meta":{"origin":2112,"position":5},"title":"Melalui FKP, Arie Muhardi Pinta Lindungi Penyu Berkeliaran Di Muara","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Forum Konservasi Penyu (FKP) Aceh Selatan melakukan tagging dan observasi kesehatan\u00a0 penyu hijau di muara kota Tapaktuan, Selasa (9\/4\/2019). Sedikitnya 5 ekor penyu yang berkeliaran di muara atau kuala wangi, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan itu, ditangkap dengan menggunakan jaring oleh pengurus FKP Aceh Selatan. Selanjutnya, penyu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/Penyu.jpg?fit=640%2C681&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2112"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2112"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2118,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2112\/revisions\/2118"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}