{"id":9356,"date":"2017-09-17T22:47:29","date_gmt":"2017-09-17T15:47:29","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=9356"},"modified":"2017-09-17T22:47:29","modified_gmt":"2017-09-17T15:47:29","slug":"dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/","title":{"rendered":"Dana Desa Meunyecut Bahagia Diduga Bermasalah, Masyarakat Berharap Pihak Terkait Melakukan Audit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Dana Desa yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat untuk pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui infrastruktur, terkadang kerap di salah gunakan oleh pemerintah Desa (Keushik)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut seperti yang diutarakan oleh masyarakat Meunyecut Bahagia, salah seorang Tokoh Masyarakat disana Idris Yusuf, kepada Media ini, Minggu (17\/9\/2017) menuturkan , bahwa kepala Desanya diduga telah melakukan Mark,up terhadap beberapa Aitem kegiatan Desa, yang Pembiayaann menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) yang dilaksanakan pada tahun 2016.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Idris menuturkan pembangunan jalan Induk Desa yang di bangun pada tahun 2016, dalam satu tahun di kerjakan sampai tiga kali, namun lokasi yang sama, mereka menilai pembangunan itu tidak sesuai perencanaan, Pasalnya dalam setahun itu di kerjakan sampai tiga kali menggunakan uang Negara dan dari sumber dana yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya menambahkan bukan hanya pembangunan jalan Desa saja, pembangunan jalan terobosan Desa juga sarat dengan masalah, dan sangat kuat dugaan terjadinya korupsi, jalan tersebut di bangun sepanjang 1000 meter, namun setelah dibangun, jalan tersebut masih sulit untuk dilalui masyarakat, karena pengerjaannya berkesan asal jadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukan itu saja Lanjud Idris, penimbunan pekarangan Meunasah (surau) didalam perencanaan akan ditimbun sebanyak 800 mobil dum truck, namun kami perkirakan kepala desa hanya menimbun seratus mobil saja, dan pembangunan sumur bor juga menurutnya pengerjaannya juga sarat masalah, artinya tidak sesuai dengan perencanaan, dan ada indikasi Mark,up.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditempat yang sama Nurhayati warga setempat menilai, kepala Desanya tidak mencerminkan seorang pemimpin yang profesional, dia melihat Geuchik kerap anarkis dalam menyelesaikan permasalahan di Desa, salah satunya yang menjadi korban adalah saya, dirinya menjelaskan bahwa pembangunan jalan terobosan Desa mengorbankan tanah milik masyarakat tanpa ada pemberitahuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Rumah saya juga di suruh bongkar sama istri kepala desa, bahkan dia mengancam bila tidak segera dibongkar maka akan saya hancurkan tanpa ada kompromi, sebut Nurhayati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditempat yang sama Kepala Dusun Pante, M. Yunus, juga mengakui bila kepala Desa mereka melaksanakan segala kegiatan tanpa melibatkan aparatur Desa, kecuali hanya orang-orang yang sefaham dengan dia saja, sementara aparatur yang lain tidak pernah dilibatkan dan di beritahukan tentang berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Desa, paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya mengakui bahwa saat pelaksanaan pemilihan kepala desa, beberapa tahun lalu, Ia salah seorang Tim pemenangan kepala desa yang saat ini memimpin, saya saat itu saya berharap bila dia terpilih akan mampu membawa perubahan di Desa Meunyecut Bahagia, tetapi kenyataannya Desa kami semakin hancur pasca kepemimpinannya, ungkap Yunus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atas nama masyarakat dirinya meminta pihak terkait untuk melakukan Audit serta melaksanakan inventigasi lapangan, agar semua bisa jelas terhadap seluruh kegiatan yang telah di laksanakan apakah, apakah telah sesuai perencanaan atau Standard Operating Procedures (SOP), bila tidak sesuai dengan itu semua, kami berharap agar dapat di proses sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku di Negara kita, agar menjadi contoh untuk Kepala desa yang lain, imbuh M. Yunus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Kepala Desa Meunyecut Bahagia, M. Taleb Abdon, saat di komfirmasi media di kediamannya, mengungkapkan pernyataan yang dikeluarkan oleh segelintir Masyarakat hanya untuk memojokkannya saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya menganggap itu politis yang di kembangkan oleh pihak yang kalah saat pemilihan kepala Desa, katanya, &#8221; Dia juga menambahkan dirinya sudah melaksanakan seluruh kegiatan Didesa dengan baik, dan sesuai aturan, bahkan seluruh pembangunan yang telah kami laksanakan sesuai Rancangan Perencanaan (RAP) dari itu saya menganggap itu hanya ketidak puasanya mereka saja, tutur M. Taleb Abdon.