{"id":4250,"date":"2017-03-13T23:48:23","date_gmt":"2017-03-13T16:48:23","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/aceh\/?p=4250"},"modified":"2017-06-08T16:50:21","modified_gmt":"2017-06-08T09:50:21","slug":"mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/","title":{"rendered":"Mantan Plt Gubernur Aceh: Zaini Abdullah, Gagal Move On"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"http:\/\/BUANAINDONESIA.COM\">BUANAINDONESIA.CO<\/a>.ID, ACEH \u2013 Mantan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Mayjen Purn Soedarmo, mengaku terus mengikuti berita tentang perkembangan Provinsi Aceh. Apalagi setelah Pilkada, dirinya hampir saban hari memantau kondisi Aceh, dikarenakan daerah ini telah menjadi bagian dari hidupnya. Demikian penggalan isi surat terbuka dari Soedarmo yang diterima BUANAINDONESIA melalui pesan Whats App (WA). Berikut isi utuh surat tersebut:<img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-3810\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/02\/Iklan-Pemkab-Aceh-Utara_1487735787254.jpg?resize=640%2C192\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"192\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/02\/Iklan-Pemkab-Aceh-Utara_1487735787254.jpg?w=1000&amp;ssl=1 1000w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/02\/Iklan-Pemkab-Aceh-Utara_1487735787254.jpg?resize=300%2C90&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/02\/Iklan-Pemkab-Aceh-Utara_1487735787254.jpg?resize=768%2C230&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengikuti berita tentang perkembangan Provinsi Aceh, konon lagi seusai Pilkada 16 Februari 2017 yang lalu hampir saban hari kami lakukan, hal ini disebabkan Aceh telah menjadi bagian dari hidup kami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun belakangan ini, kami menilai ada \u201cSomething Wrong\u201d dengan Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah, beliau kerap mengeluarkan statement yang a historis, tidak benar, agitatif dan cenderung provokatif dan itu dilakukan secara massif, sebagaimana dalam temu pers dilakukan Zaini Abdullah pada hari Minggu 12 Maret 2017 di Banda Aceh, dimana Zaini menyatakan dongkol kepada kami, itu adalah asumsi liar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedongkolan Zaini itu bukan karena kebijakan yang kami ambil semasa menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, seperti melaksanakan Pengukuhan Pejabat 64 Eselon II, 351 Pejabat Eselon III di Anjong Mon Mata dan Pejabat Eselon IV yang jumlahnya 947 orang, karena kami sebagai aparatur negara yang menjalankan perintah Undang-Undang, itu bukanlah keinginan saya pribadi tapi adalah mutatis mutandis (otomatis) dari amanat Pasal 232 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang diregulasikan dengan aturan turunan dalam bentuk Peraturan Pemerintah Nomor (PP) 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang di tanda tangani oleh Presiden Joko Widodo, dan Qanun Aceh Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Aceh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan pelaksanaan pengukuhan aparatur pejabat di Pemda Provinsi Aceh itu dilakukan melalui tahapan \u00a0selektif oleh Baperkajat dan Komisi Aparatur Sipil Negara, Zaini Mungkin Lupa, \u00a0bahwa Sekda juga ikut saya kukuhkan kembali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembentukan Perangkat Daerah menurut PP\u00a018 tahun 2016, \u00a0dilakukan berdasarkan asas: a). Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah; b). Intensitas Urusan Pemerintahan dan potensi Daerah; c). Efisiensi; d). Efektivitas; e). Pembagian habis tugas; f). Rentang Kendali; g). Tata Kerja Yang Jelas; dan h). Fleksibilitas, jadi sangat na\u00eff bila dinilai sebagai bentuk suka-suka pemangku kebijakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biarlah rakyat Aceh yang menilai kinerja kami, karena prinsip kami hidup itu biarlah berbakti, dan kami telah berbakti bagi negeri tercinta NKRI, walaupun tidak dipuji itu kami menganggap resiko seorang pejuang dalam bertugas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian terkait KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Lhokseumawe, Zaini Abdullah tidak mengetahui akibat terlalu fokus mengikuti Pilkada justru KEK ini hampir saja dikeluarkan dari daftar PSN (Proyek Strategis Nasional) karena alasan tidak ada dukungan dari Pemerintah Daerah, dan apabila benar dikeluarkan dari daftar PSN, Aceh akan rugi secara holistik (menyeluruh) dan konperehensif, dan saya berinisiatif melobi Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan waktu, dan juga melobi Komite Percepatan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) untuk kembali diakomodir KEK Lhokseumawe sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 3 tahun 2016.