Pemerintah Aceh Jaya Diminta Segera Bangun Jembatan Desa Bintah

5.088 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Di sela kunjungan road show Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB bersama rombongan menelusuri penempatan rumah bantuan yang tidak tepat sasaran dibeberapa kampung di kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (3/9/2018) sore.

Saat Penelusuran itu Bupati diminta Warga Gampong Bintah untuk membangun jembatan penghubung di desa tersebut. Mengingat warga setempat masih memanfaatkan rakit sebagai sarana penyeberangan untuk menyebrang melintasi sungai. Paska putusnya jembatan gantung penghubung desa dan kecamatan.

Pantauan buanaIndonesia.co.id rakit tradisional yang terbuat dari rangkaian papan yang diikat di atas perahu itu, menjadi satu-satunya alternatif penyeberangan serta mengangkut hasil pertanian.

Bupati Irfan TB, kepada buanaindonesia.co.id mengatakan, pembangunan jembatan Gampong Bintah di Kecamatan Pasie Raya telah dianggarkan pada tahun 2018 dengan sumber anggaran DOKA sebesar 7,8 Milyar dan DAK sebesar 5,5 Milyar. “Untuk menyelesaikan jembatan tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 13 Milyar”, papar Irfan.

Diterangkan Bupati, bahwa pada Tahun 2017 lalu pernah dikucurkan dana sebesar Rp 6 Milyar untuk pembangunan kembali. Namun karena terkendala pada pihak rekanan/dana tersebut menjadi silva kabupaten.

Sumber pembangunan jembatan ini sesuai informasi yang dihimpun buanaindonesia.co.id, ada dua mata anggaran. DOKA (Dana Otonomi Khusus) dan DAK. Anggaran DOKA untuk pengerjaan kontruksi, sedangkan dana DAK untuk pembelian material.

Sedangkan yang menjadi kendala adalah, pemerintah provinsi belum melakukan tender sehingga lanjutan pekerjaan belum bisa dilakukan, sehinga timbul kekhwatiran jika telat dilakukan tender pekerjaan tersebut, tidak akan selesai.

Bagaimana Menurut Anda?