DPRD Sumsel Dapil VII Pulang ke Kampung Serap Aspirasi

6.953 dilihat

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) VII mengadakan kegiatan Reses Tahap I Tanggal 20-27 Maret 2022. Dapil VII meliputi Dapil Lahat-Pagar Alam Empatlawang

Reses dihadiri Camat, Lurah/Kades, Ketua BPD, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh, Pemuda, Organisasi Pemuda, Karang Taruna dan Pengurus Parpol, perangkat Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Toko Pemuda, Ormas dan Anggota BPD Masyarakat

Advertisement

Koordinator Reses Ir. Holda, M.Si, mengatakan kegiatan untuk menyerap aspirasi secara langsung ke masyarakat di tempat daerah pemilihan. Dijelaskan reses bisa dilakukan secara perseorangan maupun kelompok.

Dikatakan, anggota DPRD Sumsel Dapil VII, “Juanda-Fraksi, PAN, Aswari Rivai- GERINDRA, Octaviansyah PKB, Sumiyati F-PDIP, Alfarenzi Panggar Besi, HANURA, Rudi Hartono, Perindo, David Al Jufri, Golkar dan Holda, DEMOKRAT,”Jelasnya.

Masih kata Politisi Demokrat, tempat yang dikunjungi saat Reses I di Desa Wanaraya Kecamatan Kikim Barat, Desa Ulak Bandung Kecamatan Kikim Barat, Desa Cecar Kecamatan Kikim Timur, Desa Bunga Mas Kecamatan Kikim Timur, di SMK YPB Kelurahan Pagar Agung Kecamatan Kota Lahat, Kantor Camat Kikim Tengah, Desa Maspura Kecamatan Kikim Tengah, Tanjung Baru Kecamatan KikimTengah, Desa Mekar Kecamatan Tebing Tinggi. Pajar Bhakti Kecamatan Tebing Tinggi,.

Dikatakan usulan warga saat reses diantaranya, minta Pembangunan di SMK Negeri 1 Tebing Tinggi meliputi pagar tembok Sekolah, pembangunan jembatan lingkungan SMK, pemasangan atap/kanopi koridor dalam SMK, dan kekurangan tenaga Pendidik bidang Kesehatan.

Selanjutnya, KONI Kabupaten Empat Lawang terkait dengan permintaan enam (6) Cabor Porprov Tahun akan datang agar diadakan di Kabupaten Empat Lawang, SMK Yayasan Pembina Bangsa (YPB) di Kecamatan Kota Lahat merupakan SMK berbasis pertanian, mengusulkan pembangunan Pembangunan Laboratorium Kultur Jaringan Hortikultura, Pembangunan Asrama Siswa/Siswi, dan Kesejahteraan Tenaga Pendidik.

Masih ada lagi, Titik-titik Jalan Nasional yang rawan longsor, Pembangunan insfrastruktur, pembuatan siring disepanjang jalan Provinsi, lampu jalan.

Bantuan modal bagi pelaku usaha kecil /UMKM, bibit tanaman pertanian, bibit ternak ikan, kambing dan sapi, pupuk subsidi, normalisasi sungai, bronjong dan jembatan serta pembangunan masjid /mushola, Dukungan PORPROV 2022.

Dikatalam terkait usulan warga. Kita akanmemilah aspirasi yang jadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten/Kota akan disampaikan ke Bupati/Walikota. Sedangkan usulan yang masuk dalam ranah Pemerintah Provinsi akan diserahkan kepada Gubernur untuk ditindaklanjuti, dan kewenangan pemerintah pusat untuk dapat disampaikan dan dikoordinasikan ke kementerian yang bersangkutan.

“Intinya, Semua masukan dari konstituen akan disampaikan dalam agenda paripurna. Dan akan diperjuangkan untuk direalisasikan,” (ADV)

Advertisement