{"id":9851,"date":"2017-10-09T12:16:33","date_gmt":"2017-10-09T05:16:33","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=9851"},"modified":"2017-10-09T12:16:33","modified_gmt":"2017-10-09T05:16:33","slug":"surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/","title":{"rendered":"Surat Terbuka Dari Keluarga Korban Transfusi Darah Untuk Pemerintah Aceh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UATARA &#8211; Badriah Korban transfusi Darah di Rumah Sakit Milik PT Arun dan saat ini telah di kelola oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, saat ini kondisinya makin memperihatinkankan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karnanya, untuk\u00a0mendapatkan keadilan anak korban Musliadi Salidan, Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, melalui media mengirim surat untuk Pemerintah Aceh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut isi surat yang ditulisnya.: Bismillahirrahmannirrahim<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Assalamualaikum wr wb<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salam hormat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya saya minta maaf, jika lancang menulis surat untuk orang yang saya hormati di Aceh, Bapak Gubernur Irwandi Yusuf adalah kebanggaan kami sebagai putra dan putri Aceh. Bapak gubernur adalah anugerah kami dalam keteladanan, kami selalu bangga sebagai rakyat bapak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bapak gubernur sangat luar biasa mengawal pemerintahan dan kesejahteraan rakyatnya, pun kepada masyarakat kecil, Bapak Gubenur mempelopori pendidikan dan kesehatan gratis di Indonesia. Kami bangga pada bapak!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya sudah tidak tahu lagi harus memulai dari mana untuk bercerita. Sungguh derita ini sangat menyiksa. Andaikan air mata bukanlah ciptaan Allah, sungguh sudah keringlah Krueng Pasee, bersebab di tiap doa yang saya panjatkan, selalu berharap hadirnya keadilan untuk kami, khususnya untuk ibu saya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkenalkan, nama saya Musliadi, anak dari seorang ibu bernama Badriah Daud, korban salah transfusi darah di RS Arun, Lhokseumawe, yang kini harus menderita karena kesalahan oknum paramedis di sana. Baiklah saya akan bercerita sedikit tentang kisah pilu itu:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setahun yang lalu, ibu saya (Badriah Daud) berobat ke RS Arun. Namun ketika itu terjadilah kemalangan, paramedis di sana melakukan kesalahan fatal. Mereka salah mentranfusi darah ke tubuh orang tua kami. Beliau bergolongan darah O, tapi yang ditranfusi adalah darah B. Peristiwa itu terjadi pada 29 Februari 2016 sekitar pukul 14.00 WIB, ibunda dibawa ke RS Arun atas keluhan diabetes. Hasil pemeriksaan, ibunda harus dirawat inap. Beberapa hari dirawat, jempol kaki ibunda makin membengkak. Hasil konsultasi, dokter bedah menyatakan harus dilakukan operasi untuk pembersihan. Pada 3 Maret 2016, Ibunda dioperasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua jam setelah dioperasi, tanpa konfirmasi pada pihak keluarga, dilakukan transfusi darah. \u201cSaat itu keluarga sempat melihat, darah yang ditransfusi golongan B. Keluarga tidak tahu saat itu sudah terjadi kesalahan, karena keluarga belum tahu golongan darah ibu ternyata O<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat proses transfusi berlangsung, ibunda langsung kejang-kejang, menggigil kedinginan dan keluar keringat hingga pingsan. Tapi saat itu transfusi darah tetap dilanjutkan hingga habis satu kantong. \u201cBesoknya, kondisi ibunda masih lemah, mual, dan terus muntah-muntah. Tanggal 7 Maret, ibu diintruksikan pulang walaupun masih mual dan muntah-muntah,\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah pulang, pada 8 Maret 2016 pukul 20.30 WIB, ibunda kembali kejang-kejang hingga pingsan, dan langsung dibawa kembali ke RS Arun. \u201cSaat diperiksa lagi, dikatakan gula drop sehingga dirawat di ruang Kondesat. Selama dirawat di situ kondisi ibu makin lemah, bahkan sempat muntah darah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian esoknya, Ibunda harus dirawat di ICU. Sehari kemudian kembali mengalami kejang-kejang hingga pingsan lagi. \u201cPada malam 10 Maret itulah datang petugas medis dan meminta kami mempersiapkan ibu untuk menjalani cuci darah dengan darah O. Saat itulah keluarga baru tahu, ternyata saat transfusi pertama kali salah karena dengan golongan B,\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat mengetahui ada perbedaan antara golongan darah yang diminta pertama dan untuk kebutuhan cuci darah, keluarga langsung mengcek ke UTD PMI Aceh Utara. Di sana kami mendapat informasi bahwa darah yang diberikan pertama kali untuk ibunda golongan darah B. \u201cAtas dasar itu, tanggal 13 Maret 2016 kami melapor ke polisi didampingi LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe,\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan tiga tersangka, dua petugas Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Aceh Utara, dan seorang petugas\/perawat RS Arun.<br \/>\nnamun sungguh terlalu walau sudah berlangsung nyaris dua tahun, tak kunjung datang pertangung jawaban dari mereka. Berkali-kali kami sudah berteriak, namun semua teriakan itu raib bersama angin yang menghempas \u201ckemunafikanya\u201d manusia<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disaat kondisi kesehatan beliau kadang menurun. terpaksa keluarga memilih untuk merawat Ibunda sendiri di rumah walaupun ilmu dan peralatan medis yang masih sangat terbatas. Rasa sedih melihat kondisi ibunda terus begini selaku anak sudah sangatlah pasti. namun apa boleh buat tiada tempat untuk kami mengadu dan berharap belas kasih. Karena keluarga kami bukan dari lingkar kekuasaan. maka jalannya tidaklah selalu mudah, untuk berobat saja harus dengan kartu BPJS miskin yang dibagikan dikampung tempat tinggal kami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Segala usaha dan upaya sudah kami tempuh demi untuk kesembuhan ibunda yang kami cintai. namun Allah Swt belum memberikan mukjizatnya kepada kami dan kondisi beliau semakin hari semakin-kian melemas<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hari-hari ini, ibu saya sudah tidak mampu lagi pulih seperti sediakala. Ia sudah harus menghabiskan hari-hari tuanya di tempat tidur. Bilapun hendak melangkah, itupun sudah tidak bisa hanya mampu berdoa semoga keadilan itu datang kepada nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kami