T. Irfan TB Pimpin KONI Aceh Jaya 2018-2022

6.986 dibaca
Ketua Koni Aceh Jaya Irfan TB, (tengah) bersama Pengurus KONI Aceh Jaya. Di dampingi Ketua DPRK Aceh Jaya (Kiri) Musliadi Z. memberikan keterangan pada wartawan seusai pelantikan di Aula DPMPKB, Komplek Perkantoran Bupati Aceh Jaya, Kulam Merisi, Sabtu petang (23/3/2019)
Ketua Koni Aceh Jaya Irfan TB, (tengah) bersama Pengurus KONI Aceh Jaya. Di dampingi Ketua DPRK Aceh Jaya (Kiri) Musliadi Z. memberikan keterangan pada wartawan seusai pelantikan di Aula DPMPKB, Komplek Perkantoran Bupati Aceh Jaya, Kulam Merisi, Sabtu petang (23/3/2019)

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Aceh, Muzakir Manaf. diwakilkan Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar (Abu Razak). mengukuhkan, serta melantik Teuku Irfan TB, sebagai Ketua Umum KONI Aceh Jaya, bersama 38 pengurus lainnya, periode 2018-2022, di Aula DPMPKB, Komplek Perkantoran Bupati Aceh Jaya, Kulam Merisi, Sabtu petang (23/3/2019).

Amatan buanaindonesia.co.id di acara itu, selain mengukuhkan dan melantik pengurus KONI, turut diberikan bonus Atlit berprestasi, pelatih, official, cabang olahraga berprestasi serta penghargaan kepada insan olahraga dan uang binaan kepada semua atlit cabang olahraga yang belum meraih medali Pora Aceh Besar tahun 2018 lalu.

Teuku Irfan, sebagai Ketua Umum Koni Aceh Jaya terpilih dan baru dilantik menuturkan, pembagian uang binaan kepada semua atlit yang belum bisa menyumbang medali merupakan salah satu komitmen Pemkab Aceh Jaya untuk menghargai dan memberi apresiasi karena sudah berjuang untuk Aceh Jaya, pada Pora 2018 lalu di Aceh Besar, “Sebenarnya, uang tersebut tidak seberapa nilainya jika dibandingkan dengan perjuangan para Atlit Aceh Jaya.” ujar Teuku Irfan.

Selain itu kata Irfan, pihaknya berjanji akan memprioritaskan pembangunan venue dan pengadaan peralatan latihan cabang olahraga yang sudah meraih prestasi.

Irfan juga mengapresiasi pengurus KONI sebelumnya, yang sudah mampu meraih peringkat ke-6, dari 23 kabupaten kota yang mengikuti PORA di Aceh Besar lalu. Dan mampu menyumbang medali Emas sebanyak 23, Perak 12 dan 22 Perunggu. “Walaupun belum mampu meraih peringkat juara umum di tingkat provinsi, namun kita berhasil meraih juara umum di Barat Selatan Aceh,” tandas Irfan.

Menurut Irfan, meskipun belum meraih peringkat juara umum di tingkat provinsi, namun merupakan peningkatan prestasi yang signifikan. Sebab, jika dibandingkan dengan hasil Pora pada tahun-tahun sebelumnya. Pora tahun 2016 berada pada peringkat 18. Pora tahun 2010 diperingkat 22, Pora tahun 2014 diperingkat 16 dan Pora tahun 2018 berada diperingkat 6.

Jadi, sambung Irfan, ini merupakan tantangan paling berat bagi pengurus Koni yang baru dilantik. Namun, dia yakin dengan semangat baru dan jiwa patriot olahraga, para pengurus Koni Aceh Jaya pasti mampu meraih prestasi lebih baik lagi kedepan, “Apalagi mayoritas pengurus KONI, merupakan orang-orang pengurus sebelumnya,” kata Irfan TB.

Sementara, Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak dalam sambutan mengatakan, Aceh Jaya salah satu kabupaten yang termasuk dalam wilayah penyelenggara PON Aceh-Sumut 2024, “Minimal ada 3 Venue Cabor yang dibuat di Aceh Jaya, untuk Pon 2020 tahun depan,” kata Abu Razak.

Untuk itu Abu Razak berharap, venue yang akan dibangun di Aceh Jaya merupakan Venue Cabor yang berprestasi dan punya banyak atlitnya, “Untuk PON Aceh-Sumut 2024, ada 15 Kabupaten Kota yang kita rekomendasikan untuk wilayah penyelenggara, Salah satunya Kabupaten Aceh Jaya.” Tutupnya.

Bagaimana Menurut Anda?