{"id":2128,"date":"2016-11-18T23:30:00","date_gmt":"2016-11-18T16:30:00","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/aceh\/?p=2128"},"modified":"2016-11-18T23:30:00","modified_gmt":"2016-11-18T16:30:00","slug":"penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/","title":{"rendered":"Penggunaan Dana Desa Tidak Transparan,Tuha Peut Mengadu Ke Yara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAACEH.COM, ACEH UTARA<\/strong> &#8211; Penggunaan dana desa yang bersumber dari Anggaran Dana Gampoeng (ADG) tidak transparan dan rawan terjadinya penyelewengan, Tuha Peut Gampong Seunebok Dhoe mengadu ke Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melalui Staf Khusus Hasanuddin, Jumat 18 November 2016.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dana ADG yang selama ini di kucurkan ke setiap desa banyak menimbulkan polimik di kalangan masyarakat, salah satunya yang terjadi di Gampong Seuneubok Dhoe, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, warga merasa Geushik (KEPALA DESA) gampoeng tersebut, tidak transparan dalam pengunaan Angaran Dana Gampoeng tersebut, misalnya pembangunan jalan baru menuju pertambak warga di Gampong tersebut, tidak ada pemasangan plang proyek, (Papan Informasi), sehingga menimbulkan kecurigaan banyak pihak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Samsul Bahri Ketua Lembaga Tuha Peut gampong Seuneubok Dhoe, kepada BUANAACEH.COM mengungkapkan semenjak Rusli Katem menjabat sebagai geushik Gampoeng tersebut, hanya sekali pernah ada rapat Umum Gampoeng, itu juga sewaktu baru terpilih menjadi Geushik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penggunaan Dana Desa tidak transparan sehingga memicu polimik di kalangan warga, satu bulan yang lalu dua puluh warga mendatangi Rumah Geushik dan meminta agar Geushik mengadakan Rapat Umum Di Meunasah(SURAU), namun geushik menjawab hal tersebut tidak ada dalam aturan, ungkap Samsul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Samsul Juga menambahkan dirinya sudah setahun menjabat sebagai Ketua Lembaga Tuha Peut Gampoeng, tapi sampai saat ini belum kunjung di SK kan, serta stempel lembaga Tuha Peut belum di serahkan oleh Geushik Gampoeng tersebut, kepada ketua Lembaga Tuha Peut, dengan dalih Samsul Bahri belum dua tahun menjabat Tuaha Peut Gampoeng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jamaluddi Amin Tokoh masyarakat Gampoeng tersebut, Masyarakat gampoeng sudah sepakat untuk membuat surat mosi tak percaya dan di tujukan untuk camat, surat tersebut akan di antarkan dalam waktu dekat ini ke kantor Camat Jambo Aye, dan meminta kepada pak Camat untuk menurunkan geushik dari jabatannya sebagai pemerintah gampong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu bendahara Gampoeng Seuneubok Dhoe saat di komfirmasi Media ini menyebutkan, dirinya selalu aktif dalam penarikan ADG bersama pak Geushik, tetapi sebatas penarikan aja, setelah penarikan uangnya di bawa sama Geushik, tidak ada dimasukkan dalam rekening desa, kata M.Isa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lanjut M.Isa, kas desa selalu kosong, kadang saya sebagai bendahara hanya di libatkan ketika menyusun draf perencanaan awal dan di saat penarikan uang saja, selanjutnya saya gak tau lagi semua pekerjaan serta pemesanan matrial juga harga satuan matrial serta hal lainnya semua di urus oleh Geushik sendiri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAACEH.COM, ACEH UTARA &#8211; Penggunaan dana desa yang bersumber dari Anggaran Dana Gampoeng (ADG) tidak transparan dan rawan terjadinya penyelewengan, Tuha Peut Gampong Seunebok Dhoe mengadu ke Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melalui Staf Khusus Hasanuddin, Jumat 18 November 2016. Dana ADG yang selama ini di kucurkan ke setiap desa banyak menimbulkan polimik di kalangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":65,"featured_media":2129,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[40],"tags":[174],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/11\/15086911_321154168268371_1684685406_n.jpg?fit=640%2C385&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penggunaan Dana Desa Tidak Transparan,Tuha Peut Mengadu Ke Yara - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAACEH.COM, ACEH UTARA &#8211; Penggunaan dana desa yang bersumber dari Anggaran Dana Gampoeng (ADG) tidak transparan dan rawan terjadinya penyelewengan, Tuha Peut Gampong Seunebok Dhoe mengadu ke Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melalui Staf Khusus Hasanuddin, Jumat 18 November 2016. Dana ADG yang selama ini di kucurkan ke setiap desa banyak menimbulkan polimik di