Dua Pengurus Parnas Gabung Ke PNA

9.720 dibaca

BUANAINDONESIA, MEULABOH – Dua orang pengurus strategis Partai Politik Nasional (Parnas), Senin 08 April 2017 resmi bergabung kedalam pengurus Partai Lokal ( Parlok ) Partai Nasional Aceh ( PNA ) Dewan Pimpinan Wilayah Kabupaten Aceh Barat , yang saat ini sedang digodok menjadi Partai Nanggroe Aceh ( PNA ) yang dinahkodai oleh Gubernur Aceh terpilih drh. Irwandi Yusuf sebagi Ketua Umum DPP .

Kedua pengurus Parnas tersebut ialah, Effendi, S.Hut sebelumnya menjabat Wakil Ketua MPP Partai Demokrat DPC Kabupaten Aceh Barat, dan Teungku Helmi Asyek, SH yang sebelumnya mengemban jabatan Sekretaris Partai Bulan Bintang DPC Kabupaten Aceh Barat.

Resmi bergabungnya kedua pengurus Parnas tersebut, ditandai dengan diadakan acara jumpa pers di kantor DPW PNA Kabupaten Aceh Barat di Jalan Beringin Jaya Nomor 12 Gampong Seuneubok Kecamatan Johan Pahlawan kabupaten setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Effendi mengatakan, pilihannya meninggalkan parnas berlambang mercy besutan SBY dan memilih bergabung dalam parlok berwarna orange besutan sang Captain Irwandi Yusuf, Dkk, adalah murni keinginannya sendiri serta tanpa unsur paksaan dari siapapun dan dari pihak manapun.

“Ini adalah pilihan saya sendiri. Tanpa ada paksaan dari siapapun. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Partai Demokrat yang selama ini telah menjadi rumah untuk saya bernaung, serta terimakasih saya juga kepada Partai PNA yang telah menerima saya dengan sangat terbuka”, ujarnya.

Dikatakan Effendi, PNA menurutnya jelas dengan visi misi yang pro rakyat. Effendi sangat yakin nantinya PNA dibawah komando kepemimpinan Irwandi Yusuf akan mampu melahirkan program – program kesejahteraan bagi rakyat.

“Maka dari itu kita ingin ikut andil dalam program – program tersebut, kita sangat optimis PNA Aceh Barat yang diketuai Ivan Tata mampu berbuat yang terbaik untuk rakyat Bumoe Teuku Umar”, tuturnya.

Hal hampir serupa juga disampaikan Helmi Asyek, Helmi sudah beberapa hari yang lalu telah menyampaikan perihal pengunduran dirinya dari kepengurusan parnas besutan pengacada kondang Yusril Izha Mahendra.

“Sebenarnya surat pengunduran diri saya dari Sekretaris PBB Aceh Barat telah saya sampaikan ke DPP beberapa hari yang lalu. Namun baru hari ini saya publikasi dan saya sampaikan secara resmi”, sebut Helmi.

Disinggung tentang arah dukungan PBB yang mendukung Muzakir Manaf – TA Khalid pada pilkada 2017 lalu, Helmi menjelaskan sacara kepartaian dirinya membenarkan arah dukungan terhadap Calon Gubernur/Wakil Gubernur pasangan nomor 5 itu, namun saat itu kata Helmi kepengurusan PBB Aceh Barat vakum dan tidak maksimal bekerja memenangkan pasangan yang dijagokan Partai Aceh tersebut.

Sedangkan Helmi sendiri pada pilkada 2017 terlibat dalam relawan Irwandi – Nova bersama Ketua Bapilu PNA Aceh Barat Irvandi Hatta saat ini menjabat Ketua PNA Aceh Barat.

“Jadi ini bukan tujuan mencari posisi aman. Saya jauh hari terkesan dengan Irwandi yang sosok visioner dan merakyat”, cetusnya.

Sementara Ketua DPW PNA Aceh Barat yang didampingi Sekretaris DPW Zulkarnaini, SE serta beberapa pengurus teras PNA Bumoe Teuku Umar menyampaikan rasa terimakasih yang luar biasa atas kesediaan bergabungnya dua orang pengurus strategis parnas kedalam rongga tubuh PNA Aceh Barat.

Dikatakan Irvan, dengan bergabungnya Effendi dan Helmi Asyek yang keduanya merupakan pelaku politik senior di Aceh Barat, ianya berharap PNA Aceh Barat kedepan lebih maju dalam menjalankan visi misi partai yang dapat melahirkan program pro kesejahteraan bagi masyarakat Aceh Barat.

“PNA ini partai yang terbuka untuk semua pihak bagi yang ingin bergabung. Tentunya harapan kita dapat membantu visi misi partai ke arah lebih maju dan berkembang”, ujar pria berpostur tubuh bonsor akrap disapa Ivan Tata itu.

PNA Aceh Barat dalam menyongsong pileg 2019, terus melakukan konsolidasi internal, membangun komunikasi politik serta mensosialisasikan program kerja partai kepada masyarakat. Serta mengupayakan kerja bakti sosial semaksimal mungkin.

Terget PNA diparlemen DPRK Aceh Barat 2019 – 2024 tidak muluk – muluk. Namun Irvan mempertegas PNA Aceh Barat harus mendapatkan frakasi utuh untuk mendukung langkah kerja partai dan membantu jalannya program kerja prioritas Irwandi – Nova.

“Tentunya ini butuh kerja keras semua pengurus dan kader, serta dibarengi dengan usaha dan doa. Target kita jelas, jadi pengurus dan kader diharapkan benar – benar memahami tujuan dan terget”, tutupnya.

Bagaimana Menurut Anda?