Dokter Kerja Paruh Waktu, Pasien DBD Diabaikan RSUD

3.413 dibaca

ACEH TAMIANG, BuanaIndonesia.com – Seorang pasien yang diserang gejala penyakit demam berdarah (DBD) Irma Sari (39) warga kabupaten Aceh Tamiang, mengeluhkan tentang pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, yang dinilai tidak maksimal dalam menangani dan melayani pasien.

Menurut Zulfadli Idris (42) suami pasien, saat membawa isterinya berobat, Selasa 16 Agustus 2016 kemarin, menyebutkan, setelah mendapatkan surat rujukan dari Puskesmas Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Lantas Idris membawa isterinya berobat ke RSUD Aceh Tamiang.

Setibanya di RSUD Zulfadli berharap istrinya segera mendapatkan perawatan intensif, mengingat penyakitnya yang dianggap sangat mengkhawatirkan. Namun Zulfadli harus menelan kekecewaan karena pihak RSUD mengatakan bahwa Dokter yang harusnya memeriksa dan mengobati istrinya, hanya masuk kerja setengah hari saja saban harinya.

Lebih lanjut Zulfadli mengatakan, Alih-alih mendapat perawatan, malah Seorang perawat RSUD menyarankan  agar isterinya dibawa kembali ke rumah, dan disuruh banyak istirahat dan minum air putih.

Sementara Direktur RSUD Aceh Tamiang, Ibnu Hajar, saat dikonfirmasi mengenai hal ini, dirinya hanya memohon maaf dan akan segera menindaklanjuti kejadian ini, dan akan segera melakukan koordinasi dengan  dokter serta perawat di RSUD.

Bagaimana Menurut Anda?