{"id":4510,"date":"2017-03-24T00:09:00","date_gmt":"2017-03-23T17:09:00","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/aceh\/?p=4510"},"modified":"2017-03-24T00:09:00","modified_gmt":"2017-03-23T17:09:00","slug":"37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/","title":{"rendered":"37 Tukik dilepaskan, Oleh Tim Konservasi  Penyu Arun Meubanja, Aceh Jaya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAINDONESIA.COM, ACEH &#8211; Tim konservasi penyu Arun Meubanja, yang terdiri dari relawan masyarakat sekitar yang peduli terhadap pelestarian hewan langka ini, melepaskan 37 ekor anak penyu (tukik), Kamis, 23 Maret, 2017 di lokasi pantai arun, Keude panga, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dedi penyu, sapaan akrab yang dipanggil, selaku ketua konservasi penyu menjelaskan kepada BUANAINDONESIA, Tim ini sudah berdiri sejak tahun 2012, bekerjasama dengan \u00a0Conservation Organization, World Wide Fund For Nature (WWF). Sampai dengan saat ini sudah lebih dari 2.000 ekor tukik yang dikembalikan ke habitatnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mulainya pelestarian hewan langka ini, sambung dedi, dia bersama kawan-kawan prihatin melihat habitat penyu yang sudah \u00a0mulai langka. Padahal untuk wilayah ini, dahulunya termasuk tempat habitat penyu berkembang biak, ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lanjut dikatakan Dedi, hewan penyu yang ada diwilayah konservasi ini berjenis, lekang dan belimbing. Perbedaan secara fisik, jelas dedi, kalau penyu lekang berbentuk kecil, sedangkan penyu belimbing lebih besar fisiknya. Dalam proses masa menetas, untuk jenis lekang sampai 55 hari, sedangkan belimbing 55 sampai dengan 65 hari. Untuk usia penyu ini diperkirakan bisa mencapai ratusan tahun, ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selama ini, dedi menyebutkan, dirinya dan kawan-kawan melakukan konservasi penyu dengan hasil swadaya rekan-rekan, untuk pemerintah setempat sendiri, terang Dedi, memberikan bantuan pembuatan pondok, dan pagar batas tempat lokasi telur penyu ditanam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ditambahkan Dedi, apalagi dengan adanya Qanun Mukim, No 1, Tahun 2016, tentang pelestarian penyu, alhamdulilah untuk saat ini, sekitar 50% masyarakat, sudah mulai tumbuh rasa peduli, dan menyadari bahwa hewan penyu ini termasuk hewan langka dan dilindungi, kata Dedi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Masih kata Dedi penyu menjelaskan, untuk lokasi konservasi penyu, khususnya aceh jaya, ada di tiga tempat berbeda, seperti, Keude Panga, Aluephit, dan Kuta Tuha, imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Harapan Dedi penyu beserta kawan-kawan, dengan adanya konservasi penyu ini, bisa menjadi tempat wisata baru bagi masyarakat, bukan hanya warga kabupaten aceh jaya saja, tetapi juga dari luar kabupaten setempat. Dan semoga saja Pemerintah lebih memperhatikan tentang tempat konservasi penyu, sehingga tempat ini juga dapat menjadi tempat riset kehidupan hewan langka di kudian hari, tutup Dedi kepada media ini<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.COM, ACEH &#8211; Tim konservasi penyu Arun Meubanja, yang terdiri dari relawan masyarakat sekitar yang peduli terhadap pelestarian hewan langka ini, melepaskan 37 ekor anak penyu (tukik), Kamis, 23 Maret, 2017 di lokasi pantai arun, Keude panga, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya. Dedi penyu, sapaan akrab yang dipanggil, selaku ketua konservasi penyu menjelaskan kepada BUANAINDONESIA, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":113,"featured_media":4511,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[248],"tags":[342],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/03\/IMG-20170323-WA0020.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"37 Tukik dilepaskan, Oleh Tim Konservasi Penyu Arun Meubanja, Aceh Jaya - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.COM, ACEH &#8211; Tim konservasi penyu Arun Meubanja, yang terdiri dari relawan masyarakat sekitar yang peduli terhadap pelestarian hewan langka ini, melepaskan 37 ekor anak penyu (tukik), Kamis, 23 Maret, 2017 di lokasi pantai arun, Keude panga, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya. Dedi penyu, sapaan akrab yang dipanggil, selaku ketua konservasi penyu menjelaskan kepada BUANAINDONESIA, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-23T17:09:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/03\/IMG-20170323-WA0020.jpg?fit=1280%2C960&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/03\/IMG-20170323-WA0020.