{"id":7762,"date":"2017-07-31T06:50:40","date_gmt":"2017-07-30T23:50:40","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=7762"},"modified":"2017-07-31T06:54:12","modified_gmt":"2017-07-30T23:54:12","slug":"pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/","title":{"rendered":"Pemerhati Lingkungan Kecam Pembakar Hutan di Kawasan Ekosistem Seulawah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA. CO. ID, ACEH &#8211; Kondisi Kawasan Ekosistem Seulawah (KES) telah mengalami ancaman serius dari aktivitas masyarakat. Kasus kebakaran hutan menjadi kekhawatiran dan telah menjadi kecaman dari masyarakat setempat.tidak terkecuali dari\u00a0Tokoh\u00a0pemuda Saree sekaligus pemerhati lingkungan Mustaqim.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Buanaindoneaia.co.id Minggu malam (30\/07\/17) Mustaqim menuturkan, Kawasan ekosistem Seulawah (KES) merupakan salah satu ekosistem penting di Aceh, selain Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Dalam Kawasan Ekosistem Seulawah (KES) terdapat dua Hutan Konservasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, yakni Cagar Alam Pinus Jantho seluas 16.640 ha dan Tahura Pocut Meurah Intan seluas 6.622 Ha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menuturkan, Kegiatan pembakaran, pembukaan lahan dengan cara yang tidak ramah lingkungan, pembuangan puntung rokok sembarangan dan aktivitas pendakian tampa izin telah menimbulkan dampak yang luar biasa terhadap kondisi Kawasan Ekosistem Seulawah (KES). &#8220;Saat ini masyarakat Saree terancam dengan ketersediaan air bersih baik untuk kebutuhan rumah tangga dan juga kebutuhan pertanian. Air sebagai kebutuhan dasar bagi masyarakat tidak hanya sulit didapatkan di saat musim kemarau tetapi juga pada saat musim hujan,&#8221; Tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut mustaqim mengatakan, Kita pemuda saree mengecam keras tindakan perusakan di Kawasan Ekosistem Seulawah (KES). Siapapun itu yang itu akan kita tindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Tidak boleh lagi ada pembiaran terhadap perusakan di Kawasan Ekosistem Seulawah. Kawasan tersebut memberikan penghidupan bagi aktivitas pertanian kita, ujar Mustaqim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">la menambahkan, bahwa terdapat sembilan sub DAS di salah satu DAS di Kawasan Ekosistem Seulawah yang merupakan salah satu pemasok air ke krung Aceh melalui krueng Seulimum, salah satu sub DAS merupakan Kawasan Sumber Air Alur Mancang yang di kelola oleh Forum Alur Mancang Saree (FAMS) untuk keperluan pasokan air kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Karenanya persoalan seperti ini perlu menjadi perhatian pemerintah, masyarakat perlu di bina tata kelola lahan dengan baik. Dalam hal ini, Pemerintah Aceh Besar harus serius menangani hal ini \u201cJangan main-main lagi\u201d dengan kondisi Kawasan Ekosistem Seulawah (KES). Segera duduk bersama untuk membahas tata kelola KES, karena ini penting bagi masa depan masyarakat dan keberlanjutan sektor pertanian di Aceh Besar, \u201dpungkasnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA. CO. ID, ACEH &#8211; Kondisi Kawasan Ekosistem Seulawah (KES) telah mengalami ancaman serius dari aktivitas masyarakat. Kasus kebakaran hutan menjadi kekhawatiran dan telah menjadi kecaman dari masyarakat setempat.tidak terkecuali dari\u00a0Tokoh\u00a0pemuda Saree sekaligus pemerhati lingkungan Mustaqim. Pada Buanaindoneaia.co.id Minggu malam (30\/07\/17) Mustaqim menuturkan, Kawasan ekosistem Seulawah (KES) merupakan salah satu ekosistem penting di Aceh, selain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":7763,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[195],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-92.jpg?fit=640%2C360&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemerhati Lingkungan Kecam Pembakar Hutan di Kawasan Ekosistem Seulawah - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA. CO. ID, ACEH &#8211; Kondisi Kawasan Ekosistem Seulawah (KES) telah mengalami ancaman serius dari aktivitas masyarakat. Kasus kebakaran hutan menjadi kekhawatiran dan telah menjadi kecaman dari masyarakat setempat.tidak terkecuali dari\u00a0Tokoh\u00a0pemuda Saree sekaligus pemerhati lingkungan Mustaqim. Pada Buanaindoneaia.co.id Minggu malam (30\/07\/17) Mustaqim menuturkan, Kawasan ekosistem Seulawah (KES) merupakan salah satu ekosistem penting di Aceh, selain [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-30T23:50:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-30T23:54:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-92.jpg?fit=640%2C360&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/07\/Berita-Aceh-92.jpg?fit=640%2C360&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Pemerhati Lingkungan Kecam Pembakar Hutan di Kawasan Ekosistem Seulawah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/\",\"name\":\"Pemerhati Lingkungan Kecam Pembakar Hutan di Kawasan Ekosistem Seulawah - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-07-30T23:50:40+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-30T23:54:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/pemerhati-lingkungan-kecam-pembakar-hutan-di-kawasan-ekosistem-seulawah\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":13311,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/amankah-aplikasi-mova-cashback-ini-penjelasan-lengkapnya\/","url_meta":{"origin":7762,"position":0},"title":"Amankah Aplikasi MOVA Cashback? Ini Penjelasan Lengkapnya","date":"3 Januari 2026","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID\u2013 JAKARTA \u2013 Pertanyaan \u201camankah aplikasi MOVA?