{"id":7092,"date":"2017-07-16T17:42:13","date_gmt":"2017-07-16T10:42:13","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=7092"},"modified":"2017-07-16T17:42:13","modified_gmt":"2017-07-16T10:42:13","slug":"terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/","title":{"rendered":"Terdakwa ini &#8220;Bernyanyi&#8217; di Persidangan,  Sejumlah Mantan Petinggi di Sebut-sebut Terima Aliran Dana Korupsi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, LHOKSEUMAWE &#8211; Pengadilan Tipikor (Tindak pidana korupsi) Banda Aceh kembali menggelar sidang perkara dugaan korupsi dana Rumah Tidak Layah Huni Bener Meriah tahun 2013 Rp 1,9 miliar, Jumat 15 Juli 2017.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam persidangan terdakwa menyebut-nyebut sejumlah nama para oknum petinggi di Pemerintah kabupaten Bener Meriah, hingga oknum petinggi di kepolisian, serta tukang kebun, menerima aliran dana hasil korupsi. pada masa Rusli M Saleh menjabat sebagai Wakil Bupati. Bersamaan dengan masa terdakwa Drs Juanda menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bener Meriah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah nama mantan pejabat yang disebut Juanda antara lain mantan wakil Bupati Rusli M Saleh, menerima dana bantuan untuk masyarakat tidak mampu tersebut Rp 15 juta. \u201cPada 3 Januari 2014 lalu, saya terima uang dari ketua Komite Bener Maju, Marzuki Rp 41 juta. Uang itu saya bawa ke pendopo bersama sopir pribadi saya ke Rusli Saleh, waktu itu dia wakil bupati&#8221;, ungkap Juanda dalam nota pembelaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian jelasnya, Rusli M Saleh meminta terdakwa Juanda membagikan sisa dana Rp 41 juta tersebut ke sejumlah oknum Polres Bener Meriah, masing-masing Rp 15 juta untuk mantan Kasat Reskrim AKP Mahliadi, Rp 5 juta untuk membeli beras penjaga kebun wakil bupati di Sayeng, Pintu Rime. Rp 2 Juta untuk mantan Kasat Intel Rudi Patar , Rp 1 juta untuk membeli semen kolam milik mantan Kapolres AKBP Cahyo Hutomo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemudian ada sisa uang beli ban mobil dinas Polsek Buket, dan sebagiannya untuk memperbaiki mobil rescue dinas sosial. Itupun tidak cukup. Uang itu sudah lama diminta-minta oleh Rusli M Saleh kepada saya, bahkan sejak baru keluar DPA dana RTLH pada April 2013, yang membantu membawa uang itu ke para pihak adalah sopir pribadi saya Al Aotar,\u201d jelas Juanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terdakwa juga memaparkan oknum Reskrim Polres Bener Meriah berusaha memeras dirinya meminta uang Rp 200 juta untuk menutup kasus RTLH tersebut.\u201cPada 22 Februari 2015, oknum Polisi Agus Riadi mengaku diperintahkan oleh Kasat Reskrim Kristanto Situmeang dan Kanit Hutapea untuk menjumpai saya. Katanya saya harus menyediakan uang Rp 200 juta untuk menutup kasus. Saya diberi waktu dua hari untuk menyediakan dana itu,\u201d ujar Juanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merasa tidak bersalah , Juanda tidak menanggapi permintaan itu, sekaligus tidak memiliki dana sebesar sejumlah diminta. Selang dua hari kemudian tepatnya pada 24 Februari 2015, Kapolres Bener Meriah AKBP Wawan Gunawan menyampaikan ke media massa, bahwa dirinya sudah ditetapkan sebagai calon tersangka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu, katanya kasus berhenti. Sampai pada 23 September 2016, dirinya ditetapkan sebagai tersangka, waktu itu menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bener Meriah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat itu saya sedang berusaha membersihkan data-data fiktif tenaga honorer di BKPP atas perintah bupati. Pada malam 23 Februari 2016 saya bertemu dengan wakil bupati, dia menuduh saya korupsi dana RTLH. Saya disalahkan dengan melibatkan Ahmadi dalam program swakelola rehab RTLH. Saat itu Ahmadi adalah calon bupati lawan berat Rusli M Saleh dalam Pilkada Bener Meriah,\u201d jelas Juanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu , pada Jumat 23 Februari 2016 terdakwa ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan selama 10 hari. Setelah lepas dari penahanan, dirinya dicopot dari jabatan kepala BKPP.