PPWI Gelar Silaturahmi Persatuan Pewarta Warga Negara, Di Lhokseumawe

5.617 dibaca

BUANAACEH.COM, LHOKSEUMAWE,- Sejak fasilitas Internet menjadi bagian dari kehidupan masyarakat umum, banyak sekali bermunculan penulis berbakat. Mereka dengan sangat bersemangat menuangkan berbagai ide, buah pikiran, pengalaman, informasi dan lain-lain dalam bentuk tulisan.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilayah Pusat, Wilson Lalengke S.Pd, MSc MM dalam sambutannya pada acara silaturrahmi PPWI Pusat dengan PPWI Cabang Kabupaten Aceh/Kota Lhokseumawe, sejumlah pejabat Forkopimda Aceh Utara dan sejumlah elemen masyarakat yang berlangsung di aula Hotel Lido Graha Lhokseumawe, Senin 16 Januari 2017.

“Tidak sedikit diantara hasil karya mereka yang tergolong berkualitas tinggi dan perlu dibaca oleh orang lain. Dari pojok lain, keberadaan para hobi menulis cukup kesulitan menjalankan aktivitas menulis karena terkendala oleh sumber Informasi primer yang sukar diakses akibat ketiadaan wadah atau organisasi yang menaungi dan mendukung mereka,” ujar Wilson.

Dalam hal ini dirinya menjelaskan, bahwa pemberitaan menggunakan system pewarta warga yang biasanya disebut Citizen Journalism adalah jurnalisme akar rumput yang muncul dan tumbuh dari bawah keatas, dari masyarakat di level bahwa dan bukan dari atas kebawah.

Citizen Journalism juga dapat disebut sebagai jurnalisme advokasi, karena melalui system jurnalisme warga maka setiap penulis dapat memberitakan atau menceritakan perjuangan mereka. “misalnya memberitakan tentang pencemaran lingkungan hidup, mulai dari pembakaran hutan sampai dengan semburan lumpur panas,” jelasnya kembali.

Berangkat dari gairah untuk berjuang dan bercerita inilah timbul jurnalisme orang biasa yang akhirnya menciptakan jutaan Pewarta Warga. Ia juga membeberkan beberap poin program kerja jangka panjang, diantaranya mendorong dan mendukung aktivitas jurnalisme warga setiap pewarta warga Indonesia dan masyarakat umum diberbagai media publikasi yang tersedia baik media konvensional maupun non konvensional.

Sementara itu dalam laporannya, Ketua DPC PPWI Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, H. Anwar Risyen menyebutkan, PPWI menetapkan visi dan misinya, diantaranya mewujudkan komunitas warga masyarakat Indonesia yang cakap media, yakni cerdas, kreatif dan bertanggung jawab dalam berbagai informasi melalui media massa serta mampu merespon dengan benar setiap informasi yang diperoleh dari media massa.

“Ada beberapa visi dan misi yang dijalankan PPWI ini, yaitu salah satunya memperjuangkan dan masyarakatkan kebebasan dan kemerdekaan memperoleh dan memberi Informasi yang benar, bebas dari kepentingan kekuatan tertentu dan bertanggung jawab. Kemudian meningkatkan kemampuan mengemukakan informasi, pendapat, aspirasi, keinginan dan buah pikiran dalam bentuk lisan ataupun tulisan,” ujar Anwar.

Diakhir acara, Wilson Lalengke turut menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah pejabat tinggi Forkopimda Aceh Utara berserta buku novel karangan Wilson Lalengke yang berjudul “Indonesia Maroko”

Bagaimana Menurut Anda?