\u201d menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak dicari di Google belakangan ini. Meningkatnya minat masyarakat terhadap aplikasi Mova cashback dan penghasil uang membuat banyak pengguna ingin memastikan keamanan sebelum bergabung. Lalu, apakah MOVA benar-benar aman digunakan? Berikut ulasan lengkapnya. Apa Itu Aplikasi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/03\/kode-Afiliasi-MOVA-55q7n8.jpg?fit=480%2C720&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12868,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/buka-puasa-polres-aceh-jaya-bersama-anak-yatim\/","url_meta":{"origin":7762,"position":1},"title":"Buka Puasa Polres Aceh Jaya Bersama Anak Yatim","date":"15 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Keluarga besar Polres Aceh Jaya melaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim, Forkopimda, PWI Aceh Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat di Mapolres Aceh Jaya, Selasa (14\/5\/2019) petang. Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kabag Sumda, Akp. Yusuf Hariadi, kepada buanaindonesi.co.id, menjelaskan, buka puasa bersama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto saat memberikan uang santunan kepada anak yatim","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/kapolres-1.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12784,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/melalui-fkp-arie-muhardi-pinta-lindungi-penyu-berkeliaran-di-muara\/","url_meta":{"origin":7762,"position":2},"title":"Melalui FKP, Arie Muhardi Pinta Lindungi Penyu Berkeliaran Di Muara","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Forum Konservasi Penyu (FKP) Aceh Selatan melakukan tagging dan observasi kesehatan\u00a0 penyu hijau di muara kota Tapaktuan, Selasa (9\/4\/2019). Sedikitnya 5 ekor penyu yang berkeliaran di muara atau kuala wangi, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan itu, ditangkap dengan menggunakan jaring oleh pengurus FKP Aceh Selatan. Selanjutnya, penyu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/Penyu.jpg?fit=640%2C681&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12633,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tmmd-sosialisasi-wawasan-kebangsaan-di-smp-1-kluet-tengah\/","url_meta":{"origin":7762,"position":3},"title":"TMMD Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Di SMP 1 Kluet Tengah","date":"19 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke- 104 Kodim 0107\/Aceh Selatan, disamping pembukaan jalan, rumah layak huni dan sarana olah raga, juga melakukan sosialisasi wawasan kebangsaan. Hal ini dipaparkan Letda CHM Heri Fuji Kristanto (Dan SKK), di SMP 1 Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-13.jpg?fit=640%2C423&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13140,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kode-afiliasi-mova-55q7n8-fungsi-cara-pakai-dan-keuntungannya-untuk-pengguna-baru\/","url_meta":{"origin":7762,"position":4},"title":"Kode Afiliasi MOVA 55Q7N8: Fungsi, Cara Pakai, dan Keuntungannya untuk Pengguna Baru","date":"7 Januari 2026","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID JAKARTA \u2014 Minat masyarakat terhadap aplikasi cashback terus mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari naiknya pencarian di Google terkait kode afiliasi MOVA, salah satunya Kode Afiliasi MOVA 55Q7N8. Banyak pengguna mencari informasi mengenai fungsi kode tersebut, cara menggunakannya, serta manfaat yang bisa diperoleh saat mendaftar aplikasi cashback. Lantas, apa\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Bisnis&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/02\/Kode-afiliasi-55q7n8.jpg?fit=480%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12803,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polres-aceh-selatan-gelar-apel-serpas-pengamanan-pemilu-tahun-2019\/","url_meta":{"origin":7762,"position":5},"title":"Polres Aceh Selatan Gelar Apel Serpas Pengamanan Pemilu Tahun 2019","date":"15 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Hanya tinggal dua hari lagi rakyat Indonesia menggelar pesta demokrasi. Tak terkecuali masyarakat Kabupaten Aceh Selatan yang juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terkait pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu), Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas). Apel yang dilaksanakan Senin (15\/04\/19)\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/banyuasin-1.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7762"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7762"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7765,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7762\/revisions\/7765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}