Hari Ini , Menjadi Hari Temuan Terendah Kasus ODP Di Garut

22.304 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kasus ODP hari ini menjadi kasus terendah selama 3 minggu terakhir, dari laporan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut Hari ini Sabtu 11 April 2020 s/d Pukul 18.00 WIB, kasus ODP berjumlah 20 orang.

” Angka ini merupakan jumlah temuan paling rendah dalam 3 minggu terakhir, sehingga dapat diasumsikan bahwa proses penularan Covid-19 di masyarakat sudah bisa dikendalikan” kata Ricky Rizky Darajat. Di Crisis Center.

Advertisement

Masih kata Ricky, secara keseluruhan kasus OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi + sebanyak 2.159 kasus, terdiri dari :

a) OTG : 177 orang semuanya masih dalam proses observasi selama 14 hari ke depan.

b) *ODP : 1.949 kasus (664 kasus masih pemantauan, 15 dalam perawatan, dan 1.270 selesai pemantauan).

c) PDP : 31 kasus (11 kasus sedang dalam perawatan dan 20 kasus selesai pengawasan dan dipulangkan dari RSUD dr. Slamet Garut).

d) Konfirmasi + : 2 kasus terdiri 1 dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium.

” Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di fasilitas kesehatan yaitu sebanyak 20 kasus, Perlu kerja keras dari seluruh unsur baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat, bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan tentunya tidak lupa dengan menghimbau agar mengurangi mobilitas ke daerah zona merah” paparnya.

Disampaikan Ricky, hampir 95% kasus PDP dan ODP yang ditemukan di Kabupaten Garut, memiliki riwayat perjalanan dari daerah dengan status Zona Merah.

” Jumlah ODP yang telah dilakukan rapid test sebanyak 763 orang dari total 1.240 ODP yang ada di Kabupaten Garut. Belum ada penambahan kasus positif hasil rapid test, atau masih tetap 4 kasus (0.52%) menunggu hasil labolatorium test Swab” tuturnya.

Perlu disampaikan pula lanjutnya, bahwa KC-1 dan KC-2 sampai saat ini kondisinya mengalami perbaikans secara progresif. Artinya tinggal menunggu hasil pemeriksaan laboratorium PCR ulangan apabila hasilnya negatif maka sudah barang tentu dapat diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

” Marilah kita sama-sama mendoakan atas kesembuhan kasus konfimasi positif 1 dan 2, selain itu kita senantiasa berdoa juga jangan sampai ditemukan kasus-kasus baru koifirmasi positif Covid-19. Patuhilah atas semua anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, demi kebaikan kita bersama” pungkasnya.