Ratusan Pecatur Aceh, Bersaing di Kejuaraan Piala Senator Fachrul Razi

3.497 dibaca
Pertandingan Catur
Pertandingan Catur

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH – Sekitar Seratusan pecatur dari berbagai daerah masih bersaing pada Kejuaraan Piala Senator Fachrul Razi, yang berlangsung di Aula Gedung PWI Aceh, Kamis (30/8/2018).

Memasuki hari ketiga, pada babak kelima untuk katagori open catur cepat, empat pecatur telah meraih poin tertinggi, yakni Zulkairi pecatur dari Banda Aceh memperoleh 5 poin. Sedangkan Idaman Anhar, pecatur dari Aceh Besar, memperoleh 4,5 poin. Anas dari Aceh Besar, memperoleh 4 poin dan Khalid pecatur dari Aceh Barat memperoleh 4 poin.

Sementara seleksi provinsi mempertandingkan kategori catur standar 90 menit, pada babak ke empat, tiga pecatur telah meraih poin tertinggi. Diantaranya Musliadi, pecatur dari Banda Aceh, Saiful Bahri dari Lhokseumawe, dan Agus Salim dari Pidie. Ketiganya memperoleh masing-masing 3,5 poin.

Sedangkan Ketua Pengprov Percasi Aceh, Aldin NL mengatakan, saat ini ratusan pecatur dari berbagai daerah masih bersaing untuk memperoleh poin tertinggi pada kejuaraan Piala Senator Fahcrul Razi, yang dilaksanakan sejak 28 Agustus hingga 1 September 2018 mendatang.

‘Event kejuaraan catur ini sengaja kita lakukan untuk mencari bibit atlet catur yang berprestasi. Tidak hanya ditingkat nasional tetapi bertaraf Internasional.” Katanya.

Selain itu, kata Aldin NL, pihaknya juga berterima kasih kepada anggota DPD RI Asal Aceh Fachrul Razi, yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan catur dalam memajukan olahraga catur di Provinsi Aceh, “Dukungan dari Fachrul Razi sangat bermanfaat dalam meningkatkan prestasi pecatur Aceh. Apalagi Oktober nanti, Aceh jadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur. Target kita bisa dapat satu mendali di event nasional itu nanti,” pungkas Aldin.

Terpisah, Fachrul Razi kepada media ini menuturkan, ia merasa terhormat menjadi warga kehormatan catur Aceh, “Alhamdulillah saya dipercaya temen temen Percasi Aceh untuk bekerja sama dalam kegiatan turnamen Catur se Aceh, satu kehormatan bagi saya,” ungkap Fachrul.

Senator Muda Aceh ini juga mengakui kegemaran dirinya bermain catur sejak kecil, “Sejak kecil saya suka main catur, karena catur itu butuh taktik dan strategi, seperti politik juga,” tandas tokoh muda Aceh, yang diakui secara nasional dalam dunia politik.

Fachrul Razi, juga mengatakan permintaan maaf untuk tidak bisa berada di lokasi kegiatan selama berlangsung kompetisi Catur. Karena, pada Senin (27/08/2018) lalu, ia terpilih sebagai Pimpinan Komite I DPD RI, “Insya Allah kedepan, kita akan menggelar kompetisi catur Aceh dengan piala dan hadiah yang lebih bergengsi”. kata dia. Sembari menambahkan, bahwa Dirinya yakin, kedepan, Aceh akan memiliki atlit yang mampu membawa nama Aceh dan Indonesia dalam bidang olahraga catur,

Bagaimana Menurut Anda?