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/\",\"name\":\"37 Tukik dilepaskan, Oleh Tim Konservasi Penyu Arun Meubanja, Aceh Jaya - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-03-23T17:09:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-03-23T17:09:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d1e0a18d31a04fd8e404451699fd208f\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/37-tukik-dilepaskan-oleh-tim-konservasi-penyu-arun-meubanja-aceh-jaya\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/d1e0a18d31a04fd8e404451699fd208f\",\"name\":\"Kdf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3e0a8b0ee3e3cb8803c8b19288b6d2d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kdf\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12784,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/melalui-fkp-arie-muhardi-pinta-lindungi-penyu-berkeliaran-di-muara\/","url_meta":{"origin":4510,"position":0},"title":"Melalui FKP, Arie Muhardi Pinta Lindungi Penyu Berkeliaran Di Muara","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Forum Konservasi Penyu (FKP) Aceh Selatan melakukan tagging dan observasi kesehatan\u00a0 penyu hijau di muara kota Tapaktuan, Selasa (9\/4\/2019). Sedikitnya 5 ekor penyu yang berkeliaran di muara atau kuala wangi, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan itu, ditangkap dengan menggunakan jaring oleh pengurus FKP Aceh Selatan. Selanjutnya, penyu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/Penyu.jpg?fit=640%2C681&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12725,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-jaya-persiapkan-kedatangan-uas\/","url_meta":{"origin":4510,"position":1},"title":"Pemkab Aceh Jaya Persiapkan Kedatangan UAS","date":"2 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan pertemuan bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Jaya, beretempat di ruang konpres pemkab, lantai III, Kantor Bupati Aceh Jaya, Selasa (2\/4\/2019). Teuku Irfan TB, Bupati Aceh Jaya, yang didampingi, Sekda Mustafa, Kepala SKPK dan Kacab BPD Aceh Jaya mengatakan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Aceh Jaya (tengah) Bersama Sekda Mustafa (Kanan) didampingi Kepala Satpol PP Aceh Jaya( Kiri kedua) dan Kadis Infokom (Kiri pertama) saat konpres di hadapan wartawan Aceh Jaya (Balai PWI Aceh Jaya).","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12372,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/terpilih-sebagai-ketua-umum-koni-aceh-jaya-periode-2019-2024-ini-kata-irfan-tb\/","url_meta":{"origin":4510,"position":2},"title":"Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI Aceh Jaya Periode 2019 &#8211; 2024. Ini Kata Irfan TB","date":"19 Desember 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Teuku Irfan TB, Secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2019-2024, dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) ke III, di Aula Setdakab Kantor Bupati Aceh Jaya, lantai III, Selasa, (18\/12\/18). Teuku Irfan TB, diusung oleh 21 Cabang Olahraga (CABOR) dari 24 Cabang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/12\/aceh-2.jpg?fit=640%2C330&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12868,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/buka-puasa-polres-aceh-jaya-bersama-anak-yatim\/","url_meta":{"origin":4510,"position":3},"title":"Buka Puasa Polres Aceh Jaya Bersama Anak Yatim","date":"15 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Keluarga besar Polres Aceh Jaya melaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim, Forkopimda, PWI Aceh Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat di Mapolres Aceh Jaya, Selasa (14\/5\/2019) petang. Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kabag Sumda, Akp. Yusuf Hariadi, kepada buanaindonesi.co.id, menjelaskan, buka puasa bersama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto saat memberikan uang santunan kepada anak yatim","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/kapolres-1.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":4510,"position":4},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/forkab-aceh-capres-01-jokowi-amin-harus-menang-di-aceh\/","url_meta":{"origin":4510,"position":5},"title":"FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma'ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8\/4\/2019) Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-3.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4510"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/113"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4510"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4510\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4512,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4510\/revisions\/4512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4511"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}