{"id":9988,"date":"2017-10-14T09:49:22","date_gmt":"2017-10-14T02:49:22","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=9988"},"modified":"2017-10-14T09:49:22","modified_gmt":"2017-10-14T02:49:22","slug":"ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/","title":{"rendered":"Ketua  Forum Kechik Kecamatan Tanah Jambo Aye Sesalkan atas Pernyataan Sikap  LSM MATA"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Nasir Selaku Ketua Forum Keuchik Tanah Jambo Aye menyesalkan adanya pernyataan Alfian selaku ketua LSM MATA di sebuah media online. Tentang kegiatan Bimtek para Keuchik\u00a0 Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara di Yogyakarta\u00a0 pada rabu 04 Oktober 2017 lalu.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pernyataannya ketua LSM MATA mendesak supaya Bupati Aceh Utara melakukan evaluasi dan segera menghentikan perjalanan (keuchik ke luar daerah), sebab kegiatan bimtek itu sendiri terjadi akibat adanya unsur paksaan dari dinas terkait dan pemerintah kabupaten setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut M Nasir Bimtek sangat perlu bagi para Keuchik, dengan tujuan untuk memahami sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat gampong dan contoh teladan dari daerah yang sudah maju seperti Kelurahan Ponggok Klanten, serta mamfaat dari bimtek tentang\u00a0 pengelolaan dana Desa bagi Keuchik dan aparatur gampong yang ada di Aceh Utara,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;jika pihak BPK\u00a0 ingin meng audit anggaran yang telah kami gunakan dalam bimtek, silakan saja itu adalah haknya, namun apa yang telah kami lakukan sudah sesuai dengan aturan nomor 43 tahun 2017. dan itu juga merupakan keputusan dalam RPJMG&#8221;. Kata Nasir saat dimintai komentarnya Jum&#8217;at (13\/10\/17).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, pada rabu 4 Oktober 2017\u00a0 dini hari, rombongannya berjumlah 91 orang terdiri dari 37 Kepala Desa (Keuchik) dan selebihnya Sekrektaris dan aparatur gampong\u00a0 diwilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye. &#8220;dari halaman Mesjid Raya Pase Kota Panton labu, pukul 1.00.Wib rabu dini hari, menuju medan dengan menumpangi 3 Bus angkutan umum, dan menjelang subuh kami baru\u00a0 tiba dibandara Internasional Airport Kualanamu.\u00a0selanjutnya pada pagi rabu\u00a0 (5\/10) sekira pukul 11.00 Wib, kami bersama rombongan diterbangkan menuju Yogyakarta\u00a0 dengan menumpangi pesawat citylink, selama tiga jam diudara, kami tiba dan mendarat dibandara pesawat Yogyakarta, pukul 14.00 Wib. kemudian rombongan kami dijemput oleh panitia pelaksana bimtek menggunakan bus\u00a0 dan membawa rombongan kami ketempat penginapan untuk\u00a0 beristirahat. sesampainya ditempat penginapan, diantara para keuchik menyelesaikan biaya\u00a0 administrasi\/sewa hotel\/makan minum selama tiga malam berturut-turut sebesar Rp 5,5\u00a0 juta perkamar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Anggaran yang kami gunakan sesuai kebutuhan, bukan seperti yang dikatakan saudara Alfian Rp 15 juta, tetapi sesuai keperluan untuk biaya transportasi dan konsumsi, misalnya\u00a0 antara gampong A dan B itu berbeda, karena dalam satu gampong kadang cuma dua orang yang ikut,&#8221;kata M Nasir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu kata Nasir, pada kamis (6\/10) pukul 9.00 Wib pagi rombongan kami diantar\u00a0 Kantor kelurahan kampung Ponggok Klanten, yaitu tempat dilaksanakan Bimtek, peserta saya perkirakan mencapai 250 orang, karena pada waktu yang bersamaan kala itu, ada para keuchik dari dari dua Kecamatan lainnya diaceh utara, yakni Kecamatan Sawang, dan Kecamatan Samudra Geudong,\u00a0 &#8220;tapi tempat penginapan antara rombongan kami berbeda dengan rombongan mereka, namun tempat pelatihannya satu ruangan bersama kami,&#8221;katanya yang turut dibenarkan Akmal Daud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua kordinator peserta bimtek Kecamatan Tanah Jambo Aye Akmal Daud juga menerangkan hal yang serupa, Akmal