{"id":7030,"date":"2017-07-13T15:59:40","date_gmt":"2017-07-13T08:59:40","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=7030"},"modified":"2017-07-14T12:05:02","modified_gmt":"2017-07-14T05:05:02","slug":"nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/","title":{"rendered":"Nelayan ini Harapkan Bantuan Dari Pemerintah Yang Baru Terpilih"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, ATEH TIMUR &#8211; Sejumlah Nelayan Kurang mampu di wilayah\u00a0perairan \u00a0Kuala Krueng Thoe, Sungai Belah(Sungo Blah), Sungai Rusa, Sungo Ringet kecamata \u00a0Mandat kabupaten Aceh Timur, mengharapkan kepada pemerintah yang baru terpilih agar memperhatikan kehidupan dan perekonomian mereka.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama ini perhatian pemerintah dinilai kurang maksimal dalam \u00a0membantu masyarakat nelayan.\u00a0 Adapun bantuan baik pukat maupun kapal motor kepada para nelayan kurang mampu \u00a0tidak secara menyeluruh didapatkan. Karena ada sebagian nelayan yang kurang mampu tidak mengerti administrasi pembuatan kelompok nelayan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tidak tahu bagaimana cara membentuk kelompok nelayan. Sedangkan yang mendapatkan bantuan biasanya nelayan yang sudah menjadi anggota kelompok nelayan,\u201d ucap salah seorrang nelayan Gampong Luengsa Kecamatan Madat , Zulkifli Mahmud (45) yang akrap di sapa Wakdon, Senin(12\/7\/2017) kepada media ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakdon, \u00a0mengatakan, &#8220;puluhan tahun sudah \u00a0saya \u00a0menjadi nelayan namun belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah,&#8221; ucapbnya menambahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian pada tahun 2008. Semasa Irwandi Yusuf menjabat sebagai Gubernur Aceh. Kelompok Nelayan di daerahnya yang tergabung dalam \u00a0kelompok nelayan \u00a0&#8220;Lhoem Laot&#8221; \u00a0di ketuai Dahri.S \u00a0sapaan akrab Panglima Koleh mendapatkan sebuah Boat berukuran 13 meter, lebar 3 meter, \u00a0berkapasitas 7 Gt. 35 Ph, \u00a0 &#8220;bantuan itu di berikan sepuluh tahun lalu, Namun kini sudah dua tahun rusak parah dan sudah tersandar \u00a0di sungai dekat jembatan Gampong Matang guru-Luengsa&#8221;, Ujar Ayah yang memiliki lima \u00a0orang anak ini. Saat di jumpai media ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakanya, untuk memperbaiki perahu bantuan yang kini telah rusak bisa membutuhkan biaya sekitar Rp 25 juta sementara penghasilan selama melaut hanya pas buat belanja dapur, &#8220;Sekarang saya dan rekan nelayan lainnya sudah dua tahun tidak melaut, jikapun ada, hanya sekali dalam seminggu, itupun bila ada rekan nelayan yang lain \u00a0mengajak menjaring ikan atau mancing, saya berharap kepada \u00a0Gubernur terpilih melalui dinas perikanan dan kelautan, Agar bisa membantu kami nelayan kurang mampu di Kecamatan Madat.&#8221; Ungkapnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Itu, di tempat terpisah Samsil Azhar Keuchik gampong \u00a0Luengsa, Kec.Madat Aceh Timur, membenarkan hal tersebut, Samsol \u00a0mengatakan, &#8220;Nelayan kurang mampu \u00a0sangat membutuh perahu motor. Selama ini, banyak nelayan tidak memiliki perahu. Perahu yang mereka gunakan milik orang lain,&#8221; kata yang di dampingi seorang nelayan kamis (12\/7\/2017)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Samsol l menuturkan, perahu-perahu yang digunakan nelayan selama ini milik pengusaha. Penggunaan perahu tersebut berdasarkan bagi hasil antara nelayan dengan si yang punya boat atau sewa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan sistem bagi hasil ini, nelayan tetap pada posisi dirugikan. Karena itu, kami berharap pemerintah membantu pengadaan perahu\/Boat untuk nelayan kurang mampu,&#8221; Ucap Samsol<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu Samsol juga menyoroti penyaluran bantuan untuk nelayan yang selama ini tidak tepat sasaran. Hal ini terjadi karena dalam perencanaan program bantuan tidak melibatkan masyarakat nelayan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dalam perencanaannya, pihak dinas terkait tidak menjaring aspirasi masyarakat nelayan. Jadi, bantuan yang disalurkan banyak yang tidak sesuai seperti yang dibutuhkan,&#8221; Ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ATEH TIMUR &#8211; Sejumlah Nelayan Kurang mampu di wilayah\u00a0perairan \u00a0Kuala Krueng Thoe, Sungai Belah(Sungo Blah), Sungai Rusa, Sungo Ringet kecamata \u00a0Mandat kabupaten Aceh Timur, mengharapkan kepada pemerintah yang baru terpilih agar memperhatikan kehidupan dan perekonomian mereka. Selama ini perhatian pemerintah dinilai kurang maksimal dalam \u00a0membantu masyarakat nelayan.\u00a0 Adapun bantuan baik pukat maupun kapal motor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":7031,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[13],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-47.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nelayan ini Harapkan Bantuan Dari Pemerintah Yang Baru Terpilih - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ATEH TIMUR &#8211; Sejumlah Nelayan Kurang mampu di wilayah\u00a0perairan \u00a0Kuala Krueng Thoe, Sungai Belah(Sungo Blah), Sungai Rusa, Sungo Ringet kecamata \u00a0Mandat kabupaten Aceh Timur, mengharapkan kepada pemerintah yang baru terpilih agar memperhatikan kehidupan dan perekonomian mereka. Selama ini perhatian pemerintah dinilai kurang maksimal dalam \u00a0membantu masyarakat nelayan.