YARA Meminta Kepolisian Menangkap Dan Menahan Pelaku Penganiayaan Nuraisyah

6.901 dibaca

BUANAACEH.COM, PIDIE – Yayasan Advokasi Rayat Aceh (YARA) Perwakilan Pidie dan Pidie Jaya, As’ ari, S.H meminta pihak penegak hukum untuk menangkap dan menahan pelaku pengeroyokan terhadap Nuraisyah warga Gampong Balee Kecamatan Ulim kabupaten Pidie Jaya. Pengeroyakan yang terjadi pada senin, 09 Mei 2016 ini dinilai lamban penanganannya.

As’ ari, berharap, pihak penegak hukum tidak tebang pilih dalam melakukan upaya penegakan hukum

“Alasannya, dalam kasus yang dilaporkan berapa bulan lalu dengan Nomor: LP/06/V/2016/ACEH/Res/Sek Ulim yang diadukan oleh keluarga korban, hingga saat ini belum ada kejelasan tindak lanjut, ”  Kata As’ ari

As’Ari meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap dan menahan pelaku penganiaan terhadap saudari Nuraisyah, untuk diproses secara Hukum yang berlaku.
“Jika pihak kepolisian membiarkan pelaku penganiaan masih berkeliaran kita sangat menghawatikan akan ada aksi balas dendam dari pihak keluarga korban,” pungkas ketua perwakilan YARA Pidie dan Pidie Jaya
As’Ari menambahkan Isu balas dendam mulai mencuat dan YARA sangat prihatin bila akan terjadinya pertikaian antara keluarga korban dan pelaku,
“Jika memang kasus ini tidak disikapi secara serius oleh Kepolisian sektor Ulim ( POLSEK ), maka kami yara akan membawa kasus tersebut ke polres Pidie, guna menghindari terjadinya hal yang tidak di inginkan, ” Kata As’ari
Lanjut As’ary selaku ketua Perwakilan Yara Pidie dan Pidie Jaya yang menjadi kuasa Hukum Nuraisyah, pada hari Jum’at, 23 September 2016 lalu mereka sudah mendatangi Polsek Ulim untuk menanyakan proses dan tindak lanjut tentang kasus Penganiayaan yang dilaporkan keluarga korban beberapa bulan lalu.
“Menurut keterangan yang di berikan oleh Kapolsek Ulim, melalui Kanit Reskrim Brigadir masri, pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan dan dalam waktu dekat ini berkas tersebut akan kita limpahkan ke Kejaksaan, namun As,ari mengangap tindak lanjut dari Polsek Ulim sangat lamban, ” pungkas As’Ari.
promoted

Bagaimana Menurut Anda?