{"id":7747,"date":"2017-07-30T18:16:56","date_gmt":"2017-07-30T11:16:56","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=7747"},"modified":"2017-07-30T20:19:29","modified_gmt":"2017-07-30T13:19:29","slug":"yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/","title":{"rendered":"YARA Setuju Beberapa Pasal Dalam Pasal UUPA di Cabut"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA. CO. ID, BANDA ACEH &#8211; Yayasan Advokasi Rakyat ACEH (YARA) sepakat dengan pencabutan pasal dalam UUPA yang memang sudah tidak relevan lagi dengan kondisi sosial dan politik saat ini.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Yara Safaruddin SH, melalui Reserse Pers yang di kirim kemedia ini Minggu (30\/7\/2017) menyebutkan, dalam kajian Yara, bukan hanya pasal 57 dan 60 saja yang perlu di cabut, tapi ada pasal lain seperti pasal 56\u00a0\u00a0ayat (4) dan (5). Pasal 67 ayat (2) huruf e, pasal 205 dan juga pasal 209.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami dari dulu telah menyuarakan agar UUPA di perbaharui agar sesuai dengan perkembangan politik dan hukum saat ini, Namun Pemerintah Aceh dan DPRA jangan latah dengan perubahan UUPA, seharusnya jika komit mengawal UUPA maka kawalah butir maupun pasal yang mensejahterakan masyarakat Aceh, banyak butir dalam UUPA dan MoU Helsinki yang belum dilaksanakan secara optimal, kenapa itu tidak di suarakan oleh Pemerintah Aceh dan DPRA.&#8221;kata Safarudin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakan Safarudin, Ia meminta agar Pemerintah Aceh dan DPRA tidak menjadikan UUPA sebagai komoditas politik dengan menyalahkan DPR RI. &#8220;Selama ini kami sering menyampaikan keluhan masyarakat di Aceh kepada beberapa anngota DPR RI seperti Nasir Jamil, Fadlullah, Ghazali Abas dan Sudirman (Haji Uma), dan semua yang kami sampaikan tersebut dibantu untuk mencari jalan keluarnya, dan Alhamdulillah selesai,&#8221; menurut Safaruddin yang penting adanya komunikasi yang harmonis dengan berbagai pihak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Safaruddin, Harusnya DPRA dan Pemerintah Aceh mengkaji dulu efek dari pencabutan pasal dalam UUPA tersebut apakah merugikan Aceh atau menguntungkan, jangan langsung menuding pihak lain. &#8220;Dan dalam pandangan kami, pencabutan pasal dalam UUPA oleh UU Pemilu tidak ada hal yang merugikan masyarakat. Kami juga meminta DPRA dan Pemerintah Aceh membangun komunikasi yang baik dengan Anggota DPR RI dalam membangun Aceh, tidak saling menuding yang menimbulkan ketidak harmonisan Pemerintah Aceh, DPRA dan Perwakilan Aceh di Senayan.&#8221;imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usulan Pasal yang di cabut menurut YARA:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pasal 56 (1) KIP Aceh menyelenggarakan pemilihan umum Presiden\/Wakil Presiden, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, anggota DPRA, dan pemilihan\u00a0\u00a0gubernur\/wakil gubernur. (2) KIP kabupaten\/kota menyelenggarakan pemilihan umum Presiden\/Wakil Presiden, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, anggota DPRA, DPRK, dan pemilihan\u00a0\u00a0Gubernur\/Wakil Gubernur, bupati\/wakil bupati, dan walikota\/wakil walikota. (3) Dalam hal pemilihan Gubernur\/Wakil Gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (1), KIP kabupaten\/kota merupakan bagian dari penyelenggara pemilihan Gubernur\/Wakil Gubernur.\u00a0\u00a0(4) Anggota KIP Aceh diusulkan oleh DPRA dan ditetapkan oleh KPU dan diresmikan oleh Gubernur.\u00a0\u00a0(5) Anggota KIP\u00a0\u00a0kabupaten\/kota diusulkan oleh DPRK ditetapkan oleh KPU dan diresmikan oleh bupati\/walikota. (6) Dalam melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dan ayat (5), DPRA\/DPRK membentuk tim independen yang bersifat ad hoc untuk melakukan penjaringan dan penyaringan calon anggota KIP. (7) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pembentukan, mekanisme kerja, dan masa kerja tim independen sebagaimana dimaksud pada ayat (6) diatur dengan qanun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini Alasan YARA:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan di cabutnya pasal ini maka perekrutan penyelenggara pemilu di Aceh akan dilakukan langsung oleh KPU dan bukan DPRA\/DPRK . reiruitmen penyelenggara pemilu oleh DPRA dan DPRK sebagai lembaga politik tentu akan menimbulkan kepentingan politik dalam rekruitmen tersebut sehingga penyelengara pemilu sebagai lembaga yang independen tidak akan bias melakukan tugasnya dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pasal 67 (2) Calon Gubernur\/Wakil Gubernur, bupati\/wakil bupati, dan walikota\/wakil walikota harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. warga negara Republik Indonesia; b. menjalankan syari\u2019at agamanya; c. taat pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; d. berpendidikan