kalangan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-18T16:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/11\/15086911_321154168268371_1684685406_n.jpg?fit=640%2C385&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"385\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/11\/15086911_321154168268371_1684685406_n.jpg?fit=640%2C385&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":385},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/\",\"name\":\"Penggunaan Dana Desa Tidak Transparan,Tuha Peut Mengadu Ke Yara - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-11-18T16:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2016-11-18T16:30:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/e209296c6d24c69a7cc4599b47cdee04\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/penggunaan-dana-desa-tidak-transparantuha-peut-mengadu-ke-yara\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/e209296c6d24c69a7cc4599b47cdee04\",\"name\":\"Mawardi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1df012bf5046a01eb3297fcf29240912?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mawardi\"},\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":2128,"position":0},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13117,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pelaku-pengibaran-bendera-bulan-bintang-di-lhokseumawe-ditangkap-polisi-sita-pistol-m1911-siap-tembak\/","url_meta":{"origin":2128,"position":1},"title":"Pelaku Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Lhokseumawe Ditangkap, Polisi Sita Pistol M1911 Siap Tembak","date":"26 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID LHOKSEUMAWE- Aparat Polres Lhokseumawe mengamankan seorang pelaku aksi pengibaran Bendera Bulan Bintang di Simpang Kandang, Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (25\/12\/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sepucuk senjata api jenis pistol M1911 siap tembak yang dibawa pelaku. Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/12\/Presrilis.jpg?fit=480%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12831,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/gampong-sawang-indah-berbenah-hadapi-penilaian-gampong-tingkat-provinsi\/","url_meta":{"origin":2128,"position":2},"title":"Gampong Sawang Indah Berbenah Hadapi Penilaian Gampong Tingkat Provinsi","date":"29 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 ACEH SELATAN - Gampong Sawang Indah Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan terus membenah secara maksimal segala bidang akan menjadi penilaian untuk mengikuti lomba Gampong tingkat Provinsi Aceh tahun 2019. Gampong Sawang Indah akan bersaing dengan 10 (sepuluh) Gampong lainnya dari Kabupaten\/Kota yang ada di Provinsi Aceh. \"Dalam perlombaan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-1-1.jpg?fit=640%2C412&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":2128,"position":3},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12918,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/padi-di-areal-persawahan-blang-seumasang-gampong-ladang-kekurangan-air\/","url_meta":{"origin":2128,"position":4},"title":"Padi Di Areal persawahan Blang seumasang Gampong Ladang Kekurangan Air","date":"14 Juli 2024","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID ACEH BARAT- Petani di Blang seumasang Gampong Ladang Kecamatan sama tiga Kabupaten Aceh Barat saat ini usai melakukan tana padi secara serentak dilahan seluas 10 hektar. Sayangnya lahan yang mereka tanami padi secara serentak saat ini mengalami kekurangan air. \"Kita baru saja tanam padi secara serentak, tapi sayang lahanya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2024\/07\/sawah-kurang-air.jpg?fit=640%2C532&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12868,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/buka-puasa-polres-aceh-jaya-bersama-anak-yatim\/","url_meta":{"origin":2128,"position":5},"title":"Buka Puasa Polres Aceh Jaya Bersama Anak Yatim","date":"15 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Keluarga besar Polres Aceh Jaya melaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim, Forkopimda, PWI Aceh Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat di Mapolres Aceh Jaya, Selasa (14\/5\/2019) petang. Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kabag Sumda, Akp. Yusuf Hariadi, kepada buanaindonesi.co.id, menjelaskan, buka puasa bersama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto saat memberikan uang santunan kepada anak yatim","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/kapolres-1.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2128"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/65"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2128"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2128\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2130,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2128\/revisions\/2130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}