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diakhir pembelaannya, terdakwa melalui pengacara Sulaiman SH menjelaskan tidak ada nilai kerugian Negara dalam perkara tersebut sesuai data hasil audit dari tim ahli Unimal, dan juga keterangan dari saksi ahli mantan auditor BPKP Aceh, Ramli Puteh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sulaiman dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) meminta majelis hakim yang diketuai Faisal Adami SH membebaskan Juanda dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum. Karena tidak ada bukti yang jelas bisa membuktikan terdakwa Juanda bersalah dan telah melakukan korupsi RTLH.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengacara menilai, tuduhan tersebut tidak tepat ditujukan kepada Juanda, seharusnya ditujukan kepada penanggungjawab pengelolaan dana RTLH 2013, yaitu ketua Komite Bener Maju Marzuki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal sama juga diungkapkan oleh Hamidah SH pengacara terdakwa Jawahardi dan Zahrianto, bahwasanya dakwaan dan tuntutan yang dituduhkan JP, Kardono SH seharusnya ditujukan kepada Marzuki.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, LHOKSEUMAWE &#8211; Pengadilan Tipikor (Tindak pidana korupsi) Banda Aceh kembali menggelar sidang perkara dugaan korupsi dana Rumah Tidak Layah Huni Bener Meriah tahun 2013 Rp 1,9 miliar, Jumat 15 Juli 2017. Dalam persidangan terdakwa menyebut-nyebut sejumlah nama para oknum petinggi di Pemerintah kabupaten Bener Meriah, hingga oknum petinggi di kepolisian, serta tukang kebun, menerima [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":7094,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[19],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Sidang.jpg?fit=742%2C345&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terdakwa ini &quot;Bernyanyi&#039; di Persidangan, Sejumlah Mantan Petinggi di Sebut-sebut Terima Aliran Dana Korupsi - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, LHOKSEUMAWE &#8211; Pengadilan Tipikor (Tindak pidana korupsi) Banda Aceh kembali menggelar sidang perkara dugaan korupsi dana Rumah Tidak Layah Huni Bener Meriah tahun 2013 Rp 1,9 miliar, Jumat 15 Juli 2017. Dalam persidangan terdakwa menyebut-nyebut sejumlah nama para oknum petinggi di Pemerintah kabupaten Bener Meriah, hingga oknum petinggi di kepolisian, serta tukang kebun, menerima [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-16T10:42:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Sidang.jpg?fit=742%2C345&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"742\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"345\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Sidang.jpg?fit=742%2C345&ssl=1\",\"width\":742,\"height\":345,\"caption\":\"Terdakwa ini \\\"Bernyanyi' di Persidangan, Sejumlah Mantan Petinggi di Sebut-sebut Terima Aliran Dana Korupsi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/\",\"name\":\"Terdakwa ini \\\"Bernyanyi' di Persidangan, Sejumlah Mantan Petinggi di Sebut-sebut Terima Aliran Dana Korupsi - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-07-16T10:42:13+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-16T10:42:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/terdakwa-ini-bernyanyi-di-persidangan-sejumlah-mantan-petinggi-di-sebut-sebut-terima-aliran-dana-korupsi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":13097,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/lgi-sumsel-laporkan-dugaan-penyimpangan-program-umroh-gratis-banyuasin-ke-kejati-sumsel\/","url_meta":{"origin":7092,"position":0},"title":"LGI Sumsel Laporkan Dugaan Penyimpangan Program Umroh Gratis Banyuasin ke Kejati Sumsel","date":"19 November 2025","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID PALEMBANG- Laskar Garuda Indonesia (LGI) Sumatera Selatan resmi melayangkan laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan program umroh gratis yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyuasin. Laporan itu diserahkan langsung ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di Palembang, Sabtu (19\/10\/25). Ketua LGI Sumsel, Al\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/11\/Anaor.jpg?fit=640%2C411&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12266,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wartawan-barat-selatan-gelar-aksi-solidaritas-korban-rekan-se-profesi\/","url_meta":{"origin":7092,"position":1},"title":"Wartawan Barat Selatan Gelar Aksi Solidaritas Korban Rekan se