{"id":9968,"date":"2017-10-14T00:29:14","date_gmt":"2017-10-13T17:29:14","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=9968"},"modified":"2017-10-14T00:36:51","modified_gmt":"2017-10-13T17:36:51","slug":"diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/","title":{"rendered":"Diduga Oknum Pegawai Kebersihan Rumah Sakit ini Pegang &#038; Emut Kepunyaan Pasien"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH &#8211;\u00a0FS (17), pasien\u00a0Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. diduga menjadi korban pelecehan seksual dari oknum pegawainya berinisial\u00a0SR (19).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa dugaan pelecehan seksual oleh oknum pegawai rumah sakit itu dialami korban ketika usai menjalani operasi\u00a0THT di rumah sakit plat merah itu. Kejadian tersebut diketahui pihak keluarga korban pada 5 Oktober 2017, sekira pukul 13.00 WIB, melalui pengakuan korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Anak saya mengaku diremas -remas dan dihisap bagian atas perutnya oleh pelaku,&#8221; ungkap keluarga korban, Rahayu, awak media dan disaksikan Advokad YARA, Zubir SH, Rabu Malam 11 Oktober 2017.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayu menuturkan, saat pelecehan berat itu terjadi, keponakannya dalam keadaan baru siuman dan tidak dapat membela diri, akibat masih dibawah pengaruh obat pasca operasi yang baru saja dijalaninya. Sedangkan dalam masa itu, biasanya pihak keluarga tidak dibenarkan menjaga pasien dalam ruang dan jarak tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Dia panggil saya, dia bilang &#8216;Bun, punya kakak dipegang -pegang dan dihisap. Mulanya saya tidak yakin, tapi dia terus berupaya meyakinkan saya, sampai akhirnya saya panggil perawat, &#8221; ungkap Ayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, FS juga menjelaskan kepada Ayu, usai pelaku meremas dan menghisap bagian atas tubuh korban, pelaku sempat memperbaiki selang oksigen yang terpasang pada hidung korban, menutup tirai ruangan dan kemudian kembali mengulangi aksi bejadnya lebih jauh lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Pelaku sempat bilang, gimana enak oksigen? kemudian dia tutup tirai ruangan, lalu dia lanjutkan lagi aksi bejadnya itu. Sementara itu, anak saya memakinya dalam hati, namun dia tidak berdaya, suaranya tidak keluar dan dia tidak mampu menggerakkan tubuhnya sedikitpun,&#8221; ungkap Ayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah peristiwa itu berlangsung, FS mengeluhkan rasa nyeri di bagian dadanya kepada Ayu, dan FS sempat mengungkap ciri pelaku lewat baju yang dikenakan pelaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dia bilang itunya nyeri, dan dia juga bilang pelaku menggunakan baju warna hijau, tapi saat saya minta contoh baju ke pihak RS, mereka menolak,&#8221; kata Ayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkejut akibat peristiwa itu, Ayu pun langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak RS, keesokan harinya, 6 Oktober 2017, Ayu beserta pihak keluarga korban bertemu dengan Direktur dan sejumlah Staf RSUDZA. Dalam pertemuan itu menurut Ayu, Direktur RSUDZA menawarkan upaya damai dan menyelesaikannya secara kekeluargaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya masih ingat, Direktur RSUDZA bilang, &#8216;saya sudah campakkan itu pelaku, sudah saya kembalikan ke mamak -bapaknya, saya nggak mau lihat muka dia lagi,&#8217; dan dia juga bilang, pihak manajemen RSUDZA minta maaf, ya intinya mereka minta maaf, namun tidak mengungkap siapa pelaku dan tidak menghadirkannya,&#8221; terang Ayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayu sendiri mengaku sangat kecewa, karena pihak RSUDZA dan perusahaan penyedia tenaga kerja Outsourching yang menyodorkan tenaga kerja kontrak di rumah sakit itu, terkesan memandang sepele kejahatan seksual yang dialami keponakannya yang masih dibawah umur tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Kami sangat sedih dan kecewa, mereka hanya minta maaf, keponakan saya sudah kacau psikologisnya begini, mereka hanya minta maaf, bagaimana kalau anak mereka yang mengalaminya, apa cukup hanya dengan minta maaf?&#8221; ketus Ayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayu mengungkapkan, akhirnya pihaknya sempat bertemu dengan pihak keluarga pelaku, bahkan dengan pelaku sendiri yang pada saat itu sempat mengakui semua perbuatannya, namun upaya damai pun akhirnya terbentur jalan buntu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Di depan kami, pelaku sempat mengakui semua perbuatannya dan minta maaf, demikian juga dengan keluargnya, namun kami berat menerima kejadian ini begitu saja, karena keluarga terutama anak kami sangat terpukul akibat trauma berat&#8221; ungkap Ayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakannya, Pihak keluarga korban mengatakan telah melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual oknum petugas kebersihan RSUDZA itu ke Polda Aceh pada Senin 9 Oktober 2017 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Korban ingin pelaku diproses hukum, kami sudah lapor, dan kami mendesak pihak kepolisian membantu segera menangkap pelaku, kami khawatir dia melarikan diri,&#8221; tegas Ayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu menurut informasi keluarga, korban sudah keluar dari RS sejak 6 Oktober