Plt Bupati Aceh Utara Kukuhkan Satgas Saber Pungli

8.938 dibaca
Pelaksana tugas Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil, mengukuhkan unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Perusahaan gukuhan dilaksanakan di aula Sekretaris Daerah kabupaten Aceh Utara Jumat siang (27/1/2017).
Pelaksana tugas Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil, mengukuhkan unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Perusahaan gukuhan dilaksanakan di aula Sekretaris Daerah kabupaten Aceh Utara Jumat siang (27/1/2017).

BUANAACEH.COM, ACEH UTARA – Pelaksana tugas Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil, mengukuhkan unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Perusahaan gukuhan dilaksanakan di aula Sekretaris Daerah kabupaten Aceh Utara Jumat siang (27/1/2017).

Pengukuhan dihadiri oleh gabungan institusi negara di Aceh Utara, antara lain, Pemkab Aceh Utara, Inspektorat, Kepolisian, Kejaksaan Negeri dan Institusi Polisi Militer TNI.

Selain Plt. Bupati, terlihat hadir Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, sejumlah SKPD Aceh Utara dan perwakilan masing-masing institusi.

Pembentukan Satgas Saber Pungli ini merujuk pada Peraturan Presiden no 87 tahun 2016 tentang upaya pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien. Ada 4 (empat) unit satuan tugas yang dibentuk, yaitu unit intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi.

Untuk kabupaten Aceh Utara, pembentukan unit satgas ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Utara, nomor 700/04/2017 tanggal 23 Januari 2017.

Ada 2 tim satgas yang dibentuk pada pengukuhan kali ini, yaitu Satgas Saber Pungli Aceh Utara wilayah hukum (wilkum) Polres Aceh Utara dan wilkum Polres Lhokseumawe.

Seperti diketahui, beberapa wilayah atau kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, masih berada dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Unit Satgas wilayah hukum Aceh Utara, sebagai ketua pelaksana di kukuhkan Kompol Suwalto yang juga sebagai Wakapolres Aceh Utara dan Kompol Budiman (Kabag Perencanaan, Polres Lhokseumawe) sebagai ketua pelaksana Satgas wilkum Lhokseumawe. Sementara, Bupati Aceh Utara sebagai penanggung jawab kedua unit Satgas tersebut.

Plt Bupati Aceh Utara dalam surat keputusan mengatakan, ada beberapa tugas unit Satgas yang telah dibentuk. tugas tersebut antara lain, merencanakan pemetaan kawasan rawan pungli dalam pengawasan secara berkesinambungan untuk mencegah dan menghapus pungutan liar, pada bidang ; perizinan, hibah dan bantuan sosial, kepegawaian, pendidikan, dana desa, pelayanan publik, pengadaan barang dan jasa serta kegiatan lainnya yang mempunyai resiko penyimpangan.

“Sanksi akan diberikan kepada aparatur pemerintahan yang melakukan penyimpangan sesuai peraturan perundang-undangan” tegas M. Jamil dalam surat keputusan tersebut.

Mengenai anggaran untuk Satgas tersebut dibebankan pada APBK Aceh Utara melalui Dokumen Perencanaan Anggaran (DPA) Inspektorat Aceh Utara tahun 2017.

Bagaimana Menurut Anda?