Profesi","date":"27 November 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, NAGAN RAYA-Wartawan dari beberapa media menggelar aksi Solidaritas di Tugu Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Selasa (27\/11\/2018). Aksi ini di gelar sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kekerasan yang terjadi kepada wartawan. Dan berujung pembunuhan, yang dialami dua orang jurnalis beberapa pekan lalu. Kedua jurnalis itu, ialah Abdullah Fithri\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/11\/Aceh-5.jpg?fit=640%2C415&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13108,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/oknum-ketua-gapoktan-desa-sejagung-diduga-tidak-profesional-petani-resah\/","url_meta":{"origin":7092,"position":2},"title":"Oknum Ketua Gapoktan Desa Sejagung Diduga Tidak Profesional, Petani Resah","date":"1 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN\u2014 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Garuda Indonesia (LGI) mengungkap temuan mengejutkan terkait kinerja Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sejagung, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Berdasarkan hasil monitoring lapangan yang dilakukan pada Jumat (29\/11), Gapoktan Sejagung dinilai tidak memiliki aktivitas nyata serta gagal menjalankan peran strategisnya sebagai motor penggerak\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/11\/IMG_20251201_000058.jpg?fit=640%2C362&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13272,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/satu-tahun-kepemimpinan-abusama-misnadi-pemkab-oku-selatan-percepat-pemerataan-pembangunan-infrastruktur\/","url_meta":{"origin":7092,"position":3},"title":"Satu Tahun Kepemimpinan Abusama\u2013Misnadi, Pemkab OKU Selatan Percepat Pemerataan Pembangunan Infrastruktur","date":"4 Maret 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID OKUS\u2013 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai sektor. Tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Infrastruktur dinilai sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/03\/banner-okus.jpg?fit=480%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13104,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kabid-smp-banyuasin-tegaskan-sekolah-negeri-dilarang-memungut-biaya-apa-pun\/","url_meta":{"origin":7092,"position":4},"title":"Kabid SMP Banyuasin Tegaskan Sekolah Negeri Dilarang Memungut Biaya Apa Pun","date":"30 November 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO ID BANYUASIN \u2013 Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banyuasin, Supadi, menegaskan larangan keras bagi seluruh sekolah negeri untuk melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik. Ia meminta seluruh kepala sekolah mengoptimalkan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk memenuhi kebutuhan administrasi dan kegiatan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Pendidikan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/11\/IMG_20251130_233720.jpg?fit=651%2C464&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12868,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/buka-puasa-polres-aceh-jaya-bersama-anak-yatim\/","url_meta":{"origin":7092,"position":5},"title":"Buka Puasa Polres Aceh Jaya Bersama Anak Yatim","date":"15 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Keluarga besar Polres Aceh Jaya melaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim, Forkopimda, PWI Aceh Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat di Mapolres Aceh Jaya, Selasa (14\/5\/2019) petang. Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kabag Sumda, Akp. Yusuf Hariadi, kepada buanaindonesi.co.id, menjelaskan, buka puasa bersama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto saat memberikan uang santunan kepada anak yatim","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/kapolres-1.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7092"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7092"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7092\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7093,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7092\/revisions\/7093"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7094"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}