Teuku Riefky Harsya Prioritaskan 4 Program Strategis Di Barat Selatan Aceh

10.207 dibaca
Teuku Riefky Harsya, di Hotel Pantai Barat, Calang Aceh Jaya.
Teuku Riefky Harsya, di Hotel Pantai Barat, Calang Aceh Jaya.

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Caleg DPR – RI Dapil Aceh 1, Teuku Riefky Harsya, melakukan kunjungan ke Kabupaten Aceh Jaya, dalam rangka bertemu masyarakat di kabupaten setempat. di Hotel Pantai Barat, Rabu siang, (20/3/2019).

Teuku Riefky Harsya, saat ditemui buanaindonesia.co.id, Kamis petang (21/3/2019) mengatakan, kunjungan yang dilakukan itui dalam rangka bertemu masyarakat untuk menyampaikan beberapa program dari Partai Demokrat serta pemberian motivasi kepada kader, simpatisan serta masyarakat, jelang pemilu April mendatang.

Dengan adanya kegiatan itu, kata Riefky, selain sosialisasi tentang Partai Demokrat juga dalam rangka mendapat menambah dukungan suara dalam pemilu legeslatif 2019.

Selain itu, kata dia, terkait perkembangan wilayah barat selatan, ia mengatakan, dalam 5 tahun ini, pihak DPRK, DPRA, DPR RI, telah banyak menyerap aspirasi dari masyarakat, kata. “Walau sebagian sudah terpenuhi, tetapi masih banyak juga yang belum terpenuhi,” papar Teuku Riefky, kepada buanaindonesia.co.id.

Selama ini, menurut Riefky, Partai Demokrat, terus berkomunikasi aspirasi-aspirasi tersebut, “Mana kewenangan yang ada di DPRK, mana kewenanganya yang ada di DPRA dan mana kewenangan yang ada di DPR-RI. Tetapi yang musti diingat, kami melakukan fungsi legeslatif, dan tentunya kita juga harus berkordinasi dengan para eksekutiv, baik itu tingkatan kabupaten kota, provinsi, maupun pusat”. terang Riefky Harsya.

“Ketika aspirasi-aspirasi tersebut, pasca pilpres dan pileg ini nanti menjadi prioritas kita, maka kita akan melakukan duduk dan rapat bersama lagi Partai Demokrat Aceh, yang dipimpin ketua DPD Demokrat Aceh. Hal ini dilakukan untuk berbagi mana yang harus diperjuangkan di tingkat kabupaten kota, provinsi dan pusat,” tambah Caleg Dapil Aceh 1, Teuku Riefky Harsya.

Selain itu, tukas Riefky, melihat hambatan-hambatan perkembangan ekonomi di wilayah barat selatan, yang terutama dipengaruhi oleh akses, “Terkait kecepatan akses ini, baik Medan ke Barsela, maupun dari Banda Aceh ke daerah Barsela, terang Riefky Harsya.

Walupun ada akses lintas udara, tidak semua masyarakat secara perkonomian dapat membeli harga tiket yang sedemikian, katanya. Termasuk juga dengan transportasi laut, tambah Riefky. Itu juga perlu tambahan-tambahan kapal sehingga transportasi tersebut tidak menganggu perekonomian masyarakat.

Transportasi, menurut Teuku Riefky, adalah satu penyebab terlambatnya logistik, naiknya harga-harga, sembako terutama, ucapnya. Termasuk bahan-bahan bangunan, yang akhirnya menjadi tinggi, sehingga daya beli masyarakat tidak terjangkau dengan harga sedemikian rupa.

“Jadi hal-hal permasalahan seperti itulah yang nantinya menjadi program prioritas Partai Demokrat dalam lima tahun kedepan,” kata Wakil Ketua Kogasma Riefky.

Dia melanjutkan, bila dirinya terpilih lagi, Teuku Riefky berjanji, akan menginventarisasi berbagai permasalahan yang ada di delapan kabupaten kota di barat selatan ini. Bersama teman-teman kami yang ada di DPRK, DPRA dan DPR RI, dengan yang ada di eksekutiv, baik kepala daerahnya.

Kalau di barat selatan, ungkap Teuku Riefky, kepala daerah yang berasal dari Partai Demokrat, ada pada tiga kabupaten, sebut dia. Di Aceh Jaya, di Nagan Raya, di Abdya, tapi tentunya juga dengan permasalahan-permasalahan daerah, kita tetap berkomunikasi kepada kepala daerah lain yang bukan berasal dari Partai Demokrat, lalu kemudian berbagi tugas untuk melakukannya, tutur Riefky.

“Pertama kita listdown kan dulu, apa yang menjadi tugas program prioritas di atas kita, lalu kita berbagi tugas sesuai dengan tingkatan kita.”

Selain hal yang dikatakannya itu, Riefky Harsya, juga menjelaskan beberapa program Partai Demokrat lainnya untuk wilayah barat selatan. Dalam mendukung program Gubernur Aceh, seperti kawasan strategis teluk Surin, dan kawasan strategis Calang, di sana nanti, pemda tugasnya melaksanakan pembebasan lahan untuk kawasan industri sebagai salah satu prasyarat untuk masuk ke pepres KEK, ucapnya. Sehingga bisa masuk kedalam anggaran pusat atau APBN. Tapi itu nantinya, tentu akan banyak melibatkan para investor, sambung Riefky, dan dalam upaya tersebut tentu ada upaya-upaya awal, ujar dia.

Kami akan terus mendukung dan mengawal Plt Gubernur Aceh, dalam beberapa program di kawasan barat selatan Aceh ini, kata Teuku Riefky. Di antaranya ada empat hal, pertama, terang Riefky, kawasan strategis teluk Surin. Kedua, kawasan strategis di Calang, dan penambahan kapal roro di barat selatan, Singkil-Pulau Banyak, lalu, Labuhan Haji-Sieumelu, yang Insyaallah ditargetkan akan selesai di awal 2021, atau dua tahun anggaran, tambah Riefky.

Nanti kami lihat, mana yang menjadi beban APBN dan mana APBA, tidak masalah itu, kata dia. Kita akan berbagi tugas. Selain tiga hal yang dikatakannya, ucap Riefky Harsya, kita akan melanjutkan tanggapan tentang pembangunan terowongan di Gunung Geurutee, tutup Teuku Rifky Harsya.

Bagaimana Menurut Anda?