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Substansi Zaini dongkol bukan karena dikelola Oleh Konsorsium BUMN, mohon maaf ya mengurus Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA), Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) Zaini Abdullah tidak mampu, beliau sibuk menempatkan para pelaksana yang tidak profesional, kami tidak mau menduga ada hubungan khusus atau semacam apa, karena faktanya berbagai jabatan yang isi semua ada korelasi dengan beliau sendiri, begitu pula terhadap berbagai badan atau dinas-dinas menjelang lengser dari jabatan Gubernur, benar Zaini Abdullah mempertahakan marwah, sekali lagi maaf bukan marwah Rakyat Aceh, tapi marwah dirinya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jurus Pola &#8220;Politik Sempoyongan&#8221; ala Zaini ini tidak terlepas dari kekalahan Zaini di Pilkada kemarin, \u00a0Jadi \u00a0Zaini itu panik, hampir dimayoritas petahana pada Pilkada serentak 2017 se Indonesia dipastikan menang, paling tidak sekalipun kalah, ya! kalah tipis, Sementara Zaini ini berada diposisi Nomor 4 jumlah perolehan suara, hal ini sesuai dengan nomor urutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah inilah mungkin yang menjadikannya frustasi dan sakit hati, akhirnya kekesalan ini ditumpahkan kepada saya. Jika trend zaman sekarang ini bisa dikategorikan (Gagal Move On), pesan saya kepada Zaini adalah Kecewa pada orang lain itu hal yang wajar, tapi janganlah sampai kecewa terhadap diri sendiri, maafkan dirimu Pak Zaini agar tidak terus digelut rasa kecewa. Kan ada kata bijak jangan putus asa ketika masalah tak reda juga, segala sesuatu pasti akan indah pada waktunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pak Zaini, Sudahlah dalam sisa waktu 2,5 bulan ini manfaatkanlah untuk mengabdi kepada masyarakat Aceh. Dengan menunjukkan kinerja yang baik, Endorse para SKPA untuk bekerja keras, kerja cerdas, serta kerja ikhlas, dan rangkullah dan bina mereka, tingkatkan soliditas, jalin untaian silatuhrami, wujudkan kebersamaan dan kekeluargaan demi utk membangun Aceh dan Indonesia tercinta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukan Justru melakukan Politik devide at impera (adu domba) dan terus membangun permusuhan dengan melakukan mutasi inprosedural dan kontraproduktif dengan segala peraturan perundang-undangan. Akhirnya mengundang Reaksi perlawanan dari para SKPA, ini tidak baik dalam sebuah organisasi pemerintahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kami diposisi Pak Zaini, betapa malunya sebagai pemimpin dilawan oleh bawahan, miris dan sangat disayangkan \u00a0hal ini telah terjadi, padahal tim Baperjakat Setda Aceh, menurut hemat kami sangat paham tentang Undang-Undang dan aturan turunan dari peraturan itu sendiri. Dan berdasarkan informasi yang saya terima, mereka juga telah memberikan saran masukan, tapi tidak diterima oleh Pak Zaini, Jadi jika hendak mau berfikir rasional siapa yang salah dalam masalah ini, gunakanlah Logika sehat dalam membuat keputusan, bukan hanya Logistik dan Pendapat dari si pemberi pendapatan yang didengarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kami melihat saat ini Masyarakat Aceh sedang menunggu realisasi APBA 2017,\u00a0karena memang 85 persen Ekonomi dan pembangunan Aceh di topang dari APBA. Punya sedikit sensitifitas terhadap ekonomi yang terpuruk, Rakyat Aceh miskin di urutan nomor 2 se Sumatera, bukan malah melampiaskan amarahnya dengan cara pejabat diacak-acak karena alasan klasik yaitu tidak loyal dan dan indisipliner, karena itu pejabat maha karya Pak Zaini juga. Pejabat ini dulu yang angkat dan yang melantik juga Pak Zaini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi kami sebagai seorang prajurit punya prinsip bahwa bawahan itu tidak ada yang salah, tapi pemimpinan yang salah dan tidak peka bila ada bawahan yang tidak melaksanakan tugas secara benar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terima kasih yang tak terhingga kepada Pimpinan Redaksi Media Cetak &amp; Elektronik<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jakarta 12 Maret 2017.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salam Hormat,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mayjen Purn Soedarmo<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Mantan PLT Gubernur Aceh<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH \u2013 Mantan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Mayjen Purn Soedarmo, mengaku terus mengikuti berita tentang perkembangan Provinsi Aceh. Apalagi setelah Pilkada, dirinya hampir saban hari memantau kondisi Aceh, dikarenakan daerah ini telah menjadi bagian dari hidupnya. Demikian penggalan isi surat terbuka dari Soedarmo yang diterima BUANAINDONESIA melalui pesan Whats App (WA). Berikut isi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":4251,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[34],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/03\/17268937_378540172529770_586929282_o.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mantan Plt Gubernur Aceh: Zaini Abdullah, Gagal Move On - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH \u2013 Mantan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Mayjen Purn Soedarmo, mengaku terus mengikuti berita tentang perkembangan Provinsi Aceh. Apalagi setelah Pilkada, dirinya hampir saban hari memantau kondisi Aceh, dikarenakan daerah ini telah menjadi bagian dari hidupnya. Demikian penggalan isi surat terbuka dari Soedarmo yang diterima BUANAINDONESIA melalui pesan Whats App (WA). Berikut isi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-13T16:48:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-08T09:50:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/03\/17268937_378540172529770_586929282_o.jpg?fit=1280%2C960&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/03\/17268937_378540172529770_586929282_o.