Azhari Menyikapi Misteri SK PAN & Menjawab Pernyataan Sekretaris DPD PAN Aceh Utara

5.826 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Polemik DPD PAN Aceh Utara yang berbuntut panjang menjadi sebuah teka-teki dan misteri yang semakin menarik untuk diikuti, belum berapa lama DPD PAN Aceh Utara, malakukan konferensi pers yang membantah pernyataan Saudara Azhar yang sebelumnya menyatakan bahwa nama-nama pengurus DPD PAN Aceh Utara fiktif dan menyatakan bahwa pernyataan Saudara Azhar lah yang fiktif karena namanya saja tidak ada dalam struktur pengurus, dan dia juga bukan kader PAN

Demikian dikatakan DPD PAN Aceh Utara melalui Sekretarisnya yakni Abdul Halim, namun, hal tersebut langsung dibantah oleh Azhar, Senin 20 Maret 2017, dan juga dengan menunjukkan SK Pengurus yang disahkan oleh DPP PAN.

“Ini SK DPD PAN Aceh Utara yang sudah disahkan oleh DPP dan ini nama saya serta nama-nama rekan-rekan yang lain, jadi jika mereka mengatakan nama saya tidak ada dalam SK itu jelas bohong, apa lagi saudara Halim mengatakan bahwa saya bukan kader PAN, itu jelas bohong, sebutnya.

Menurut Azhar, pernyataan tersebut merupakan pernyataan KONYOL serta tidak masuk akal, karena semua orang juga tahu bahwa saya ini kader PAN dan saya juga pernah menjadi Calon Legislatif PAN pada Pemilu 2014, saya juga memiliki bukti lain sebagai kader PAN dengan adanya bukti pengkaderan yang saya miliki serta saya juga merupakan salah satu peserta terbaik dalam LKAD Legislatif dan Eksekutif PAN se-Aceh.

“Sebagai buktinya saya memiliki Sertifikatnya serta dokumen-dokumennya lainnya dan itu sangat lengkap.

Masih Azhari, Jadi jelaslah bahwa pernyataan saudara Halim itu salah dan omong kosong, dan saya juga salah satu dari empat orang Formatur terpilih dalam Musyawarah Daerah PAN Aceh Utara, dalam hal ini jelaslah bahwa saudara Halim telah melakukan pembohongan publik, atau mungkin beliau tidak tahu aturan-aturan Partai dan tatacara dalam berorganisasi atau jangan-jangan malah dia yang bukan kader PAN, tundingnya.

“Coba tanyakan sama dia apa bukti-bukti yang bisa meyakinkan bahwa dia itu merupakan kader PAN? dan saran saya kepada Saudara Halim untuk kembali mempelajari aturan-aturan partai dan tatacara dalam berorganisasi?, tanya Azhari.

Menurutnya, seseorang baru bisa dikatakan bukan lagi kader dari suatu partai tertentu ataupun organisasi tertentu yaitu setelah seseorang tersebut mengirimkan surat pengunduran dirinya.” Kemudian Menyangkut SK, coba tanyakan pada mereka sebenarnya PAN Aceh Utara itu punya berapa SK.

“Memangnya SK itu bisa dikeluarkan setiap seminggu sekali, coba tanyakan pada mereka, sebenarnya mereka itu faham gak tatacara berorganisai dan berpartai, atau jangan-jangan mereka memang tidak mengerti sama sekali, papar Azhari.

Hancurlah sudah PAN Aceh Utara, makanya sekali lagi kami Anggota Formatur terpilih dan juga segenap kader-kader PAN Aceh Utara sangat berharap kepada DPP PAN agar segera turun tangan untuk menyelamatkan PAN Aceh Utara,” Harapnya.

Bagaimana Menurut Anda?