lalu, dan sempat dibawa ke psikolog akibat trauma berat yang dialaminya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan saat media ini hendak mengkonfirmasi informasi tersebut ke Dirut RSUDZA, Kamis (12\/10\/2017) media ini diminta menunggu, sebab saat itu pihak direksi sedang memimpin rapat dan kemungkinan akan berlangsung hingga sore hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Pak Dirut sedang rapat pak, mungkin sampai sore, nanti kami sampaikan kepada beliau, sebab kami tidak tahu persis persoalannya, mungkin anda bisa kembali lagi atau nanti kami kabari,&#8221; kata Staf Humas RSUZA, Anton, yang tak lama dihampiri Kasubag Humas RSUDZA, Rahmadi,Skm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian sekira pukul 20.00 WIB, Direktur RSUDZA dr. Fachrul Jamal, Sp.An.KIC, melalui Staf Humasnya, Anton, menghubungi media ini melalui telepon seluler dan membenarkan telah terjadinya pelecehan terhadap pasien yang dilakukan petugas kebersihan di RS tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Benar kejadian itu memang ada, ini saya hanya mencuplik keterangan Direktur saya. Kedepan kita akan lebih berhati &#8211; hati lagi soal tenaga kerja dari rekanan, dan itu petugas kebersihan hanya bertugas sesuai tugasnya saja, tidak ada hubungannya dengan pasien,&#8221; ujar Anton mengutip pesan Direktur RSUDZA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anton melanjutkan menurut Direktur RSUDZA, sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan keluarga korban untuk tidak menaikkan masalah ini, dan sudah dimediasi untuk jalan damai dan komit tidak mempublikasikannya ke media, sebab kasihan korban dan keluarga,&#8221; terang Anton meneruskan pesan Direktur RSUDZA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anton menegaskan, bahwa pihak RSUDZA melalui kebijakan direksi juga sudah menindak pelaku dan menegur pihak rekanan penyedia tenaga kerja.&#8221;Sebagai tanggungjawab moral dari RSUDZA, pihak manajemen tidak mengizinkan lagi pelaku bekerja di rumah sakit, dan juga sudah menegur pihak rekanan, kita juga sudah menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada keluarga korban saat itu,&#8221; kata Anton mengutip pernyataan Direktur RSUDZA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun mengenai upaya pihak korban melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, menurut Anton itu merupakan hak keluarga korban tersebut. &#8220;Itu kan hak keluarga korban, cuma komitmennya sebelumnya kan tidak dipublikasi,&#8221; ujar Anton setelah kembali berupaya menghubungi pihak keluarga korban satu jam sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, media ini juga sempat berupaya menggali informasi dari berbagai sumber yang ada di rumah sakit tersebut, terutama dari beberapa ruangan yang diduga sebagai tempat kejadian. Dari penelusuran itu, media ini berhasil memperoleh informasi bahwa kejadian tersebut diketahui beberapa petugas RSUDZA tempat FS pernah dirawat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Ya, kami tahu kejadian itu, tapi kami tidak lihat, coba tanyakan ke ruang operasi, sebab bukan di ruang ini,&#8221; kata petugas bagian informasi salah satu ruang pemulihan pasca operasi di RSUDZA yang tidak ingin dipublikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di ruang lain, media ini sempat menanyakan ke beberapa petugas yang menolak berkomentar soal pertanyaan yang diajukan. Petugas informasi di ruangan tersebut juga sempat meminta identitas jurnalis, namun tidak memberi keterangan apapun. &#8220;Sebaiknya bapak temui dan tanyakan ke atasan kami,&#8221; sebut petugas wanita tersebut. Namun saat itu pihak atasan yang dimaksud sedang tidak berada di tempat karena jadwal makan siang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH &#8211;\u00a0FS (17), pasien\u00a0Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. diduga menjadi korban pelecehan seksual dari oknum pegawainya berinisial\u00a0SR (19). Peristiwa dugaan pelecehan seksual oleh oknum pegawai rumah sakit itu dialami korban ketika usai menjalani operasi\u00a0THT di rumah sakit plat merah itu. Kejadian tersebut diketahui pihak keluarga korban pada 5 Oktober [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":9977,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[236],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171013_211620.jpg?fit=640%2C419&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diduga Oknum Pegawai Kebersihan Rumah Sakit ini Pegang &amp; Emut Kepunyaan Pasien - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH &#8211;\u00a0FS (17), pasien\u00a0Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. diduga menjadi korban pelecehan seksual dari oknum pegawainya berinisial\u00a0SR (19). Peristiwa dugaan pelecehan seksual oleh oknum pegawai rumah sakit itu dialami korban ketika usai menjalani operasi\u00a0THT di rumah sakit plat merah itu. Kejadian tersebut diketahui pihak keluarga korban pada 5 Oktober [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-13T17:29:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-10-13T17:36:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171013_211620.jpg?fit=640%2C419&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"419\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171013_211620.jpg?fit=640%2C419&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":419},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/\",\"name\":\"Diduga