{"id":23926,"date":"2016-08-02T00:23:11","date_gmt":"2016-08-01T17:23:11","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/?p=23926"},"modified":"2016-08-02T00:23:11","modified_gmt":"2016-08-01T17:23:11","slug":"demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/","title":{"rendered":"Demi Proyek, Makam Bupati Terancam Digusur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">KUNINGAN, BuanaJabar.com &#8211; Semakin minimnya lahan untuk dijadikan area pemukiman, membuat sebagian pengusaha property mengahalalkan segala cara, tak jarang bahkan diantara mereka berani menyulap pemakaman menjadi sebuah komplek pemukiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal ini pun terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Namun ironisnya dua makam mantan Bupati Kuningan pun kabarnya terancam kena gusuran, karena diwilayah itu akan dibangun komplek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Anehnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mengaku tidak mengetahui soal itu, bahkan Kepala bidang kebudayaan Kabupaten Kuningan Yosep Yanuar, mengaku selama ini pihaknya sama sekali tidak tahu mengenai hal itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSebetulnya kami bukan membiarkan, namun tidak mengetahui. Makanya, dalam waktu dekat ini saya akan menerjunkan tim untuk mengetahui secara jelas ke lokasi makam. Apabila memang makam tersebut merupakan mantan bupati, maka kami akan melakukan pendataan untuk disampaikan ke Balar (Balai Arkeologi) Jabar. Yang namanya makam bersejarah harus masuk ke kategori benda cagar budaya,\u201d ucap Yosep<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Yosep mengatakan selama ini pihaknya terus melakukan berbagai kegiatan untuk mengungkap sejarah di masa lampau. Setiap peninggalan sangat berharga untuk mengungkap sejarah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cHarusnya warga proaktif kalau berhubungan dengan sejarah. Cepat laporkan ke pihak terkait,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara mengenai banyak makam yang menjadi permukiman, Yosep mempertanyakan legalitasnya. Sebab, yang namanya lokasi pemakaman adalah tanah desa. Dan kalau dijual tentu melanggar hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSaya juga heran banyak makam yang kena gusuran karena dijual. Kok tanah makam bisa dijual dan laku,\u201d ucapnya terheran-heran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Yosep pun menyangkan saat ini banyak warga atau pengusaha yang mengincar makam untuk dijadikan pemukiman. Menurutnya pemerintah harus turun tangan agar tidak ada lagi makam atau situs bersejarah yang dialih fungsikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUNINGAN, BuanaJabar.com &#8211; Semakin minimnya lahan untuk dijadikan area pemukiman, membuat sebagian pengusaha property mengahalalkan segala cara, tak jarang bahkan diantara mereka berani menyulap pemakaman menjadi sebuah komplek pemukiman. Hal ini pun terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Namun ironisnya dua makam mantan Bupati Kuningan pun kabarnya terancam kena gusuran, karena diwilayah itu akan dibangun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":58,"featured_media":23927,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/08\/Makam-Salah-Satu-Mantan-Bupati-Kuningan.jpg?fit=480%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Demi Proyek, Makam Bupati Terancam Digusur - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KUNINGAN, BuanaJabar.com &#8211; Semakin minimnya lahan untuk dijadikan area pemukiman, membuat sebagian pengusaha property mengahalalkan segala cara, tak jarang bahkan diantara mereka berani menyulap pemakaman menjadi sebuah komplek pemukiman. Hal ini pun terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Namun ironisnya dua makam mantan Bupati Kuningan pun kabarnya terancam kena gusuran, karena diwilayah itu akan dibangun [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-01T17:23:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/08\/Makam-Salah-Satu-Mantan-Bupati-Kuningan.jpg?fit=480%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/08\/Makam-Salah-Satu-Mantan-Bupati-Kuningan.jpg?fit=480%2C320&ssl=1\",\"width\":480,\"height\":320},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/\",\"name\":\"Demi Proyek, Makam Bupati Terancam Digusur - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-08-01T17:23:11+00:00\",\"dateModified\":\"2016-08-01T17:23:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/b33fc9b2cebe8f0911786fa97e3a8c0b\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/demi-proyek-makam-bupati-terancam-digusur\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/b33fc9b2cebe8f0911786fa97e3a8c0b\",\"name\":\"Hens Pradana\",\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23926"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/58"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23926"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23929,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23926\/revisions\/23929"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}