Mahdar : PGRI Dukung Guru Honorer

63.215 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Rapat Kordinasi Para guru honorer yang difasilitasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) Garut dilaksanakan di Gedung Wisma PGRI Jalan Pasundan Garut, Jumat 14 September 2018, Rakor yang dimulai pada pukul 13.00 dan berakhir pukul 16.30 menghasilkan beberapa keputusan yang akan ditindaklanjuti pada hari Senin Besok.

Kepada Buanaindonesia Ketua PGRI Garut Mahdar Suhendar mengatakan, sebagai lembaga yang membawahi para guru yang ada di kabupaten Garut, tentunya hal ini perlu kita sikapi bersama terkait Kisruh saat ini antara Pemda Garut dan guru honorer yang ada di kabupaten Garut.

” Sebagai rasa empati dan menghargai keberadaan guru honorer sebagai Pekerjaan Profesi yang patut Kita hargai, Kami pihak PGRI siap menerima masukan dan saran serta dimintai arahan bagaimana menyikapi kondisi yang terjadi di Garut saat ini antara Pemda Garut dan Guru Honorer”, kata Mahdar Suhendar.

Sambung Mahdar, dari hasil kesepakatan Rakor yang baru saja usai, ada beberapa point yang disepakati diantaranya melaksanakan aksi unjuk rasa yang akan dilaksanakan pada hari Senin besok, dengan beberapa point tuntutan yang akan disampaikan.

” Ada beberapa point tuntutan yang akan disampaikan pada aksi Unras nanti, seperti tuntutan dicopotnya PLT Disdik Garut yang saat ini di jabat oleh Djajat Darajat, serta mendesak Bupati untuk mengeluarkan SK penugasan yang saat ini diperlukan untuk legalitas Kepala Sekolah dalam membayar Honor kepada Guru Honorer”, sambung Mahdar.

Mahdar berharap, Bupati Garut dapat mempertimbangkan kembali tuntutan yang diajukan oleh para guru honorer, apalagi saat ini PLT Disdik Garut di jabat oleh seseorang yang bukan ahli di bidangnya.

” Kami hanya bisa memberikan dukungan kepada apa yang di tuntut oleh para guru honorer, tetapi semua kebijakan Kita kembalikan kepada pemangku Daerah, namun diharapkan tuntutan dan harapan para guru honorer dapat Bupati Garut pertimbangkan, demi kemajuan Pendidikan di kabupaten Garut”, pungkas Mahdar Suhendar.

Sementara itu Bupati Garut Rudy Gunawan Kepada Buanaindonesia mengatakan, siap untuk menerima perwakilan pengunjuk rasa apabila meminta untuk berdialog dengannya.

” Unras kan hak warga negara Indonesia, silahkan saja, apabila nanti mereka ingin berdialog dengan Saya, Saya siap untuk menerima rekan rekan guru honorer” ujar Rudy Gunawan.