Oknum Pegawai Kebersihan Rumah Sakit ini Pegang & Emut Kepunyaan Pasien - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-10-13T17:29:14+00:00\",\"dateModified\":\"2017-10-13T17:36:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/diduga-oknum-pegawai-rumah-sakit-ini-pegang-emut-kepunyaan-pasien\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/99820cca361fe8e06ead37f829a0a146\",\"name\":\"M Sujoko Bagus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c8bbef442fac47b63fb87e070daa11e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Sujoko Bagus\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12266,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wartawan-barat-selatan-gelar-aksi-solidaritas-korban-rekan-se-profesi\/","url_meta":{"origin":9968,"position":0},"title":"Wartawan Barat Selatan Gelar Aksi Solidaritas Korban Rekan se Profesi","date":"27 November 2018","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, NAGAN RAYA-Wartawan dari beberapa media menggelar aksi Solidaritas di Tugu Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Selasa (27\/11\/2018). Aksi ini di gelar sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kekerasan yang terjadi kepada wartawan. Dan berujung pembunuhan, yang dialami dua orang jurnalis beberapa pekan lalu. Kedua jurnalis itu, ialah Abdullah Fithri\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2018\/11\/Aceh-5.jpg?fit=640%2C415&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":8961,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/beli-daging-rumah-terbakar\/","url_meta":{"origin":9968,"position":1},"title":"Beli Daging Rumah Terbakar","date":"31 Agustus 2017","format":false,"excerpt":"BANAINDONESIA. BERITA62ID, ACEH - Satu unit rumah dan sebuah sepeda motor milik Alamsyah Panjaitan di dusun indah Subulussalam Utara Kec.Sp. Kiri Kota Subulussalam hangus di lahap sijago merah sore ini kamis (31\/08) Menurut keterangan warga sekitar pukul 17.10 wib api terlihat keluar dari atap rumah tersebut membumbung tinggi. Saat kejadian\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam Peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/08\/IMG-20170831-WA0036.jpg?fit=640%2C351&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":9968,"position":2},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13108,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/oknum-ketua-gapoktan-desa-sejagung-diduga-tidak-profesional-petani-resah\/","url_meta":{"origin":9968,"position":3},"title":"Oknum Ketua Gapoktan Desa Sejagung Diduga Tidak Profesional, Petani Resah","date":"1 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN\u2014 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Garuda Indonesia (LGI) mengungkap temuan mengejutkan terkait kinerja Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sejagung, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Berdasarkan hasil monitoring lapangan yang dilakukan pada Jumat (29\/11), Gapoktan Sejagung dinilai tidak memiliki aktivitas nyata serta gagal menjalankan peran strategisnya sebagai motor penggerak\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/11\/IMG_20251201_000058.jpg?fit=640%2C362&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12838,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/polem-muda-ahmad-yani-tuduhan-kepada-plt-gubernur-aceh-sangat-disayangkan\/","url_meta":{"origin":9968,"position":4},"title":"Polem Muda Ahmad Yani: Tuduhan Kepada Plt Gubernur Aceh, Sangat Disayangkan","date":"2 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, BANDA ACEH - DPP Forkab Aceh, sangat menyayangkan segala tuduhan Abu Alek, yang ditujukan kepada Plt Gubenur Aceh, Bapak Nova Iriansyah, \"Apa yang disampaikan Abu Alek tentang Plt Gubernur Aceh, abai dan ikut menelantarkan relawan Irwandi-Nova. Tidak lah benar. sebab, Plt Gubenur itu sangat welcome. serta menerima aspirasi dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"Ketua FORKAB Aceh Jaya","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/aceh.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12725,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pemkab-aceh-jaya-persiapkan-kedatangan-uas\/","url_meta":{"origin":9968,"position":5},"title":"Pemkab Aceh Jaya Persiapkan Kedatangan UAS","date":"2 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan pertemuan bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Jaya, beretempat di ruang konpres pemkab, lantai III, Kantor Bupati Aceh Jaya, Selasa (2\/4\/2019). Teuku Irfan TB, Bupati Aceh Jaya, yang didampingi, Sekda Mustafa, Kepala SKPK dan Kacab BPD Aceh Jaya mengatakan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Aceh Jaya (tengah) Bersama Sekda Mustafa (Kanan) didampingi Kepala Satpol PP Aceh Jaya( Kiri kedua) dan Kadis Infokom (Kiri pertama) saat konpres di hadapan wartawan Aceh Jaya (Balai PWI Aceh Jaya).","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9968"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9968"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9968\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9982,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9968\/revisions\/9982"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}