Jambore Penyuluh Pertanian ke – II, Resmi Dibuka. Ini Kata Plt. Gubernur Aceh

2.609 dibaca
Bupati Aceh Barat Ramli MS, (kiri kemeja biru) Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah (kanan kemeja biru)
Bupati Aceh Barat Ramli MS, (kiri kemeja biru) Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah (kanan kemeja biru)

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH BARAT – Dinas Pertanian dan Perkebunan diminta dapat meningkatkan produksi Pertanian, terutama tanaman Padi. Dari capaian produksi tahun 2017 sebesar 2,4 juta ton GKP menjadi 2,5 juta Ton pada tahun 2018. Serta 2,6 Juta ton target capaian tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat pembukaan Jambore Penyuluh Pertanian ke – II, yang dipusatkan di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (04/11/18).

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengharapkan, Provinsi Aceh, dapat mandiri di tahun 2019, dan surplus padi pada tahun 2020 mendatang.

Pada tahun 2017, realisasi produksi padi Aceh, mencapai 2,49 juta ton. Jumlah ini meningkat dari tahun 2016 sebesar 13,13% (289.621 ton).

kata Plt Gubernur Aceh.
Keberhasilan itu, tidak terlepas dari kerja keras penyuluh pertanian dalam melakukan pengawalan dan pendampingan ke para petani, “Para Penyuluh Pertanian, baik PNS, THL-TB, Penyuluh Pertanian Swadaya, hingga Pimpinan Balai Penyuluhan Kecamatan, telah melaksanakan peran yang strategis dalam kegiatan pendampingan bagi petani, kelompok tani, kelompok gabungan tani dan kelembagaan ekonomi petani”. Katanya.

Namun demikian, dia meminta agar penyuluh pertanian, tidak hanya terpaku pada peningkatan produksi saja. Sebab Penyuluh pertanian masih dituntut untuk meningkatkan perannya dalam mengembangkan dan memberdayakan para petani.

Selain itu, kata Nova, penyuluh harus meningkatkan akses sosial yang dapat memberikan informasi pasar dan teknologi dan dapat menghasilkan produk yang tepat dan mampu mengembangkan menjadi pengelola usaha yang handal dan mandiri.

“Saya berharap, melalui Jambore Penyuluh Pertanian ini, semangat dan upaya mewujudkan hal-hal tersebut dapat segera direalisasikan,” harap Plt Gubernur Aceh.

Sementara, Ramli MS, Bupati Aceh Barat menambahkan, kenyamanan para penyuluh pertanian se Aceh yang datang ke Meulaboh, diharapkan dapat memberi manfaat untuk Aceh dalam mengembangkan pertanian di Aceh Barat, “Agenda ini (Jambore Penyuluh) semoga bisa dikembangkan menjadi program pertanian di Aceh Barat”. Tukas Bupati Ramli MS.

Bagaimana Menurut Anda?