Pangdam Iskandar Muda Kunjungi Aceh Barat

7.104 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH BARAT – Pangdam Iskandar Muda, Mayjend TNI Teguh Arief Indramotko, melakukan kunjungan kerja ke Korem 012/Teuku Umar, Sabtu (27/10/2018).

Amatan buanindonesia, usai kunjungan kerja itu, Mayjend TNI Teguh Arif, bersama Bupati Aceh Barat, Ramli MS, di dampingi jajaran TNI/Polri, beserta unsur Forkopimda Aceh Barat dan beberapa Kepala SKPK setempat, meninjau langsung lokasi TNI Manungal Membangun Desa (TMMD) 103, Kodim 0105/Aceh Barat, di Desa Atong, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat.

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indramotko, kepada awak media mengatakan, sasaran fisik dalam kegiatan TMMD ini selain penerobosan jalan sepanjang 6,5 km, juga melakukan pengerasan jalan sepanjang 1,2 km, tukas Pangdam.

Penerobosan jalan yang telah dilakukan pada program TMMD ke 103 ini, dapat dilanjutkan kembali dengan program Karya Bakti, ujarnya. Sehingga akses jalan dapat menghubungkan semua aktifitas desa dengan desa yang lain sampai ke Kota, harap Mayjend TNI Teguh Arif.

Sedangkan untuk kegiatan non fisik, tambah Pangdam, program TMMD ke 103, Kodam Iskandar Muda, melalui Kodim 0105/Aceh Barat, berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan pertanian dan hortikultura, penyuluhan hukum dan bahaya narkoba, penyuluhan perkebunan dan peternakan serta pengobatan dan khitanan massal.

Semoga, sambung Mayjend TNI Teguh Arif, program TMMD ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai target yang ditetapkan serta dapat mensejahterakan masyarakat, khusus di wilayah ini.”Kepada Dansatgas TMMD serta jajarannya, Ia mengingatkan, untuk membuat saluran air pada kiri kanan jalan, sehingga tidak terkikis oleh air hujan”. Katanya.

Sementara, Bupati Aceh Barat, Ramli MS, menambahkan, program TMMD ini sangat direspon oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, kata Ramli. Karena kegiatan ini adalah salah satu cara untuk mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan perekonomian masyarakat. Terutama sekali, nanti tidak ada lagi desa – desa yang terisolir.

Menurut Ramli, akses jalan ini, sangat menguntungkan masyarakat nantinya. Ini adalah Ring Road nya Meulaboh.

Pembuatan jembatan ini, jelas Ramli MS, adalah pembuatan jembatan yang sangat besar biayanya. Untuk pembuatan 4 unit jembatan saja, diperkirakan menghabiskan biaya sekitar 45 Milyar, “Dana yang sudah dikucurkan awal untuk kerangka baja, senilai 18 Milyar. Targetnya, Ramli, akan menyelesaikan jembatan ini dalam tempo dua tahun” kata dia.

Selain itu, sambung Bupati Aceh Barat, dengan adanya akses jalan ini, pertama sekali Ia berharap, untuk dapat dirasakan oleh masyarakat desa ini, dan mereka nyaman hidup dalam NKRI.

Seperti yang kita lihat tadi, ujar Ramli, saya bangga sekali, salah seorang kita disini yang awalnya takut kepada tentara, tetapi dengan adanya kegiatan ini, mereka tidak takut lagi, dan sudah bisa berkolaborasi dengan tentara.

Dia mengaku sangat mendukung adanya kegiatan TMMD di desa Atong ini, imbuh Ramli, ini adalah permintaannya. Sehingga, dengan adanya kegiataan ini, bisa membantu masyarakat dalam mempercepat pembangunan jembatan serta dapat menjadi akses bagi masyarakat desa, tutup Bupati Aceh Barat.

Turut hadir, Pangdam di dampingi, Kapok Sahli Pangdam IM, Irdam, Danrem 012/TU, para Asisten Kasdam IM, Kapendam IM, Waaslog, Wadanpomdam IM, serta Dansatgas TMMD Kodim 0105/Abar.

Bagaimana Menurut Anda?