Dapil III DPRD Sumsel Dukung Pemberantasan Narkoba di OKI

37.167 dibaca

Peredaraan narkoba di Kabupaten OKI kian marak dan mulai meresahkan masyarakat. Bahkan beberapa warga secara langsung menyampaikan masalah ini kepada anggota dewan saat melakukan reses  Tahap I, 6 – 11 Maret 2019. Di Desa Ulak Kemang Baru Kecamatan Pampangan, dan Desa  Serdang Menang SP Padang Kabupaten OKI.

Di Kecamatan Desa Ulak Kemang Baru, kedatangn rombongan dapil III yang terdiri dari  H Surip Januarto, SS, MM bertindak sebagai koordinator dengan anggota MA Pati Gantada, SH, MHum; Drs H Elianuddin HB; H.A .Rozak Amin, SH; Hj Riwi, SPd; H Ali Imron Bayin, SE, MSi; Ike Mayasari, SH; Drs Ramlan Holdan; Hj Lindawati Alikonang, SE; H Askweni, SPd, Agustina, SH; dan Rusdi Tahar, SE.  Diterima pengakat desa, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu pengajian dan lainnya.

“Kedatangan kami disini, tidak lain untuk berdialog dan bersilaturahmi guna menyerap aspirasi masyarajat, untuk diperjuangkan dalam anggaran,”ujarnya.

Dalam dialog, Kades setempat minta perbaikan jalan yang banyak rusak serta minta bantuan pemerintah untuk menangani masalah narkoba yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

“Peredaraan narkoba, memang sudah sangat parah. Bahkan dengan uang Rp 10 ribu masyarakat sudah bisa mendapatkan barang haram tersebut. Namun untuk penanganannya, kami minta pemerintah tidak melibatkan kades apalagi sampai minta tunjukkan rumah penduduk yang menggunakan narkoba. Itu sama artinya dengan membunuh kades,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, warga juga meminta agar rumah penerima PKH tidak ditempeli stiker, karena dapat membuat pemilik rumah malu. Dan untuk masalah ini juga!, kalau bisa jangan disuruh kades, karena bisa didemo masyarakat

Ditempat yang sama warga mengeluhkan data PKH yang masih menggunakan data lama, padahal data terbaru sudah dikirim kepemerintah. Warga juga minta jalan daerah yang ada dinaikkan menjadi jalan provinsi, serta minta dibuatkan madrasah Ibtidayah. Untuk menambah pendapatan desa, masyarakat juga minta agar lebak lebung dikelola oleh BUMDes.

Sedangkan dalam dialog dengan di Desa  Serdang Menang SP Padang, warga minta normalisasi sungai, minta penanganan narkoba, bantuan untuk masjid, perbaikan jalan, serta penanganan runput setedok yang telah membuat warga tidak bisa bercocok tanam.

Menanggapi semua aspirasi tersebut angota Dapil III, H Askweni mengatakan, untuk usulan pendirian MIN akan mereka bantu.

Suasana reses di dapil III

“Untuk itu kota harus buat surat ke kemenag, kedepag dan lainnya. Nanti kami akan mengawal hingga MIN tersebut bisa didirikan,” katanya.

Untuk pembangunan dinding penahan jalan, itu bukan wewenang dewan melainkan eksekutif. Namun sebagai wakil rakyat, aspirasinini akan tetap kami perjuangkan.

Sedangkan untuk masalah lebak lebung,  anggota dapil III lainnya, Eva mengaku setuju bila dikelola oleh BUMDes agar bisa menambah pendapatan. Namun karena lebak lebung ini diatur dalam perda, maka untuk menggantinya harus dilakukan revisi perda. (ADV)