1 Unit Rumah Kayu di Seumantok Musnah Dilalap Si Jago Merah

6.001 dibaca
Bupati Aceh Jaya, saat penyerahan bantuan masa panik.
Bupati Aceh Jaya, saat penyerahan bantuan masa panik

BUANAINDONESIA.CO ID, ACEH JAYA – Satu unit rumah panggung berkontruksi kayu, milik Yuwaddi Nur (41), warga Desa Seumantok, Kecamatan Sampoinet, Kabupaten Aceh Jaya, yang dihuni 6 jiwa, Selasa (19/03/2019) pukul 08.57 WIB, musnah di lalap si jago merah.

Menurut keterangan yang dihimpun buanaindonesia.co.id di lokasi, api diduga berasal dari konslet listrik yang sangat cepat merambat pada rumah berkontruksi kayu itu.

Ismunaidi salah satu saksi mata. menerangkan
Saat itu, dia mendengar kegaduhan dari warga yang berteriak kebakaran. Namun saat itu kobaran api cepat membesar di seluruh bagian rumah tersebut. Sementara pemilik rumah sedang tidak ditempat. “besarnya kobaran api yang sudah membumbung tinggi, tidak mampu ditaklukan warga setempat. Bahkan, Seluruh barang milik Yuwaddi Nur, musnah dilalap si jago merah. Hanya baju di badan yang tertinggal,” katanya Ismunaidi.

Api berhasil dipadamkan, dengan cara manual oleh warga masyarakat setempat, disebabkan unit pemadam kebakaran yang tidak bisa menulusuri ke daerah ini, tambah dia kepada buanaindonesia.co.id

Sementara, Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB, saat mengantarkan bantuan masa panik, laporan yang kita terima, sebut bupati, rumah itu milik Yuwaddi Nur, pekerjaan wiraswasta, dihuni oleh enam jiwa. “Saat musibah kebakaran yang terjadi, satu harta pun tidak tersisa dan bisa diselamatkan. Hanya baju di badan saja. Kami Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, turut berduka dengan musibah yang dialami warga masyarakat Aceh Jaya ini” tutur Bupati Teuku Irfan.

Selain itu, kata Irfan, untuk bantuan masa panik ini, selain bantuan yang sekarang kita berikan, seperti sembako, uang dan lainnya. Besok melalui BPBK, akan kita buatkan rumah darurat untuk tempat tinggal sementara bagi mereka,” pungkas Bupati Aceh Jaya.

Untuk penyebab kebakaran, sambung Irfan TB, masih diselidiki oleh pihak keamanan. “Dugaan sementara, kebakaran akibat dari arus pendek listrik,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, kata bupati. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Korban saat ini mengungsi di rumah tetangga, tutup Bupati Irfan TB.

Bagaimana Menurut Anda?