{"id":8088,"date":"2017-08-11T14:37:51","date_gmt":"2017-08-11T07:37:51","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=8088"},"modified":"2017-08-12T06:41:30","modified_gmt":"2017-08-11T23:41:30","slug":"usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/","title":{"rendered":"Usai Periksa Pemilik Lahan, Polisi Akan Panggil Pihak BNI Lhokseumawe"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA. CO. ID, BANDA ACEH &#8211; Penyidik Reskrimsus Polda Aceh hari ini memanggil pihak pelapor terkait kasus dana ganti rugi pembebasan lahan yang dijadikan lokasi pembangunan waduk Krueng Keureuto, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Ya klien kami tadi ada interview di Polda,&#8221; ucap Advokad dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Zubir, SH, yang mendapingi sejumlah pelapor di Mapolda Aceh, Jumat 11 Agustus 2017.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zubir menjelaskan, interview itu berdasarkan laporan polisi nomor: LP\/49\/IV\/2017\/SPKT, tanggal 17 April 2017.&#8221; \u00a0Pak Yahya dan rekannya para pemilik tanah, diinterview terkait laporan bulan aprill 2017 lalu,&#8221; beber Zubir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut keterangan Zubir, dalam pemeriksaan itu penyidik menanyakan seputar keberadaan aset warga dan proses pembuatan buku rekening di Bank BNI Cabang Lhokseumawe.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Materi interfiew itu seputar keberadaan tanah dan proses pembuatan buku rekening, sebab setelah dibuat, bukunya belum juga diserahkan pihak bank ke para nasabah hingga detik ini. Sehingga masyarakat tidak bisa mencairkan dana ganti rugi tersebut,&#8221; ketus Zubir didampingi sejumlah pelapor diantaranya, M Yahya B, Nariman, Zakaria yunus, M arifin. Ahmad, Muhammad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zubir mengungkapkan, perjuangan para warga penggarap lahan untuk mendapatkan haknya itu, terus terbentur dengan berbagai kendala dan belum adanya titik temu antara para pihak, diantaranya Pemkab Aceh Utara dan 59 orang pemilik lahan tersebut .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Ada banyak kendala di pihak Pemkab Aceh Utara. Berdasarkan keterangan Bank BNI, pihak bank diminta menahan dulu buku rekening kepada masyarakat tersebut,&#8221; ungkap Zubir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal itu lanjut Zubir, dikarenakan Pemerintah menganggap status kepemilikan tanah tersebut masih belum jelas. &#8220;Alasan pemerintah masih simpang siur, karena tanah itu sebagian masuk ke milik PT. Setya Agung. Itu awalnya kan tanah warga, namun sekarang malah diklaim sebagai milik PT. Setya Agung&#8221;. Tandas Zubir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Zubir, persoalan tersebut sangat memungkinkan untuk segera dituntaskan, diantaranya melalui mediasi pihak kepolisian.&#8221;Persoalan ini sangat mungkin dimediasi polisi. Kecuali saat turun ke lapangan, polisi temukan hal lain nantinya, misalkan dugaan tindak pidana pencucian uang, atau indikasi korupsi lainnya,&#8221; papar Zubir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya ungkap Zubir, pihak terkait dinilai tidak kooperatif untuk menuntaskan persoalan tersebut. Zubir menyebutkan ada banyak kejanggalan yang ditemukan dalam berbagai proses menuntut hak warga tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Kami menduga ada yang bermain di Pemkab Aceh Utara.Pihak bank sendiri awalnya tidak kooperatif, sampai kita lapor ke OJK, baru ada tanggapan,&#8221; kata Zubir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zubir berharap pihak kepolisian bekerja secara profesional, agar kasus tersebut dapat segera tuntas.&#8221;Semoga pihak kepolisian bekerja profesional dan secepat mungkin mengusut kasus ini, agar segera tuntas dan masyarakat mendapatkan haknya,&#8221; pinta Zubir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, salah seorang pelapor, M Yahya B, mengaku sangat kecewa akibat berlarut -larutnya penyelesaian kasus ini di pihak Pemkab Aceh Utara. &#8220;Pemerintah pernah berjanji akan ada rapat soal masalah ini, tapi hingga detik ini tidak ada khabar, rasanya macam minta turun hujan,&#8221; kata Yahya kepada Reportase Global.Com, dengan nada setengah kecewa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia mendesak pemerintah untuk bekerja cepat dalam penyelesaian masalah ganti rugi lahan tersebut.&#8221;Pemerintah harus bekerja cepat, saya selaku kordinator juga terbeban, sebab terus-terusan dituntut kawan -kawan soal ini. Bahkan kami sampai berhutang hingga Rp. 200 juta untuk mengurus ini dan kebutuhan sehari -hari,&#8221; kata Yahya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan ungkapan kecewa, Yahya menuntut pemerintah untuk menunjukkan itikad baiknya kepada masyarakat terkait kasus tersebut.&#8221;Mohon pemerintah bantu masyarakat. Tapi kalau pemerintah nggak mau bayar ya sudah,&#8221; ungkap Yahya pasrah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yahya dan 59 orang rekannya para pemilik lahan menegaskan, bahwa pihaknya akan terus menuntut hak mereka sampai kapanpun.&#8221; Kami akan tuntut ini sampai kapanpun,&#8221; pungkas Yahya menutup keterangannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA. CO. ID, BANDA ACEH &#8211; Penyidik Reskrimsus Polda Aceh hari ini memanggil pihak pelapor terkait kasus dana ganti rugi pembebasan lahan yang dijadikan lokasi pembangunan waduk Krueng Keureuto, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. &#8221; Ya klien kami tadi ada interview di Polda,&#8221; ucap Advokad dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Zubir, SH, yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":8090,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[236],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/08\/IMG_20170812_062646.jpg?fit=640%2C425&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Usai Periksa Pemilik Lahan, Polisi Akan Panggil Pihak BNI Lhokseumawe - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA. CO. ID, BANDA ACEH &#8211; Penyidik Reskrimsus Polda Aceh hari ini memanggil pihak pelapor terkait kasus dana ganti rugi pembebasan lahan yang dijadikan lokasi pembangunan