Wabup Terpilih Minta Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Di Abdya Di Hukum Mati

7.869 dibaca
rekonstruksi pembunuhan satu keluarga yang dilakukan tersangka Edy Saputra (28 tahun ) memperagakan 12 adegan di rumah korbannya di Jalan Lukman Gampoeng Meudang Ara Kecamatan Blangpidie, " Rabu (7/6/2017).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BLANGPIDIE – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) terpilih, Muslizar. MT, meminta pria asal Kabupaten Aceh Tengah berinisial ES yang membunuh dengan sadis mertua dan dua anak Kabid Pengairan Dinas PU Abdya dihukum mati.

Tiga korban pembunuhan itu diantaranya Wirnalis (62 tahun), Habibi Askhar Balihar (8 tahun) dan Fakhrurrazi (12 tahun). Mereka ‘dihabisi’ di kediaman Wirnalis di jalan Lukman, Desa Meudang Ara Kecamatan Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya) dan ditemukan bersimbah darah, pada Rabu 17 Mei 2017 lalu.
“Saya mendesak pihak penegak hukum untuk menjatukan hukuman mati kepada pelaku atas perbuatanya itu,” kata Muslizar, Kamis (8/6 2017).
Menurutnya, ES harus dihukum setimpal dengan perbuatanya. Pelaku diketahui tidak hanya menghabisi perempuan paruh baya saja, namun membunuh dua anak dibawah umur dengan sadis hingga meninggal dunia.
“Pertama untuk efek jera dan menjadi pertimbangan tersendiri bagi yang ingin berbuat atau melakukan hal yang sama terhadap warga lain, kalau dihukum seumur hidup pelaku masih tetap hidup. Kasus sabu aja dapat hukuman mati, masak yang membunuh tiga nyawa sekaligus tidak bisa dihukum mati,” ujar Muslizar.
Dia juga meminta Komnas Perlindungan Perempuan dan Anak agar bersikap yang sama dengan warga Abdya atas hukuman pelaku pembunuhan itu.
“Apalagi ini anak dibawah umur, jika tidak hukum mati maka akan muncul lagi pelaku pembunuhan yang lain,” Katanya.

Bagaimana Menurut Anda?