{"id":21825,"date":"2016-01-27T01:11:45","date_gmt":"2016-01-26T18:11:45","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/?p=21825"},"modified":"2016-01-27T01:15:17","modified_gmt":"2016-01-26T18:15:17","slug":"pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/","title":{"rendered":"Pengembang Pasar Limbangan : Kami Tak Pernah Gunakan Barang Second, Tapi Rekondisi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Garut, Buanaindonesia.com &#8211; Kabar mengejutkan datang dari pasar Limbangan, Garut, Jawa Barat. Pengembang pasar Limbangan disebut-sebut menggunakan genset dan eskalator bekas dalam pembangunannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sumber kami mengatakan genset tersebut dibeli si pengembang dari Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Dari Surabaya. Saya ada buktinya. Memang itu barang second &#8221; Kata sumber kami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu, Elva Waniza direktur PT Elva PriMandiri selaku pengembang pasar yang rencananya akan diresmikan pada bulan februari mendatang ini menyatakan bahwa pihaknya tidak menggunakan barang second ( bekas ).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Saya yang beli langsung, itu bukan barang second, itu barang rekondisi. Tolong bedakan barang second dan rekondisi &#8221; Kata Elva<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menanggapi hal ini mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan pasar kabupaten Garut, Eko Yulianto menyatakan seharusnya pengembang jangan menggunakan barang second dalam pembangunan pasar Limbangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Saat itu memang saya kepala dinasnya. kalau memang benar pengembang gunakan barang second, ya jangan lah. Tidak dibenarkan itu &#8221; Kata Eko yang kini menjabat sebagai kepala dinas koperasi Garut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu sekretaris Aliansi Masyarakat untuk HAM, Demokrasi dan Keadilan Hukum, Cepi Alhumaedi mengatakan ada hak-hak warga yang dilanggar dalam proses pembangunan pasar Limbangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Ingat, keselamatan pengunjung dan orang-orang disana jangan dikesampingkan, nah, pengembang tidak mau disebut itu barang second, tapi mereka lebih suka menyebut barang rekondisi, anda bisa artikan sendiri pernyataan konyol itu. &#8221; Kata Cepi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Cepi juga menyatakan bahwa pengembang harus dan wajib memastikan semua pedagang lama mendapat hak yang sama di pasar baru itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Kami cuma mengingatkan pada pengembang untuk tidak hanya berfikir profit. Pedagang lama coba dipertimbangkan, terutama bagi mereka yang tidak mampu membeli, subsidi misalnya &#8221; Tambah Cepi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pasar Limbangan Garut Jawa Barat berkali-kali kisruh, terakhir yang sempat mencuat adalah demonstrasi Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan ( P3L ) yang meminta pemerintah Kabupaten Garut untuk segera menyegel pasar yang telah rampung pembangunannya itu. Penentangan ini terkait belum adanya IMB dan amdal yang dikantongi pengembang. Bupati Garut sendiri berjanji akan me mediasi pedagang, warga dan pengembang terkait kisruh ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Editor : M.I<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Garut, Buanaindonesia.com &#8211; Kabar mengejutkan datang dari pasar Limbangan, Garut, Jawa Barat. Pengembang pasar Limbangan disebut-sebut menggunakan genset dan eskalator bekas dalam pembangunannya. Sumber kami mengatakan genset tersebut dibeli si pengembang dari Surabaya. &#8221; Dari Surabaya. Saya ada buktinya. Memang itu barang second &#8221; Kata sumber kami. Sementara itu, Elva Waniza direktur PT Elva PriMandiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":21836,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/01\/IMG_20160126_155108_1.jpg?fit=324%2C555&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengembang Pasar Limbangan : Kami Tak Pernah Gunakan Barang Second, Tapi Rekondisi - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Garut, Buanaindonesia.com &#8211; Kabar mengejutkan datang dari pasar Limbangan, Garut, Jawa Barat. Pengembang pasar Limbangan disebut-sebut menggunakan genset dan eskalator bekas dalam pembangunannya. Sumber kami mengatakan genset tersebut dibeli si pengembang dari Surabaya. &#8221; Dari Surabaya. Saya ada buktinya. Memang itu barang second &#8221; Kata sumber kami. Sementara itu, Elva Waniza direktur PT Elva PriMandiri [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"jabar.buanaindonesia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-01-26T18:11:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-01-26T18:15:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/01\/IMG_20160126_155108_1.jpg?fit=324%2C555&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"324\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"555\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/01\/IMG_20160126_155108_1.jpg?fit=324%2C555&ssl=1\",\"width\":324,\"height\":555},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/\",\"name\":\"Pengembang Pasar Limbangan : Kami Tak Pernah Gunakan Barang Second, Tapi Rekondisi - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-01-26T18:11:45+00:00\",\"dateModified\":\"2016-01-26T18:15:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/584e5d4d7a24d69080a927eefccff3af\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/pengembang-pasar-limbangan-kami-tak-pernah-gunakan-barang-second-tapi-rekondisi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/584e5d4d7a24d69080a927eefccff3af\",\"name\":\"Redaksi,\",\"sameAs\":[\"jabar.buanaindonesia.com\",\"Irfanbu4n474bar\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21825"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21825"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21840,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21825\/revisions\/21840"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}