sekurang-kurangnya sekolah lanjutan tingkat atas atau yang sederajat;\u00a0e. berumur sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) tahun; \u2026\u2026&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan selanjudnya YARA:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam UU Pilkada usia minimal kepada Daerah untuk tingkat Kabupaten\/Kota 25 tahun, sedangkan dalam UUPA 30 tahun, ini tentu merugikan bagi masyarakat Aceh khususnya generasi muda yang belum usia 30 tahun ingin mencalonkan diri menjadi Bupati.Walikota. pada Pilkada lalu Nasri di gugurkan oleh KIP Aceh Jaya karena usianya kurang satu bulan dari 30 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pasal 205 (1) Pengangkatan Kepala Kepolisian Aceh dilakukan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan persetujuan Gubernur. (2) Persetujuan Gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat secara tertulis dan disampaikan paling lama 14 (empat belas) hari kerja sejak surat permintaan persetujuan diterima. (3) Dalam hal Gubernur tidak memberikan jawaban dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengangkat Kepala Kepolisian di Aceh. (4) Dalam hal Gubernur menolak memberikan persetujuan, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengajukan satu kali lagi calon lain. (5) Pemberhentian Kepala Kepolisian Aceh dilakukan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan YARA:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Kepolisian\u00a0\u00a0harus bebes dari intervensi politik, adanya persetujuan Gubernur sebagai pejabat politik di khawatirkan akan menimbulkan benturan kepentingan dalam penegakan hukum sehingga akan menganggu penegakan hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pasal 209 (1) Pengangkatan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh dilakukan oleh Jaksa Agung dengan persetujuan Gubernur. (2) Persetujuan Gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat secara tertulis dan disampaikan paling lama 14 (empat belas) hari kerja sejak surat permintaan persetujuan diterima. (3) Dalam hal Gubernur tidak memberikan jawaban dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Jaksa Agung mengangkat Kepala Kejaksaan Tinggi\u00a0Aceh. (4) Dalam hal Gubernur menolak memberikan persetujuan Jaksa Agung mengajukan satu kali lagi calon lain. (5) Pemberhentian Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh dilakukan oleh Jaksa Agung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan YARA:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penegakan hukum yang dilaksankan oleh Kejaksaan harus bebes dari intervensi politik, adanya persetujuan Gubernur sebagai pejabat politik di khawatirkan akan menimbulkan benturan kepentingan dalam penegakan hukum sehingga akan menganggu penegakan hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal dalam UUPA yang di cabut dengan UU Pemilu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pasal 57 (1) Anggota KIP Aceh berjumlah 7 (tujuh) orang dan anggota KIP kabupaten\/kota berjumlah 5 (lima) orang yang berasal dari unsur masyarakat. (2) Masa kerja anggota KIP adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pasal 60 (1) Panitia Pengawas Pemilihan Aceh dan kabupaten\/kota dibentuk oleh panitia pengawas tingkat nasional dan bersifat ad hoc. (2) Pembentukan Panitia Pengawas Pemilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)\u00a0\u00a0dilaksanakan setelah Undang-Undang ini diundangkan. (3) Anggota Panitia Pengawas Pemilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), masing-masing sebanyak 5 (lima) orang yang diusulkan oleh DPRA\/DPRK. (4) Masa kerja Panitia Pengawas Pemilihan\u00a0\u00a0berakhir 3 (tiga) bulan setelah pelantikan Gubernur\/Wakil Gubernur, bupati\/wakil bupati, dan walikota\/wakil walikota.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA. CO. ID, BANDA ACEH &#8211; Yayasan Advokasi Rakyat ACEH (YARA) sepakat dengan pencabutan pasal dalam UUPA yang memang sudah tidak relevan lagi dengan kondisi sosial dan politik saat ini. Ketua Yara Safaruddin SH, melalui Reserse Pers yang di kirim kemedia ini Minggu (30\/7\/2017) menyebutkan, dalam kajian Yara, bukan hanya pasal 57 dan 60 saja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":7749,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[236],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-89.jpg?fit=640%2C640&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"YARA Setuju Beberapa Pasal Dalam Pasal UUPA di Cabut - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA. CO. ID, BANDA ACEH &#8211; Yayasan Advokasi Rakyat ACEH (YARA) sepakat dengan pencabutan pasal dalam UUPA yang memang sudah tidak relevan lagi dengan kondisi sosial dan politik saat ini. Ketua Yara Safaruddin SH, melalui Reserse Pers yang di kirim kemedia ini Minggu (30\/7\/2017) menyebutkan, dalam