FORKAB Aceh: Capres 01, Jokowi-Amin Harus Menang Di Aceh

8.418 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA -Ribuan masyarakat tampak hadir saat Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh, menggelar kampanye kepada pasangan Calon Presiden RI 01, Jokowido-Ma’ruf Amin, bertempat di Aula bekas kampus Serambi, Desa Panton, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin sore, (8/4/2019)

Amatan buanaindonesia di lokasi kampanye, tampak dari ribuan masyarakat yang hadir itu, terlihat beberapa tokoh masyarakat yang turut hadir membawa massanya dari beberapa kecamatan lainnya, meramaikan kampanye Calon Presiden 01, Jokowidodo-Ma’ruf Amin. Dengan menggunakan kendaaraan roda empat, hingga roda dua, lokasi kampanye itu dipenuhi oleh lautan massa simaptisan, baik pendukung, dan partai pengusung.

Nasri Saputra, alias Ponchek, Ketua tim pelaksana kegiatan, juga sebagai tokoh muda dari barat selatan, saat berorasi mengatakan, mengapa Forkab mendukung kepada Capres nomor urut 01, katanya, pihak Forkab sudah melakukan beragam survei kepada calon petahana ini, beber dia. Banyak kelebihan dari pasangan capres Jokowidodo dan Ma’ruf Amin ini, sehingga kita harus memenangkan pasangan ini untuk menjadi presiden dua periode, ucapnya bersemengat.

Selama ini, tukas Nasri, kita melihat, untuk segia pembangunan yang merata, bila sebelumnya tidak kita rasakan. Saat ini, dimasa kepemimpinan Bapak Jokowi, masyarakat sangat nyata merasakannya. Lalu, dikatakan Nasri, Jokowi itu Anti Islam, itu salah besar. Hari ini, di tempat ini, saya tegaskan dan saya bantahkan, apa yang dikatakan tersersebut, tentu hal itu sangat tidak benar. Ucapan ini bisa saya pertanggung jawabkan, tandas Ponchek, tokoh muda barat selatan, Aceh, kepada media.

Bila Jokowi anti islam, ujar dia, tidak akan mungkin mengambil wakil dari seorang ulama terkemuka di Indonesia, paparnya. Kiai Haji Ma’ruf Amin itu, bukan ulama sembarangan, dia punya jejak record yang jelas, sebut Nasri Saputra.

Dan satu lagi yang harus saya sampaikan, isu-isu yang menyudutkan capres 01 bagian dari Komunis, itu sanngat salah, tegasnya. Bila yang dikatakan Bapak Jokowi bagian dari komunis, tidak mungkin beliau akan mengarahkan Panglima TNI, untuk nonton bareng film 30 S PKI, yang diputar di seluruh wilayah NKRI, tegas Nasri.

Isu-isu itu harus kita selesaikan dan tidak boleh ada lagi isu-isu yang menyudutkan Jokowi bagian dari komunis, kata dia. 100 persen Bapak Jokowi itu bukan orang komunis, lugasnya. Bila itu ada yang mengatakan lagi, saya tantang mereka untuk membuktikannya, tambah tokoh muda barsela Nasri Saputra.

Selain itu, Nasri juga menyatakan, kami tidak akan muluk-muluk untuk kemenangan pasangan dari Capres 01, Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh ini, katanya. Target kami di Aceh, Jokowi-Ma’ruf Amin, menang sebagai capres dalam Pilpres kedepan. Dia berharap pada semua pihak, menjelang Pilpres ini, marilah kita menjaga suasana, agar kondisi keamanan yang aman, kondusif, sehingga ketertiban dalam Pemilu 2019 bisa berjalan dengan sukses dan lancar, harapnya.

Sementara, Polem Muda, Ketua Forkab Aceh menambahkan, Forkab Aceh konsisten dan komitmen penuh terhadap pemenangan Jokowi – Ma’ruf di Aceh, katanya. “Jokowi – Amin harus menang di Aceh pada Pilpres 17 April 2019 nanti, jika bisa 75 %,” beber Polem.

Menurut Polem, Jokowi – Ma’ruf Amin, sangat cocok memimpin Indonesia 5 tahun mendatang. Alasannya, seorang Jokowi sangat bijaksana, sangat sederhana dan sangat menghargai ulama dan dia sangat membantu masyarakat kecil, ungkap Polem.

“Ini pasangan ideal untuk Indonesia kedepan, Jokowi – Amin, adalah gabungan umara dan ulama yang tentunya sudah memiliki pengalaman kepemimpinan yang matang,” pungkasnya.

Polem juga mengatakan, Forkab siap mengawal ke setiap TPS-TPS di seluruh Aceh, agar tidak terjadi kecurangan saat pemungutan surat suara nanti, sehingga target suara untuk Jokowi- Ma’ruf Amin, dapat tercapai. “Anggota kita 17 April nanti kita sebarkan keseluruh TPS se Aceh untuk mengawal suara pasangan 01,” tutur Polem Muda.

Turut hadir saat orasi kampanye Pemenangan Jokowi- Ma’ruf Amin, Polem Muda Ahmad Yani (Ketua Forkab Aceh), Ramli (Ketua Forkab Aceh Jaya), Nasri Saputra (Tokoh Muda Barsela), pengurus Partai PDI P Aceh Jaya, para pengurus partai pendukung baik nasional maupun local serta relawan Jokowi- Ma’ruf Amin.

Bagaimana Menurut Anda?