Kapal Perintis Km Sabuk Nusantara 110, Trayek R – 2, Mulai Beroperasi Di Calang

19.515 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Kapal Perintis Km Sabuk Nusantara 110 dengan kode trayek R – 2 Calang, hari ini, memulai pelayarannya di Pelabuhan Calang, Kabupaten Aceh Jaya.

Peresmian mulai beroperasinya pelayaran dilakukan oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh Junaidi, ST. MT, bertempat di Komplek Pelabuhan Calang. Senin (28/05/18)

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Perhubungan Aceh Junaidi, ST. MT, mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi Kepada Kementrian Perhubungan Republik Indonesia yang telah mendukung terlaksananya Program Tol Laut melalui perluasan dan pengembangan pelayaran kapal perintis di Wilayah Aceh.

Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Aceh Jaya Tgk Yusri Sofyan berharap, agar beroperasinya Kapal Perintis Km Sabuk Nusantara tersebut, dapat berlanjut hingga masa yang akan datang dan tidak berhenti ditengah jalan, “Sehingga, dengan adanya kapal ini, dapat merangsang pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Aceh jaya”.katanya.

Selain itu, sambung Tgk. Yusri, dia berharap agar kedepan Km Sabuk Nusantara dapat mengangkut barang-barang komoditas pertanian/perkebunan, UMKM dan berbagai komoditas lainnya dari Kabupaten Aceh Jaya untuk dipasarkan di kota – kota lain dalam Provinsi Aceh maupun Luar Provinsi Aceh, kata Wakil Bupati.

Sementara, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Calang, Chairul, SE, menambahkan, Kapal Perintis Km Sabuk Nusantara 110  akan berlayar melayani trayek :

Calang – Sabang, Sabang – Malahayati. Malahayati – Sabang, Sabang – Lhoseumawe. Lhokseumawe – Sabang dan kemudian Sabang- Calang.

Bukan hanya trayek itu saja, sambung Chairul, juga melayani trayek Lintas Barat Selatan Aceh, yaitu :

Calang – Sinabang, Sinabang Tapaktuan. Tapaktuan – Sinabang dan kemudian Sinabang – Calang.

Perlu diketahui, kata dia, kapal dengan kode trayek R – 2, dalam satu kali putaran membutuhkan waktu selama 12 hari, tutupnya.

Turut hadir di acara tersebut Dandim Aceh Jaya, Kapolres Aceh Jaya, Kajari Calang, Ketua MPU Aceh Jaya serta unsur Kepala SKPK Kabupaten Aceh Jaya.

Bagaimana Menurut Anda?