\u00a0 Adapun bantuan baik pukat maupun kapal motor [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-13T08:59:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-14T05:05:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-47.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-47.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320,\"caption\":\"Sebuah Boat Berkapasitas 7 Gt,35 Ph, berukuran panjang 13 meter, dengan lebar 3 meter, jenis bantuan dari pemerintah sepuluh tahun lalu, untuk kelompok nelayan, kini sudah dua tahun rusak parah, dan hingga kini masih tersandar di dekat jembatan Matang Guru-Luengsa Madat Kabupaten Aceh Timur (Photo\/Azhar\/rabu\/12\/7)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/\",\"name\":\"Nelayan ini Harapkan Bantuan Dari Pemerintah Yang Baru Terpilih - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-07-13T08:59:40+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-14T05:05:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/nelayan-ini-harapkan-bantuan-dari-pemerintah-yang-baru-terpilih\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\",\"name\":\"M Azhar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a89b264d1faa7a062ab293ff2419f6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Azhar\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":7030,"position":0},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":7030,"position":1},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10760,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/lahan-cetak-sawah-baru-pemerintah-dan-tni-tanam-padi-perdana-di-aceh-jaya\/","url_meta":{"origin":7030,"position":2},"title":"Lahan Cetak Sawah Baru, Pemerintah Dan TNI Tanam Padi Perdana Di Aceh Jaya","date":"22 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID - CALANG, Sekda Aceh Jaya, Mustafa, Mewakili Pemerintah Kabupaten bersama jajaran TNI serta sejumlah pejabat lainnya, melakukan penanaman padi perdana di lahan cetak sawah baru. Kasister Rem 012\/TU, Letnan Kolonel. Inf Adhe Hansen, dalam sambutan, program ini kata dia, merupakan kerja sama TNI Angkatan Darat dengan Kementerian Pertanian untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171122-WA0004.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13272,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/satu-tahun-kepemimpinan-abusama-misnadi-pemkab-oku-selatan-percepat-pemerataan-pembangunan-infrastruktur\/","url_meta":{"origin":7030,"position":3},"title":"Satu Tahun Kepemimpinan Abusama\u2013Misnadi, Pemkab OKU Selatan Percepat Pemerataan Pembangunan Infrastruktur","date":"4 Maret 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID OKUS\u2013 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai sektor. Tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Infrastruktur dinilai sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/03\/banner-okus.jpg?fit=480%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12372,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/terpilih-sebagai-ketua-umum-koni-aceh-jaya-periode-2019-2024-ini-kata-irfan-tb\/","url_meta":{"origin":7030,"position":4},"title":"Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI Aceh Jaya Periode 2019 &#8211; 2024. Ini Kata Irfan TB","date":"19 Desember 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Teuku Irfan TB, Secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2019-2024, dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) ke III, di Aula Setdakab Kantor Bupati Aceh Jaya, lantai III, Selasa, (18\/12\/18). Teuku Irfan TB, diusung oleh 21 Cabang Olahraga (CABOR) dari 24 Cabang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/12\/aceh-2.jpg?fit=640%2C330&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12838,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polem-muda-ahmad-yani-tuduhan-kepada-plt-gubernur-aceh-sangat-disayangkan\/","url_meta":{"origin":7030,"position":5},"title":"Polem Muda Ahmad Yani: Tuduhan Kepada Plt Gubernur Aceh, Sangat Disayangkan","date":"2 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, BANDA ACEH - DPP Forkab Aceh, sangat menyayangkan segala tuduhan Abu Alek, yang ditujukan kepada Plt Gubenur Aceh, Bapak Nova Iriansyah, \"Apa yang disampaikan Abu Alek tentang Plt Gubernur Aceh, abai dan ikut menelantarkan relawan Irwandi-Nova. Tidak lah benar. sebab, Plt Gubenur itu sangat welcome. serta menerima aspirasi dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"Ketua FORKAB Aceh Jaya","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/aceh.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7030"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7030"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7030\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7032,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7030\/revisions\/7032"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7030"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7030"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7030"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}