Akibat Tidak Ada Perbaikan Jalan, Desa Mukti Lincir Terancam Terisolir

9.289 dibaca

BUANAACEH.COM, ACEH SINGKIL –  Sungguh miris nasib yang di rakasakan saat ini oleh masyarakat Desa Mukti Lincir, Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil, pasalnya jalan menuju ke daerah mereka luput dari perhatian pemerintah, bahkan bila musim hujan  jalan tersebut sangat sulit untuk lewati.

Amatan BUANAACEH, Senin 27 Februari 2017, kondisi jalan dari Sumber Mukti menuju Mukti Lincir terlihat rusak parah, bahkan sangat sulit untuk dilalui oleh sepeda motor, atau mobil.

Setuwanto Kepala Desa Mukti Lincir saat di komfiasi Media menyebutkan, sejak pertama jalan tersebut di buka Tahun 1986, untuk kawasan transmigrasi, dengan ruas area wilayah Desa Mukti Lincir1900 Hektar, sesuai SK Gubenur Aceh pada tahun 1993, dan jumlah kepala Keluarga saat ini mencapai 430KK, namun untuk pembangunan jalan menuju kesana terkesan di abaikan oleh pemerintah, bahkan disaat musim hujan desa kami terisolir.

“Daerah kami luput dari perhatian pemerintah, Padahal masyarakat  Desa Mukti Lincir yang manyoritas sebagai petani, sangat berharap adanya pembangunan jalan, apa lagi  kondisi jalan saat ini sangat memprihatikan, sehingga sangat berdampak pada perekonomian masyrakat kami, alasanya masyarakat sangat sulit membawa hasil kebun mereka untuk di pasarkan, terkadang bila diguyuri hujan terus-menerus buah sawit yang telah mereka panen terancam membusuk, ungkap Kepala Desa.

Setuwanto menambahkan, bukan saja hasil pertanian yang tidak bisa dipasarkan, namun para Siswa dan Siswi, baik SLTP atau SLTA, juga tidak bisa bersekolah ketika musim hujan, selain jarak tempuh yang mereka lalui mencapai 6 (Enam)KM, kondisi jalanpun sangat licin dan berlumpur , sehingga sangat sulit di lewati oleh Sepeda Motor, sehingga  mereka harus meninggalkan bangku sekolah untuk sementara, sampai kondisi alam membaik.

“Saya selaku Kepala Desa Sudah Bosan membuat permohonan untuk perbaikan jalan menuju ke Desa Kami, bahkan permohonan tersebut setiap tahunnya selalu kami kirimkan kepada Bupati Aceh Singkil, melalui Camat Kota Baharu, namun Pemerintah hanyan membangun jalan sampai ke Desa Sumber Mukti saja, sepertinya pemerintah peka terhadap kebutuhan masyarakat Desa Kami, bahkan bila keadaan ini terus di biarkan oleh pemerintah, kami warga Desa Mukti Lincir, terancam terisolir, ungkap setuwanto.

Lanjudnya, Kami pemerintahan Desa Mukti Lincir sudah acuh untuk mengikuti setiap acara musrembang Kecamatan, pasalnya setiap tahunnya untuk perbaikan jalan menuju ke Desa kami, selalu diajukan, namun sampai saat ini belum ada realisasi pihak terkait, apa karena kami orang Transmigrasi sehingga tidak di perhatikan pemerintah,” Tutupnya.

Bagaimana Menurut Anda?