waduk Krueng Keureuto, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. &#8221; Ya klien kami tadi ada interview di Polda,&#8221; ucap Advokad dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Zubir, SH, yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-11T07:37:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-11T23:41:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/08\/IMG_20170812_062646.jpg?fit=640%2C425&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"425\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/08\/IMG_20170812_062646.jpg?fit=640%2C425&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":425,\"caption\":\"Usai Periksa Pemilik Lahan, Polisi Akan Panggil Pihak BNI Lhokseumawe\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/\",\"name\":\"Usai Periksa Pemilik Lahan, Polisi Akan Panggil Pihak BNI Lhokseumawe - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-08-11T07:37:51+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-11T23:41:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/usai-periksa-pemilik-lahan-polisi-akan-panggil-pihak-bni-lhokseumawe\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":13117,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pelaku-pengibaran-bendera-bulan-bintang-di-lhokseumawe-ditangkap-polisi-sita-pistol-m1911-siap-tembak\/","url_meta":{"origin":8088,"position":0},"title":"Pelaku Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Lhokseumawe Ditangkap, Polisi Sita Pistol M1911 Siap Tembak","date":"26 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID LHOKSEUMAWE- Aparat Polres Lhokseumawe mengamankan seorang pelaku aksi pengibaran Bendera Bulan Bintang di Simpang Kandang, Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (25\/12\/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sepucuk senjata api jenis pistol M1911 siap tembak yang dibawa pelaku. Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/12\/Presrilis.jpg?fit=480%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12803,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polres-aceh-selatan-gelar-apel-serpas-pengamanan-pemilu-tahun-2019\/","url_meta":{"origin":8088,"position":1},"title":"Polres Aceh Selatan Gelar Apel Serpas Pengamanan Pemilu Tahun 2019","date":"15 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Hanya tinggal dua hari lagi rakyat Indonesia menggelar pesta demokrasi. Tak terkecuali masyarakat Kabupaten Aceh Selatan yang juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terkait pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu), Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas). Apel yang dilaksanakan Senin (15\/04\/19)\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/banyuasin-1.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12876,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-selatan-sabet-wtp-empat-tahun-berturut\/","url_meta":{"origin":8088,"position":2},"title":"Pemkab Aceh Selatan Sabet WTP Empat Tahun Berturut","date":"25 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Pemkab Aceh Selatan kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018 yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK - RI) perwakilan Aceh. Diketahui penghargaan ini merupakan kali ke empat berturut, dimana sebelumnya pada LKPD tahun\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/bupati.jpg?fit=640%2C424&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12708,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kasat-lantas-polres-aceh-besar-over-kapasitas-sebakan-tumpahnya-minyak-cpo-di-badan-jalan\/","url_meta":{"origin":8088,"position":3},"title":"Kasat Lantas Polres Aceh Besar: Over Kapasitas, Sebakan Tumpahnya Minyak CPO Di Badan Jalan","date":"31 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BESAR - Antrian panjang sempat terjadi di Gunung Paro, Kabupaten Aceh Besar, pagi tadi, yang disebabkan, tumpahnya minyak CPO pada badan jalan, sehingga menyebabkan para pengemudi kendaraan harus rela menunggu untuk bergantian melewati lokasi jalan itu, Minggu (3\/3\/2019). Menurut pengakuan Bambang (38), salah satu pengemudi lintas kepada buanaindonesia.co.id,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Besar&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/antrian-panjang.jpg?fit=640%2C432&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10760,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/lahan-cetak-sawah-baru-pemerintah-dan-tni-tanam-padi-perdana-di-aceh-jaya\/","url_meta":{"origin":8088,"position":4},"title":"Lahan Cetak Sawah Baru, Pemerintah Dan TNI Tanam Padi Perdana Di Aceh Jaya","date":"22 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID - CALANG, Sekda Aceh Jaya, Mustafa, Mewakili Pemerintah Kabupaten bersama jajaran TNI serta sejumlah pejabat lainnya, melakukan penanaman padi perdana di lahan cetak sawah baru. Kasister Rem 012\/TU, Letnan Kolonel. Inf Adhe Hansen, dalam sambutan, program ini kata dia, merupakan kerja sama TNI Angkatan Darat dengan Kementerian Pertanian untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171122-WA0004.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12725,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-jaya-persiapkan-kedatangan-uas\/","url_meta":{"origin":8088,"position":5},"title":"Pemkab Aceh Jaya Persiapkan Kedatangan UAS","date":"2 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan pertemuan bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Jaya, beretempat di ruang konpres pemkab, lantai III, Kantor Bupati Aceh Jaya, Selasa (2\/4\/2019). Teuku Irfan TB, Bupati Aceh Jaya, yang didampingi, Sekda Mustafa, Kepala SKPK dan Kacab BPD Aceh Jaya mengatakan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Aceh Jaya (tengah) Bersama Sekda Mustafa (Kanan) didampingi Kepala Satpol PP Aceh Jaya( Kiri kedua) dan Kadis Infokom (Kiri pertama) saat konpres di hadapan wartawan Aceh Jaya (Balai PWI Aceh Jaya).","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8088"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8089,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8088\/revisions\/8089"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}