menegaskan, sangat menyesalkan atas pernyataan sikap saudara Alfian, terhadap sejumlah keuchik Tanah Jambo Aye, pernyataan yang dihembuskannya lewat sebuah media online bisa\u00a0 menimbulkan kegaduhan dimasyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini sungguh kita sayangkan. saya menduga selama ini ada pihak-pihak yang ingin mengkerdilkan para keuchik di Tanah Jambo Aye, seharus dalam RKPG beberapa waktu lalu saat pengajuan anggaran, kalau memang tidak bisa langsung saja dikomplin, kenapa setelah diputuskan baru timbul hal yang demikian, saya tetap\u00a0 pada prinsip, tidak membenarkan hal yang salah, dan menyalahkankan hal yang benar,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peraturan nomor 43 tahun 2017,\u00a0 kebutuhan untuk para keuchik yang ingin mengikuti bimtek diusulkan sesuai kebutuhan, selama tiga tahun keuchik mengelola dana Desa, di Jambo Aye belum pernah dilakukan pelatihan ya,\u00a0 sehingga kapan daerah kita bisa maju,&#8221;kata Akmal Daud<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia\u00a0 juga mengungkapkan, telah melihat banyak mamfaat atas ilmu yang diajarkan lewat Bimbingan Tehknik (Bimtek) di Yogyakarta, &#8220;disana dibahas\u00a0 tentang sistem pengelolaan DD\u00a0 dan ADG harus sesuai dengan Permendes. &#8220;Sehingga apa yang kita dapatkan disana bisa kita terapkan didaerah kita, disana kami belajar, bukan untuk main-main,&#8221;ungkap Akmal yang juga merupakan Sekdes Gampong Biara Timu,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Bayangkan diwilayah Klanten, Kelurahan Kampung Ponggok, Gaji Kepala desa dalam sebulan mencapai Rp 30 juta, begitu juga dengan Aparatur desanya, mereka mampu mandiri, dengan\u00a0 adanya Dana BUMdes\/BUMG. dengan\u00a0 modal Rp\u00a07 juta, mereka bisa menghasilkan Rp 1 milyar dalam setahun,\u00a0 nah ini yang belun pernah\u00a0 terjadi ditempat kita, setelah itu masalah pengelolaan\u00a0 dana Desa, antara Kades\/Sekdes\/dan aparatur desanya mereka bersatu kompak, tidak saling menghujat, dan menuding,&#8221;terang Akmal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumya Ketua LSM MATA pernah memberikan tanggapannya beberapa waktu lalu lewat sebuah media online, MATA, mendesak supaya Bupati Aceh Utara melakukan evaluasi dan segera menghentikan perjalanan (keuchik ke luar daerah), kata Alfian kepada GoAceh, Rabu (11\/10\/2017).MaTA,\u00a0 juga menilai kegiatan bimtek itu sendiri terjadi akibat adanya unsur paksaan dari dinas terkait dan pemerintah kabupaten setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dalam pengajuan anggaran program, tidak ada gampong yang mengusulkan untuk Bimtek. Tapi Pemkabnya mengarahkan supaya bisa jalan-jalan keluar daerah setiap tahun,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita bisa membayangkan, puluhan miliar dana dapat mereka kelola. Aceh Utara kan memiliki 852 desa. Kalau Rp15 juta saja per desa (untuk bimtek), sudah berapa? Siapa yang menjamin dana tersebut bisa dikelola dengan benar?&#8221;kata Alfian saat itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Nasir Selaku Ketua Forum Keuchik Tanah Jambo Aye menyesalkan adanya pernyataan Alfian selaku ketua LSM MATA di sebuah media online. Tentang kegiatan Bimtek para Keuchik\u00a0 Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara di Yogyakarta\u00a0 pada rabu 04 Oktober 2017 lalu. Dalam pernyataannya ketua LSM MATA mendesak supaya Bupati Aceh Utara melakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":9990,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[40],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171014_093749.jpg?fit=640%2C402&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketua Forum Kechik Kecamatan Tanah Jambo Aye Sesalkan atas Pernyataan Sikap LSM MATA - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Nasir Selaku Ketua Forum Keuchik Tanah Jambo Aye menyesalkan adanya pernyataan Alfian selaku ketua LSM MATA di sebuah media online. Tentang kegiatan Bimtek para Keuchik\u00a0 Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara di Yogyakarta\u00a0 pada rabu 04 Oktober 2017 lalu. Dalam pernyataannya ketua LSM MATA mendesak supaya Bupati Aceh Utara melakukan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-14T02:49:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171014_093749.jpg?fit=640%2C402&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"402\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/10\/IMG_20171014_093749.jpg?fit=640%2C402&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":402,\"caption\":\"M Nasir Ketua Forum Keuchik Kecamatan Tanah Jambo Aye, didampingi Akmal Daud Kordinator\\u00a0 Peserta Bimtek para Keuchik, saat memberikan keterangannya kepada buanaaceh.co.id (photo\/Azhar\/kamis\/12\/10)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/\",\"name\":\"Ketua Forum Kechik Kecamatan Tanah Jambo Aye Sesalkan atas Pernyataan Sikap LSM MATA - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-10-14T02:49:22+00:00\",\"dateModified\":\"2017-10-14T02:49:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/ketua-forum-kechik-kecamatan-tanah-jambo-aye-sesalkan-atas-pernyataan-sikap-lsm-mata\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\",\"name\":\"M Azhar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a89b264d1faa7a062ab293ff2419f6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Azhar\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12855,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/zamzami-st-caleg-dprk-raih-suara-terbanyak-di-dapil-2-dan-se-aceh-selatan\/","url_meta":{"origin":9988,"position":0},"title":"Zamzami, ST Caleg DPRK Raih Suara Terbanyak Di Dapil  2  Dan Se &#8211; Aceh Selatan","date":"8 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Pemilu 2019 menjadi kejayaan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Aceh Selatan. Perolehan Suara Calon Angota Legislatif (Caleg) DPRK Aceh Selatan terbanyak diraih politisi PKPI, yakni Zamzami, ST. Zamzami ST, selaku ketua Partai PKPI Aceh Selatan dan Caleg Incumbent Dapil 2 nomor urut 1,\u00a0 mengklaim berhasil meraih\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/05\/aceh-2.jpg?fit=640%2C618&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10716,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/kammi-aceh-deklarasi-tuanku-untuk-jadi-ketua-kammi-pusat\/","url_meta":{"origin":9988,"position":1},"title":"KAMMI Aceh Deklarasi Tuanku Untuk Jadi Ketua KAMMI Pusat","date":"20 November 2017","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID Banda Aceh - Ketua Umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Aceh Tuanku Muhammad didukung maju di Pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI mendatang di Muktamar X yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang di Sumatera Utara.\u00a0 Deklarasi dukungan kepada Tuanku Muhammad tersebut digelar hari ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banda Aceh&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG-20171121-WA0001.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/forkab-aceh-capres-01-jokowi-amin-harus-menang-di-aceh\/","url_meta":{"origin":9988,"position":2},"title":"FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh","date":"10 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma'ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8\/4\/2019) Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-3.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":9988,"position":3},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":9988,"position":4},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":9988,"position":5},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9988"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9988"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9988\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9993,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9988\/revisions\/9993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}