{"id":857,"date":"2016-08-31T18:02:25","date_gmt":"2016-08-31T11:02:25","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/aceh\/?p=857"},"modified":"2016-08-31T18:02:40","modified_gmt":"2016-08-31T11:02:40","slug":"masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/","title":{"rendered":"Masyarakat Kawasan Penambangan Paya Bakong, Konsumsi Air Berlumpur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">ACEH UTARA, BuanaIndonesia.com &#8211; Masyarakat\u00a0pedalaman Kabupaten Aceh Utara yang tinggal disekitar kawasan penambangan galian-C Kecamatan Paya Bakong, terpaksa mengkonsumsi air keruh. Pasalnya, sumber air minum warga di Sungai Keureuto berubah keruh dan berlumpur akibat aktivitas pengambilan batu sungai\u00a0dengan menggunakan alat berat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Masyarakat dikawasan ini masih menggunakan bahkan mengkonsumsi air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Anak-anak mengangkut air sungai dengan menggunakan jerigen. Sementara, para ibu rumah tangga mencuci pakaian juga menggunakan air dari sumber yang sama. Mereka terpaksa memanfaatkan air sungai, karena tidak ada sumber lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKalau siang hari seperti sekarang air sungai keruh,\u201d jelas Salamah (32) kepada wartawan saat ditemui usai mencuci pakaian dipinggir sungai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain warga Pante Kiro, warga kawasan desa lain sepanjang pinggiran sungai tersebut juga menggunakan air dari sungai yang sama. Menurut mereka, pada siang hari air sungai berubah menjadi sangat keruh, sehingga untuk menghindari air keruh terpaksa mereka beraktivitas (menggunakan air sungai) menunggu malam hari tiba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cBila pada waktu malam tidak sempat ambil air, besok siang terpaksa minum air keruh,\u201d kata Hasanudin dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Hasanuddin, Pemerintah daerah harus menertibkan penambangan galian-C di sekitar sumber air minum warga. Menurutnya pemerintah jangan mengeluarkan izin sembarangan, sebelum turun langsung meninjau lokasi daya yang terkena dampak nantinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cJangan sampai masyarakat menderita karena izin penambangan dari pemerintah, Seperti warga pedalaman Paya Bakong, terpaksa mengkonsumsi air berlumpur karena izin galian-C di Dusun Pante Kirao,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hasanudin berpendapat, bila pemerintah terpaksa mengeluarkan izin, seharusnya mencari solusi sumber air bersih kepada warga setempat terlebih dahulu, misalnya dengan membangun sumur bor supaya warga tidak menggunakan air berlumpur seperti saat ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH UTARA, BuanaIndonesia.com &#8211; Masyarakat\u00a0pedalaman Kabupaten Aceh Utara yang tinggal disekitar kawasan penambangan galian-C Kecamatan Paya Bakong, terpaksa mengkonsumsi air keruh. Pasalnya, sumber air minum warga di Sungai Keureuto berubah keruh dan berlumpur akibat aktivitas pengambilan batu sungai\u00a0dengan menggunakan alat berat. Masyarakat dikawasan ini masih menggunakan bahkan mengkonsumsi air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Anak-anak mengangkut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":65,"featured_media":856,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[40],"tags":[108,25],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/08\/PicsArt_08-31-05.56.28.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masyarakat Kawasan Penambangan Paya Bakong, Konsumsi Air Berlumpur - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ACEH UTARA, BuanaIndonesia.com &#8211; Masyarakat\u00a0pedalaman Kabupaten Aceh Utara yang tinggal disekitar kawasan penambangan galian-C Kecamatan Paya Bakong, terpaksa mengkonsumsi air keruh. Pasalnya, sumber air minum warga di Sungai Keureuto berubah keruh dan berlumpur akibat aktivitas pengambilan batu sungai\u00a0dengan menggunakan alat berat. Masyarakat dikawasan ini masih menggunakan bahkan mengkonsumsi air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Anak-anak mengangkut [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-31T11:02:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-08-31T11:02:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/08\/PicsArt_08-31-05.56.28.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2016\/08\/PicsArt_08-31-05.56.28.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/\",\"name\":\"Masyarakat Kawasan Penambangan Paya Bakong, Konsumsi Air Berlumpur - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-08-31T11:02:25+00:00\",\"dateModified\":\"2016-08-31T11:02:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/e209296c6d24c69a7cc4599b47cdee04\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/masyarakat-kawasan-penambangan-paya-bakong-konsumsi-air-berlumpur\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/e209296c6d24c69a7cc4599b47cdee04\",\"name\":\"Mawardi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1df012bf5046a01eb3297fcf29240912?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mawardi\"},\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":857,"position":0},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12868,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/buka-puasa-polres-aceh-jaya-bersama-anak-yatim\/","url_meta":{"origin":857,"position":1},"title":"Buka Puasa Polres Aceh Jaya Bersama Anak Yatim","date":"15 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Keluarga besar Polres Aceh Jaya melaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim, Forkopimda, PWI Aceh Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat di Mapolres Aceh Jaya, Selasa (14\/5\/2019) petang. Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kabag Sumda, Akp. Yusuf Hariadi, kepada buanaindonesi.co.id, menjelaskan, buka puasa bersama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto saat memberikan uang santunan kepada anak yatim","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/kapolres-1.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12784,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/melalui-fkp-arie-muhardi-pinta-lindungi-penyu-berkeliaran-di-muara\/","url_meta":{"origin":857,"position":2},"title":"Melalui FKP, Arie Muhardi Pinta Lindungi Penyu Berkeliaran Di Muara","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Forum Konservasi Penyu (FKP) Aceh Selatan melakukan tagging dan observasi kesehatan\u00a0 penyu hijau di muara kota Tapaktuan, Selasa (9\/4\/2019). Sedikitnya 5 ekor penyu yang berkeliaran di muara atau kuala wangi, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan itu, ditangkap dengan menggunakan jaring oleh pengurus FKP Aceh Selatan. Selanjutnya, penyu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/Penyu.jpg?fit=640%2C681&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/forkab-aceh-capres-01-jokowi-amin-harus-menang-di-aceh\/","url_meta":{"origin":857,"position":3},"title":"FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma'ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8\/4\/2019) Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-3.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":857,"position":4},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12803,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polres-aceh-selatan-gelar-apel-serpas-pengamanan-pemilu-tahun-2019\/","url_meta":{"origin":857,"position":5},"title":"Polres Aceh Selatan Gelar Apel Serpas Pengamanan Pemilu Tahun 2019","date":"15 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 \u00a0ACEH SELATAN - Hanya tinggal dua hari lagi rakyat Indonesia menggelar pesta demokrasi. Tak terkecuali masyarakat Kabupaten Aceh Selatan yang juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terkait pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu), Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas). Apel yang dilaksanakan Senin (15\/04\/19)\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/banyuasin-1.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/857"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/65"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=857"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/857\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":858,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/857\/revisions\/858"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}