{"id":21738,"date":"2016-01-21T01:14:00","date_gmt":"2016-01-20T18:14:00","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/?p=21738"},"modified":"2016-01-21T01:14:00","modified_gmt":"2016-01-20T18:14:00","slug":"tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/","title":{"rendered":"Tanggul Jebol, Eh PSDA Cuek Aja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">SUKABUMI &#8211; Sudah satu tahun lebih tanggul irigasi jebol, pemerintah kabupaten Sukabumi seolah dingin. Irigasi ini menjadi sumber pengairan yang berlokasi di desa Cibatu, kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi ini mengairi puluhan hektar sawah di dua kampung yakni, Kampung Delepeng, Gunungkalong dan Kebonlengka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tanggul jebol akibat derasnya aliran sungai cibatu pada musim hujan beberapa waktu lalu. Celakanya, jebolnya tanggul ini bertambah parah karena tanggul tidak mampu menahan debit air yang terus meningkat. Akibatnya, 20 hektar lahan persawahan milik petani telat tanam padi karena kurang pasokan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Anehnya, belum ada upaya perbaikan dari pemerintah pada tanggul ini. Malah instansi terkait yakni Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Sukabumi terkesan tutup mata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Ada dua Tanggul Irigasi yang kerap jebol. Yakni, tanggul irigasi Gunungkalong dan Leuwi Kuda apa bila musim penghujan bahkan irigasi jebol hampir belasan kali per tahunnya,dan upaya perbaikan hanya dengan swadaya dan sementra,&#8221; kata Damu Sutenri, Kades Cibatu, rabu (20\/01) kemarin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lebih.lanjut Damu menyatakan pihaknya sudah beberapa kali mengajukan bantuan ke PSDA namun hingga detik ini belum ada realisasinya.Untuk menghindari kejebolan yang meluas, kades berinisiatif bersama -sama warga bergotong royong membangun kembali tanggul irigasi dengan menggunakan bronjong seadanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Hal ini untuk meminimalisir ngaretnya penanaman padi yang maksimal.\u00a0Ya, sejak jebol, pemerintah belum melakukan perbaikan hanya meninjau saja beberapa kali dan terus berjanji akan memperbaiki,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Damu bersama masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari bertani berharap, pemerintah terkait secepatnya dapat membangun tanggul irigasi secara permanen. Pasalnya, apabila tidak segera diperbaiki petani selalu kerepotan dalam mendapatkan suplai air dan hampir pasti akan mengalami ketelatan bercocok tanam, bahkan dapat menyebabkan gagal panen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kami harap pemerintah secepatnya bisa segera membangun tanggul irigasi,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu Kepala Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Sukabumi Ujang Supandi tidak berhasil di komfirmasi karena lagi bertugas di luar kantor,begitupun ketika di hubungi melalui telepon selulernya, ponsel Ujang tidak aktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Editor : M.I<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUKABUMI &#8211; Sudah satu tahun lebih tanggul irigasi jebol, pemerintah kabupaten Sukabumi seolah dingin. Irigasi ini menjadi sumber pengairan yang berlokasi di desa Cibatu, kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi ini mengairi puluhan hektar sawah di dua kampung yakni, Kampung Delepeng, Gunungkalong dan Kebonlengka. Tanggul jebol akibat derasnya aliran sungai cibatu pada musim hujan beberapa waktu lalu. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":21739,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/01\/Tanggul-jebol.jpg?fit=1023%2C679&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tanggul Jebol, Eh PSDA Cuek Aja - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SUKABUMI &#8211; Sudah satu tahun lebih tanggul irigasi jebol, pemerintah kabupaten Sukabumi seolah dingin. Irigasi ini menjadi sumber pengairan yang berlokasi di desa Cibatu, kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi ini mengairi puluhan hektar sawah di dua kampung yakni, Kampung Delepeng, Gunungkalong dan Kebonlengka. Tanggul jebol akibat derasnya aliran sungai cibatu pada musim hujan beberapa waktu lalu. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-01-20T18:14:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/01\/Tanggul-jebol.jpg?fit=1023%2C679&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1023\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"679\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/01\/Tanggul-jebol.jpg?fit=1023%2C679&ssl=1\",\"width\":1023,\"height\":679},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/\",\"name\":\"Tanggul Jebol, Eh PSDA Cuek Aja - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-01-20T18:14:00+00:00\",\"dateModified\":\"2016-01-20T18:14:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/3bad24c1e87fe1d102a67c779e2e9f77\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/tanggul-jebol-eh-psda-cuek-aja\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/3bad24c1e87fe1d102a67c779e2e9f77\",\"name\":\"Prima Rewah Kaen\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21738"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21738"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21738\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21740,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21738\/revisions\/21740"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21739"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}