hanya rakyat kecil, kami tak tau kepada siapa kami mengadu segala harapan dan tumpuan kami kepada bapak selaku pemimpin kami<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dewantara 06 Oktober 2017<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">kiriman Musliadi Salidan, Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhokseumawe<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UATARA &#8211; Badriah Korban transfusi Darah di Rumah Sakit Milik PT Arun dan saat ini telah di kelola oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, saat ini kondisinya makin memperihatinkankan. Karnanya, untuk\u00a0mendapatkan keadilan anak korban Musliadi Salidan, Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, melalui media mengirim surat untuk Pemerintah Aceh. Berikut isi surat yang ditulisnya.: Bismillahirrahmannirrahim Assalamualaikum wr [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":9852,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[40],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171009_120645.jpg?fit=640%2C446&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Surat Terbuka Dari Keluarga Korban Transfusi Darah Untuk Pemerintah Aceh - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UATARA &#8211; Badriah Korban transfusi Darah di Rumah Sakit Milik PT Arun dan saat ini telah di kelola oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, saat ini kondisinya makin memperihatinkankan. Karnanya, untuk\u00a0mendapatkan keadilan anak korban Musliadi Salidan, Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, melalui media mengirim surat untuk Pemerintah Aceh. Berikut isi surat yang ditulisnya.: Bismillahirrahmannirrahim Assalamualaikum wr [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-09T05:16:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171009_120645.jpg?fit=640%2C446&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"446\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171009_120645.jpg?fit=640%2C446&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":446},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/\",\"name\":\"Surat Terbuka Dari Keluarga Korban Transfusi Darah Untuk Pemerintah Aceh - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-10-09T05:16:33+00:00\",\"dateModified\":\"2017-10-09T05:16:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/surat-terbuka-dari-keluarga-korban-transfusi-darah-untuk-pemerintah-aceh\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12838,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polem-muda-ahmad-yani-tuduhan-kepada-plt-gubernur-aceh-sangat-disayangkan\/","url_meta":{"origin":9851,"position":0},"title":"Polem Muda Ahmad Yani: Tuduhan Kepada Plt Gubernur Aceh, Sangat Disayangkan","date":"2 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, BANDA ACEH - DPP Forkab Aceh, sangat menyayangkan segala tuduhan Abu Alek, yang ditujukan kepada Plt Gubenur Aceh, Bapak Nova Iriansyah, \"Apa yang disampaikan Abu Alek tentang Plt Gubernur Aceh, abai dan ikut menelantarkan relawan Irwandi-Nova. Tidak lah benar. sebab, Plt Gubenur itu sangat welcome. serta menerima aspirasi dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"Ketua FORKAB Aceh Jaya","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/aceh.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/forkab-aceh-capres-01-jokowi-amin-harus-menang-di-aceh\/","url_meta":{"origin":9851,"position":1},"title":"FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma'ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8\/4\/2019) Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-3.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":9851,"position":2},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10716,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kammi-aceh-deklarasi-tuanku-untuk-jadi-ketua-kammi-pusat\/","url_meta":{"origin":9851,"position":3},"title":"KAMMI Aceh Deklarasi Tuanku Untuk Jadi Ketua KAMMI Pusat","date":"20 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID Banda Aceh - Ketua Umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Aceh Tuanku Muhammad didukung maju di Pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI mendatang di Muktamar X yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang di Sumatera Utara.\u00a0 Deklarasi dukungan kepada Tuanku Muhammad tersebut digelar hari ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171121-WA0001.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13117,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pelaku-pengibaran-bendera-bulan-bintang-di-lhokseumawe-ditangkap-polisi-sita-pistol-m1911-siap-tembak\/","url_meta":{"origin":9851,"position":4},"title":"Pelaku Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Lhokseumawe Ditangkap, Polisi Sita Pistol M1911 Siap Tembak","date":"26 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID LHOKSEUMAWE- Aparat Polres Lhokseumawe mengamankan seorang pelaku aksi pengibaran Bendera Bulan Bintang di Simpang Kandang, Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (25\/12\/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sepucuk senjata api jenis pistol M1911 siap tembak yang dibawa pelaku. Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/12\/Presrilis.jpg?fit=480%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12725,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-jaya-persiapkan-kedatangan-uas\/","url_meta":{"origin":9851,"position":5},"title":"Pemkab Aceh Jaya Persiapkan Kedatangan UAS","date":"2 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan pertemuan bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Jaya, beretempat di ruang konpres pemkab, lantai III, Kantor Bupati Aceh Jaya, Selasa (2\/4\/2019). Teuku Irfan TB, Bupati Aceh Jaya, yang didampingi, Sekda Mustafa, Kepala SKPK dan Kacab BPD Aceh Jaya mengatakan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Aceh Jaya (tengah) Bersama Sekda Mustafa (Kanan) didampingi Kepala Satpol PP Aceh Jaya( Kiri kedua) dan Kadis Infokom (Kiri pertama) saat konpres di hadapan wartawan Aceh Jaya (Balai PWI Aceh Jaya).","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9851"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9851"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9851\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9853,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9851\/revisions\/9853"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}