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Dana Desa yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat untuk pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui infrastruktur, terkadang kerap di salah gunakan oleh pemerintah Desa (Keushik) Hal tersebut seperti yang diutarakan oleh masyarakat Meunyecut Bahagia, salah seorang Tokoh Masyarakat disana Idris Yusuf, kepada Media ini, Minggu (17\/9\/2017) menuturkan , bahwa kepala Desanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":9358,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[40],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/09\/IMG_20170917_224742.jpg?fit=640%2C403&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dana Desa Meunyecut Bahagia Diduga Bermasalah, Masyarakat Berharap Pihak Terkait Melakukan Audit - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Dana Desa yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat untuk pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui infrastruktur, terkadang kerap di salah gunakan oleh pemerintah Desa (Keushik) Hal tersebut seperti yang diutarakan oleh masyarakat Meunyecut Bahagia, salah seorang Tokoh Masyarakat disana Idris Yusuf, kepada Media ini, Minggu (17\/9\/2017) menuturkan , bahwa kepala Desanya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-17T15:47:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/09\/IMG_20170917_224742.jpg?fit=640%2C403&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"403\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/09\/IMG_20170917_224742.jpg?fit=640%2C403&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":403},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/\",\"name\":\"Dana Desa Meunyecut Bahagia Diduga Bermasalah, Masyarakat Berharap Pihak Terkait Melakukan Audit - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-09-17T15:47:29+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-17T15:47:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/dana-desa-meunyecut-bahagia-diduga-bermasalah-masyarakat-berharap-pihak-terkait-melakukan-audit\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":13272,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/satu-tahun-kepemimpinan-abusama-misnadi-pemkab-oku-selatan-percepat-pemerataan-pembangunan-infrastruktur\/","url_meta":{"origin":9356,"position":0},"title":"Satu Tahun Kepemimpinan Abusama\u2013Misnadi, Pemkab OKU Selatan Percepat Pemerataan Pembangunan Infrastruktur","date":"4 Maret 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID OKUS\u2013 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai sektor. Tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Infrastruktur dinilai sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/03\/banner-okus.jpg?fit=480%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":9356,"position":1},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13108,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/oknum-ketua-gapoktan-desa-sejagung-diduga-tidak-profesional-petani-resah\/","url_meta":{"origin":9356,"position":2},"title":"Oknum Ketua Gapoktan Desa Sejagung Diduga Tidak Profesional, Petani Resah","date":"1 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN\u2014 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Garuda Indonesia (LGI) mengungkap temuan mengejutkan terkait kinerja Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sejagung, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Berdasarkan hasil monitoring lapangan yang dilakukan pada Jumat (29\/11), Gapoktan Sejagung dinilai tidak memiliki aktivitas nyata serta gagal menjalankan peran strategisnya sebagai motor penggerak\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/11\/IMG_20251201_000058.jpg?fit=640%2C362&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":9356,"position":3},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12927,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dprk-aceh-barat-sahkan-qanun-apbk-2025\/","url_meta":{"origin":9356,"position":4},"title":"DPRK Aceh Barat Sahkan Qanun APBK 2025","date":"26 November 2024","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID MEULABOH- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menggelar rapat paripurna ke-IX masa sidang ke-III tahun 2024 di ruang sidang utama DPRK Aceh Barat, Selasa (26\/11\/2024). Dalam rapat ini, disampaikan pendapat akhir fraksi sekaligus pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2025. Mengusung tema\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2024\/11\/DPRk.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/forkab-aceh-capres-01-jokowi-amin-harus-menang-di-aceh\/","url_meta":{"origin":9356,"position":5},"title":"FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma'ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8\/4\/2019) Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-3.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9356"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9356"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9356\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9359,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9356\/revisions\/9359"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}