Karena Dianggap Melakukan Pernikahan Tidak Sah, Warga Suka Bumi Nyaris Dihakimi masa

4.043 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Pemukulan yang dilakukan oleh salah seorang warga Gampong Blang Dalam, Kecamatan Mane, Kabupaten.Pidie, kepada korban berinisial WT, 35 thn,  buruh tambang emas, Warga Suka Bumi, Jawa barat, di Gampong Blang Dalam berbuntut panjang.

Pasalnya WT yang merupakan warga suka bumi, yang berdomisili di Gampong Mane Dusun Alue Reulieng itu, di Bugem oleh Ketua Pemuda Gampong Blang Dalam, Kecamatan Mane, dikarena Korban melakukan suatu hubungan pernikahan yang diduga tidak sah olah warga sekitar.

Pernikahannya dengan salah seorang warga Gampong Blang Dalam bernama Atik Bin Jafar, 29 thn, membuat WT harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, disebabkan Atik masih berstatus istri sah Suriadi alias Adi Son, warga Langsa Kota.

Perbuatan yang dilakukan WT membuat berang warga sekitar, kepada warga sekitar WT menjelaskan bahwa ia bersama Atik sudah menikah di Jawa, namun saat ditanya oleh Kepala Desa setempat apakah sudah ada surat cerai dan apakah sudah diceraikan oleh suaminya, Atik hanya mengatakan gak apa – apa nanti saya usulkan surat pasahnya pak.

Kemudian hasil dari introgasi keduanya oleh warga sekitar menyimpulkan, bahwa pernikahan keduanya tidak sah dikarenakan tidak ada saksi nikah dari pihak perempuan sebut Geuchik Blang Dalam Armia saat di konfirmasi media.

Kapolsek Mane Iptu Khairi, S.Hi saat di konfirmasi, selasa 22 Maret 2017, mengatakan benar adanya pemukulan  terhadap warga Suka Bumi, dikarenakan telah menikahkan Atik yang merupakan salah satu warga Gampong Blang Dalam Kecamatan Mane, akan tetapi pernihakan mereka tidak sah setelah diintrogasi oleh warga dikarenakan tidak adanya saksi dari pihak perempuan.

Namun emosi warga telah berhasil kita kendalikan, dan warga telah kita himbau agar tidak lagi main hakim sendiri, kasus ini telah ditangani di Mapolsek Mane, tutup Khaidir, SHI.

Bagaimana Menurut Anda?