kajian Yara, bukan hanya pasal 57 dan 60 saja [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-30T11:16:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-30T13:19:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-89.jpg?fit=640%2C640&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"640\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-89.jpg?fit=640%2C640&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":640,\"caption\":\"YARA Setuju Beberapa Pasal Dalam Pasal UUPA di Cabut\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/\",\"name\":\"YARA Setuju Beberapa Pasal Dalam Pasal UUPA di Cabut - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-07-30T11:16:56+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-30T13:19:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/yara-setuju-beberapa-pasal-dalam-pasal-uupa-di-cabut\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":13117,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pelaku-pengibaran-bendera-bulan-bintang-di-lhokseumawe-ditangkap-polisi-sita-pistol-m1911-siap-tembak\/","url_meta":{"origin":7747,"position":0},"title":"Pelaku Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Lhokseumawe Ditangkap, Polisi Sita Pistol M1911 Siap Tembak","date":"26 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID LHOKSEUMAWE- Aparat Polres Lhokseumawe mengamankan seorang pelaku aksi pengibaran Bendera Bulan Bintang di Simpang Kandang, Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (25\/12\/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sepucuk senjata api jenis pistol M1911 siap tembak yang dibawa pelaku. Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/12\/Presrilis.jpg?fit=480%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12725,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-jaya-persiapkan-kedatangan-uas\/","url_meta":{"origin":7747,"position":1},"title":"Pemkab Aceh Jaya Persiapkan Kedatangan UAS","date":"2 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan pertemuan bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Jaya, beretempat di ruang konpres pemkab, lantai III, Kantor Bupati Aceh Jaya, Selasa (2\/4\/2019). Teuku Irfan TB, Bupati Aceh Jaya, yang didampingi, Sekda Mustafa, Kepala SKPK dan Kacab BPD Aceh Jaya mengatakan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Aceh Jaya (tengah) Bersama Sekda Mustafa (Kanan) didampingi Kepala Satpol PP Aceh Jaya( Kiri kedua) dan Kadis Infokom (Kiri pertama) saat konpres di hadapan wartawan Aceh Jaya (Balai PWI Aceh Jaya).","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10716,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kammi-aceh-deklarasi-tuanku-untuk-jadi-ketua-kammi-pusat\/","url_meta":{"origin":7747,"position":2},"title":"KAMMI Aceh Deklarasi Tuanku Untuk Jadi Ketua KAMMI Pusat","date":"20 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID Banda Aceh - Ketua Umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Aceh Tuanku Muhammad didukung maju di Pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI mendatang di Muktamar X yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang di Sumatera Utara.\u00a0 Deklarasi dukungan kepada Tuanku Muhammad tersebut digelar hari ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171121-WA0001.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/forkab-aceh-capres-01-jokowi-amin-harus-menang-di-aceh\/","url_meta":{"origin":7747,"position":3},"title":"FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma'ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8\/4\/2019) Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-3.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12793,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/sekda-aceh-selatan-pastikan-kesiapan-penyelenggara-pemilu\/","url_meta":{"origin":7747,"position":4},"title":"sekda Aceh Selatan Pastikan Kesiapan Penyelenggara Pemilu","date":"11 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 ACEH SELATAN - Sekdakab Aceh Selatan H, Nasjuddin, SH, MM. Menegaskan kesuksesan pelaksanaan pemilu merupakan tanggung jawab semua pihak, \"penyelesaikan pelaksanaan Pemilu, bukan hanya dipikul oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan panwaslu namun juga tanggung jawab pemerintah Aceh, Pemerintah kabupaten\/ kota, unsur legislatif, keamanan dan penegak hukum serta instansi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-4.jpg?fit=640%2C413&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":7747,"position":5},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7747"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7750,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747\/revisions\/7750"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7749"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}