{"id":9578,"date":"2017-09-28T12:46:24","date_gmt":"2017-09-28T05:46:24","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=9578"},"modified":"2017-09-28T12:46:24","modified_gmt":"2017-09-28T05:46:24","slug":"karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/","title":{"rendered":"Karena Bosan Hirup debu, Masyarakat Baktiya Tuntut Pengaspalan Jalan Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Saat ini masih banyak jalan lingkungan di Aceh Utara belum tersentuh perhatian dari pemerintah khususnya disektor pengaspalan. Pasalnya, jalan lingkungan merupakan jalan akses untuk kelancaran aktifitas yang tujuannya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mudahan, Geuchik Lhok Sutuy, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, saat dijumpai oleh media, Kamis ( 28\/9\/2016 ), mengeluh, tentang jalan yang ada didesanya, sudah puluhan tahun tidak ada perhatian pemerintah baik dari provinsi maupun pemkab Aceh Utara, dan dirinya sudah beberapa kali mengaju permohonan atau proposal kepemerintah meminta agar melakukan pengaspalan jalan lingkungan didesanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya juga merincikan Panjang jalan yang belum tersentuh oleh pengaspalan lebih kurang 4000 meter, meliputi tiga desa yaitu Lhok Sutuy, Alue Jamok, dan Matang Raya Barat, itu jalan satu akses dan jalan tersebut bisa menghubungkan dua kecamatan yaitu Baktiya dan Seunuddon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mudahan menambahkan Pemerintah Provinsi dan khususnya Pemkab Aceh Utara.Dengarlah jeritan rakyatmu yang selama ini, kami belum menikmati indahnya merdekaan, karena setiap hari kami menghirup debu yang berterbangan, disebabkan berlalulang kendaraan roda empat dan roda dua dijalan desa kami. Hanya itu yang kami harapkan, agar pemerintah merealisasi jalan lingkungan, dengan melakukan pengasapan jalan lingkungan.&#8221; Harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lanjudnya, Alhamdulillah, selama ini pemerintah pusat sudah memberi kepercaan untuk pemerintah desa dalam mengolola Anggaran yang sumbernya APBN yaitu Dana Desa ( ADD ). Selama dana itu diluncur pada tahun 2015 sampai saat ini sudah banyak perubahan &#8211; perubahan yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya anggaran dana desa itu, kami selaku pemerintahan Desa sudah banyak berbuat apa yang diusulkan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Kalau kita guna dana desa untuk aspal jalan lingkungan mustahil, dikarenakan masih banyak yang bisa kita kerjakan dengan dana ADD tersebut, kalau untuk pengaspalan jalan lingkungan kita mohon aja pada Pemerintah Daerah. Dan tahun 2017 ini kita akan mengikuti Perbub Aceh Utara, salah satu aitemnya membuat rumah dhuafa, Alhamdulillah sudah kita jalankan.&#8221; Tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Saat ini masih banyak jalan lingkungan di Aceh Utara belum tersentuh perhatian dari pemerintah khususnya disektor pengaspalan. Pasalnya, jalan lingkungan merupakan jalan akses untuk kelancaran aktifitas yang tujuannya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. Mudahan, Geuchik Lhok Sutuy, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, saat dijumpai oleh media, Kamis ( 28\/9\/2016 ), mengeluh, tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":9579,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[40],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/09\/IMG_20170928_124410.jpg?fit=640%2C360&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Karena Bosan Hirup debu, Masyarakat Baktiya Tuntut Pengaspalan Jalan Lingkungan - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Saat ini masih banyak jalan lingkungan di Aceh Utara belum tersentuh perhatian dari pemerintah khususnya disektor pengaspalan. Pasalnya, jalan lingkungan merupakan jalan akses untuk kelancaran aktifitas yang tujuannya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. Mudahan, Geuchik Lhok Sutuy, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, saat dijumpai oleh media, Kamis ( 28\/9\/2016 ), mengeluh, tentang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-28T05:46:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/09\/IMG_20170928_124410.jpg?fit=640%2C360&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/09\/IMG_20170928_124410.jpg?fit=640%2C360&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":360},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/\",\"name\":\"Karena Bosan Hirup debu, Masyarakat Baktiya Tuntut Pengaspalan Jalan Lingkungan - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-09-28T05:46:24+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-28T05:46:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/karena-bosan-hirup-debu-masyarakat-baktiya-tuntut-pengaspalan-jalan-lingkungan\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\",\"name\":\"M Azhar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a89b264d1faa7a062ab293ff2419f6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Azhar\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":9578,"position":0},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12708,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kasat-lantas-polres-aceh-besar-over-kapasitas-sebakan-tumpahnya-minyak-cpo-di-badan-jalan\/","url_meta":{"origin":9578,"position":1},"title":"Kasat Lantas Polres Aceh Besar: Over Kapasitas, Sebakan Tumpahnya Minyak CPO Di Badan Jalan","date":"31 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BESAR - Antrian panjang sempat terjadi di Gunung Paro, Kabupaten Aceh Besar, pagi tadi, yang disebabkan, tumpahnya minyak CPO pada badan jalan, sehingga menyebabkan para pengemudi kendaraan harus rela menunggu untuk bergantian melewati lokasi jalan itu, Minggu (3\/3\/2019). Menurut pengakuan Bambang (38), salah satu pengemudi lintas kepada buanaindonesia.co.id,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Besar&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/antrian-panjang.jpg?fit=640%2C432&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":9578,"position":2},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12868,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/buka-puasa-polres-aceh-jaya-bersama-anak-yatim\/","url_meta":{"origin":9578,"position":3},"title":"Buka Puasa Polres Aceh Jaya Bersama Anak Yatim","date":"15 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Keluarga besar Polres Aceh Jaya melaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim, Forkopimda, PWI Aceh Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat di Mapolres Aceh Jaya, Selasa (14\/5\/2019) petang. Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kabag Sumda, Akp. Yusuf Hariadi, kepada buanaindonesi.co.id, menjelaskan, buka puasa bersama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto saat memberikan uang santunan kepada anak yatim","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/kapolres-1.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":9578,"position":4},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10716,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kammi-aceh-deklarasi-tuanku-untuk-jadi-ketua-kammi-pusat\/","url_meta":{"origin":9578,"position":5},"title":"KAMMI Aceh Deklarasi Tuanku Untuk Jadi Ketua KAMMI Pusat","date":"20 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID Banda Aceh - Ketua Umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Aceh Tuanku Muhammad didukung maju di Pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI mendatang di Muktamar X yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang di Sumatera Utara.\u00a0 Deklarasi dukungan kepada Tuanku Muhammad tersebut digelar hari ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171121-WA0001.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9578"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9578"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9580,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9578\/revisions\/9580"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9579"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}