YARA Menduga Pihak Kepolisian Ceroboh Dalam Penaganan Kasus ini

3.904 dibaca
Sekretaris YARA, Fakhrurrazi
Sekretaris YARA, Fakhrurrazi

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menduga Pihak Polres Aceh Utara ceroboh, dalam menangani kasus pembunuhan terhadap Bripka Faisa. Pasalnya, ada tiga orang warga ditangkap namun kemudian dilepas karena diduga tidak bersalah. Sayangnya satu diantaranya mengalami babak belur.

‘Seperti yang dimuat di beberapa media lokal aceh, dalam kasus pembunuhan yang menimpa Bripka Faisal, Polres Aceh Utara membebaskan tiga dari enam terduga pelaku pembunuhan. Sayangnya, ketiga masyarakat yang di tangkap diduga mendapat perlakuan kasar dari aparat kepolisian. Bahkan, salah seorang yang bernama Bahagia babak belur”. Tulis  YARA, melalui rilis yang dikirimnya kepada media ini kemarin.

Kita menduga, sambung rilis tersebut, adanya upaya paksa dari pihak Kepolisian dalam mengungkap pelaku tindak pidana Pembunuhan Bripka Faisal. Dimana sudah dua terduga pelaku meninggal, tanpa ketetapan bersalah dari pengadilan terlebih dahulu.

Sekretaris YARA, Fakhrurrazi menambahkan, pihak Polres harus bisa mendeteksi dini, agar kasus salah tangkap tidak lagi terjadi, sehingga justru membuat masyarakat resah. Terlebih beredar foto korban salah tangkap terlihat babak belur.

Dengan adanya korban salah tangkap, sambung Fakhrurrazi menunjukan adanya dugaan tindakan kekerasan dalam menjalani tugas. yang tidak sesuai dengan Protap kepolisian serta terindikasi adanya kecerobohan”, bebernya.

“Kami berharap, prinsip dan standar Hak Asasi Manusia (HAM) wajib dilaksanakan oleh polisi dalam setiap penyelenggaraan tugasnya, termasuk dalam hal melakukan penangkapan terhadap tersangka tindak pidana. Antara lain : Penyidik (dalam hal ini kepolisian) dilarang menggunakan kekerasan atau penekanan dalam bentuk apapun saat melakukan penangkapan”. jelas Sekretaris YARA.

Fakhrurrazi berharap, pihaknya berharap, pihak kepolisian lebih selektif dalam menjalankan tugasnya, serta mengedepankan asas praduga tidak bersalah, dalam menindak seseorang yang diduga terlibat tindak pidana.

Bagaimana Menurut Anda?