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/\",\"name\":\"Mantan Plt Gubernur Aceh: Zaini Abdullah, Gagal Move On - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-03-13T16:48:23+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-08T09:50:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/mantan-plt-gubernur-aceh-zaini-abdullah-gagal-move-on\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12838,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polem-muda-ahmad-yani-tuduhan-kepada-plt-gubernur-aceh-sangat-disayangkan\/","url_meta":{"origin":4250,"position":0},"title":"Polem Muda Ahmad Yani: Tuduhan Kepada Plt Gubernur Aceh, Sangat Disayangkan","date":"2 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, BANDA ACEH - DPP Forkab Aceh, sangat menyayangkan segala tuduhan Abu Alek, yang ditujukan kepada Plt Gubenur Aceh, Bapak Nova Iriansyah, \"Apa yang disampaikan Abu Alek tentang Plt Gubernur Aceh, abai dan ikut menelantarkan relawan Irwandi-Nova. Tidak lah benar. sebab, Plt Gubenur itu sangat welcome. serta menerima aspirasi dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"Ketua FORKAB Aceh Jaya","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/aceh.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12831,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/gampong-sawang-indah-berbenah-hadapi-penilaian-gampong-tingkat-provinsi\/","url_meta":{"origin":4250,"position":1},"title":"Gampong Sawang Indah Berbenah Hadapi Penilaian Gampong Tingkat Provinsi","date":"29 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 ACEH SELATAN - Gampong Sawang Indah Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan terus membenah secara maksimal segala bidang akan menjadi penilaian untuk mengikuti lomba Gampong tingkat Provinsi Aceh tahun 2019. Gampong Sawang Indah akan bersaing dengan 10 (sepuluh) Gampong lainnya dari Kabupaten\/Kota yang ada di Provinsi Aceh. \"Dalam perlombaan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-1-1.jpg?fit=640%2C412&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12359,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polres-aceh-jaya-gelar-binlat-bagi-calon-taruna-polri-dan-bintara\/","url_meta":{"origin":4250,"position":2},"title":"Polres Aceh Jaya Gelar Binlat Bagi Calon Taruna Polri Dan Bintara","date":"15 Desember 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Polres Aceh Jaya menggelar pelaksanaan Bimbingan dan Latihan (Binlat) dalam rangka rekrutmen anggota polri di halaman Polres Aceh Jaya, Desa Kulam Merisi, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (14\/12\/2018). Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) AKP Yusuf Hariadi,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/12\/tes.jpg?fit=640%2C385&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10716,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kammi-aceh-deklarasi-tuanku-untuk-jadi-ketua-kammi-pusat\/","url_meta":{"origin":4250,"position":3},"title":"KAMMI Aceh Deklarasi Tuanku Untuk Jadi Ketua KAMMI Pusat","date":"20 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID Banda Aceh - Ketua Umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Aceh Tuanku Muhammad didukung maju di Pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI mendatang di Muktamar X yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang di Sumatera Utara.\u00a0 Deklarasi dukungan kepada Tuanku Muhammad tersebut digelar hari ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171121-WA0001.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/forkab-aceh-capres-01-jokowi-amin-harus-menang-di-aceh\/","url_meta":{"origin":4250,"position":4},"title":"FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma'ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8\/4\/2019) Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-3.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10723,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/panitia-mtq-xxxiii-aceh-timur-adakan-berbagai-lomba\/","url_meta":{"origin":4250,"position":5},"title":"Panitia MTQ XXXIII Aceh Timur Adakan Berbagai Lomba","date":"21 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID\u00a0ACEH TIMUR\u00a0 \u2013 Hari pertama perlombaan MTQ KE XXXIII, ribuan peserta Kafilah dari 23 Kabupaten\/Kota dipropinsi Aceh, Mengikuti berbagai\u00a0 perlombaan, salah satunya perlombaan kategori Hifz-Al Quran, acara tersebut digelar di gedung kantor Bupati Aceh timur, tepatnya di Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur Minggu (19\/11\/217), selain perlombaan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Timur&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171121-WA0003.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4250"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4250"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6379,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4250\/revisions\/6379"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}