7 Partai ini Gagal Ikuti Pemilu 2019 Di Aceh Jaya

14.456 dibaca
Sekretaris KIP Aceh Jaya Rasyidin
Sekretaris KIP Aceh Jaya Rasyidin

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Dari 20 partai politik peserta Pemilu, di Kabupaten Aceh Jaya, hanya 13 partai dinyatakan lolos. Sedangkan 7 partai lainnya gagal mengikuti ajang pemilihan umum Legislatif yang akan digelar 2019 nanti.

Rasyidin, Sekretaris  KIP Kabupaten Aceh Jaya, saat disambangi di ruang kerjanya Rabu (18/7/2018) mengatakan, untuk Aceh Jaya sampai batas terakhir malam tadi, Selasa, 17 Juli, pukul 00.00 Wib, hanya 13 partai politik yang datang menyerahkan berkas para Bacalegnya, ujar dia.

Hanya 13 parpol saja yang melengkapi persyaratan untuk mengikuti pemilihan umum legislatif 2019, yaitu :

1. PA

2. DEMOKRAT

3. GOLKAR

4. PNA

5. GERINDRA

6. PKS

7. PPP

8. NASDEM

9. BERKARYA

10. PDI – P

11. PAN

12. PDA

13. SIRA

Sedangkan 7 parpol lainya tidak mendaftarkan para Bacalegnya sampai dengan batas akhir pendaftaran yang ditentukan. “7 parpol tersebut sah tidak dapat mengikuti ajang Pemilu Legislatif tahun 2019 nanti”, tegas Rasyidin.

Dia juga mengatakan, sebelum batas masa akhir pendaftaran pihaknya sudah menghubungi nomor – nomor telepon seluler dari tujuh pimpinan partai tersebut, tetapi banyak yang tidak tersambung, tandas dia.

“Hanya dua partai saja yang menjawab, yaitu PSI dan PKB dengan menyatakan tidak menyertakan Bacalegnya pada Pemilu 2019 ini,” paparnya.

Berikut 7 nama partai politik yang tidak dapat mengikuti Pemilu 2019 :

1. PERINDO

2. PBB

3. PKB

4. PKPI

5. PSI

6. GARUDA

7. HANURA

Diantara 13 partai politik yang turut mendaftarakan Bacalegnya sambung dia, hanya Partai Berkarya yang paling sedikit mengikuti para bacalegnya, hanya di dapil Aceh Jaya 3, dan dikuti oleh beberapa partai lainnya, PDI -P sebanyak 8 orang di dapil Aceh Jaya 2, dan 3, sedangkan dapil 1 dan 4 kosong. PKS mengajukan 14 orang bacalegnya untuk 3 dapil. Dapil 1, 3 dan 4, untuk dapil 2 kosong.

Sedangkan total keseluruhan bacaleg dari 13 partai, lebih lanjut dikatakan, berjumlah 213 orang. 82 diantaranya perempuan. Saat ini KIP masih melakukan proses verifikasi.

Rasyidin menambahkan, mulai tanggal 22 hingga 31 juli 2019 mendatang, pihaknya akan memberikan masa perbaikan dan pergantian caleg kepada partai yang telah mendaftar.

Kepada pihak partai, kata dia, agar pada jadwal tersebut bisa melakukan perbaikan jika ada yang kurang. Bersamaan dengan masa perbaikan itu, KIP juga akan menggelar tes uji baca Alquran bagi para bakal caleg, demikian.

Terpisah, Seketaris DPD Partai PSI Aceh Jaya, Amrul kepada media ini, dia mengakui partainya di Aceh Jaya belum dikenal. Sedangkan DPD PSI sudah berusaha semaksimal mungkin dengan mencari para bacalegnya, namun gagal, pungkasnya.

Apalagi, ini kali pertama partainya mengikuti ajang Pemilu Legislatif. “Partai lokal lebih mendominasi para bacaleg di Aceh Jaya,” tutup Amrul.

Bagaimana Menurut Anda?