Selain Kekurangan Obat, Puskesmas Tangse Juga Pungut Biaya Ambulance Untuk Pasien Rujukan

9.336 dibaca

BUANAACEH.COM, ACEH PIDIE –  Puskesmas Kecamatan Tangse, Kabupaten Aceh Pidie, melakukan pungutan biaya tranportasi untuk setiap pasien yang di rujuk, setiap pasen yang dirujuk ke rumah sakit, baik rumah sakit Umum ataupun Swasta, setiap pasien di kenakan biaya mobilisasi sebesar 250,000 Rupiah.

Hal tersebut menjadi buah bibir di kalangan masyarakat di Kecamatan tersebut, pasalnya mereka warga di sana yang manyoritas sebagai petani untuk menompang kehidupan sehari-harinya, merasa tidak dapat menikmati program kesehatan Pemerintah melalui (BPJS) sepenuhnya dengan Gratis, bila mereka harus di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD), ataupun Swasta yang melakukan kerja sama dengan pihak BPJS.

Rosdiani 31 tahun, warga Peunalon sa kepada BUANAACEH Mengungkapkan Jumat 23 Desember 2016, dirinya harus membayar biaya Ambulance saat hendak di rujuk kerumah sakit Citra Husada Sigli pada Agustus 2016, Rosdiani yang harus menjalani Operasi persalina terpaksa membayar biaya transportasi sebesar Dua Ratus Ribu Rupiah.

Menurut Rosdiani uang tersebut di janjikan akan di kembalikan tetapi batas waktu pengembalian tidak ditentukan oleh pihak puskesmas, menurut keterangan para medis di puskesmas tersebut, bisa saja sampai dua tahun pengembaliannya.

Rosdiani menambahkan, kakak kandungnya (Rosdiana)  juga pernah mengalami hal serupa saat di rujuk ke Rumah Sakit Umum Sigli pada tahun 2012 lalu, mereka harus membayar biaya Ambulance, namun sampai sekarang belum di kembalikan, beberapa kali mempertanya kan tentang pengembalian uang tersebut, bahkan pihak puskesmas di sana dengan spontan menjawab uang tersebut telah hangus.ungkapnya.

Lanjud Rosdiani, kemaren saya membawa putra saya berobat ke puskesmas tersebut, saya di suruh membeli salap Betasol oleh pihak Puskesmas, dengan dalih persedian salap Ntersebut di opotik ataupun gudang farmasi sudah habis.

Bagaimana Menurut Anda?