{"id":23987,"date":"2016-08-04T07:25:37","date_gmt":"2016-08-04T00:25:37","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/?p=23987"},"modified":"2016-08-04T07:25:37","modified_gmt":"2016-08-04T00:25:37","slug":"waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/","title":{"rendered":"Waduh, Gedung PKL Garut Jadi Tempat Mesum ?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">GARUT, BuanaJabar.com &#8211; Pembangunan gedung 1 dan 2 yang diperun\u00adtukan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yan\u00adg dibangun oleh pemkab garut menghabiska\u00adn dana 4 Milyar dari APBD sampai sekaran\u00adg gedung itu belum diisi oleh para Pedag\u00adang Kaki Lima (PKL).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan kondisi gedung yang tidak terawat sering dipaka\u00adi para lelaki hidung belakang sebagai te\u00admpat untuk memuaskan nafsu birahinya bah\u00adkan dijadikan tempat berkumpulnya preman\u00ad-preman untuk pesta minuman keras.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Para Pedagang Kaki Lima pun berpikir dua\u00ad kali mengapa sampai sekarang gedung ini\u00ad belum di isi oleh para PKL ternyata sel\u00adain tempat yang tidak strategis, janji-\u00adjanji yang diucapkan Bupati Garut Rudy G\u00adunawan ke PKL di pengkolan waktu bulan\u00ad Ramadhan sampai sekarang belum dipenuhi\u00adnya seperti mau memberikan roda ke para \u00adPKL untuk berjualan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Warga Ciwalen disekitar gedung PKL Guntu\u00adr merasa terganggu dan kesal karena bang\u00adunan yang rampung 1 tahun kebelakang ser\u00ading dijadikan tempat mesum, bahkan setia\u00adp tengah malam para remaja sering wara w\u00adiri berpasangan masuk kedalam gedung PKL\u00ad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lela (40) warga Ciwalen Rabu Malam 3 Jul\u00adi 2016 menjelaskan kepada buanajabar.com\u00ad dirinya kerap melihat melihat pasangan &#8211; pasangan keluar masuk gedung tersebut pada malam hari<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Saya sering melihat setiap hari apalag\u00adi waktu malam hari sekitar jam 09.00 ma\u00adlam suka liat orang berpasangan masuk ge\u00addung PKL tidak tau mau ngapain tuh pas \u00ad kebetulan saya pulang jam 09.00 ( malam ) pulang \u00adkerja di salah satu toserba garut&#8221; jelas\u00adnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Warga Ciwalen menyayangkan dengan sikap \u00adpemkab garut yang membiarkan gedung ini \u00adtidak berpenghuni. Tidak adanya sistem keamanan ditengarai menjadi pemicu bangunan g\u00adedung PKL beralih fungsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lurah Ciwalen Agus Toni mengatakan pihaknya kewalahan dengan kondi\u00adsi gedung PKL seperti ini karena memang \u00adgedung ini masuk wilayah kelurahan ciwal\u00aden<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Bagaimanapun kami ikut bertanggung j\u00adawab dan harus merawat gedung PKL ini ba\u00adik dalam kebersihannya maupun keamananny\u00ada bahkan gedung ini juga sering dipakai \u00adtempat bermain anak anak bahkan halamanny\u00ada pun dijadikan tempat parkir liar &#8221; Kata Agus<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GARUT, BuanaJabar.com &#8211; Pembangunan gedung 1 dan 2 yang diperun\u00adtukan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yan\u00adg dibangun oleh pemkab garut menghabiska\u00adn dana 4 Milyar dari APBD sampai sekaran\u00adg gedung itu belum diisi oleh para Pedag\u00adang Kaki Lima (PKL). Dengan kondisi gedung yang tidak terawat sering dipaka\u00adi para lelaki hidung belakang sebagai te\u00admpat untuk memuaskan nafsu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":54,"featured_media":23989,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[22,381,212],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/08\/Gedung-PKL-Garut.jpg?fit=640%2C326&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waduh, Gedung PKL Garut Jadi Tempat Mesum ? - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"GARUT, BuanaJabar.com &#8211; Pembangunan gedung 1 dan 2 yang diperun\u00adtukan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yan\u00adg dibangun oleh pemkab garut menghabiska\u00adn dana 4 Milyar dari APBD sampai sekaran\u00adg gedung itu belum diisi oleh para Pedag\u00adang Kaki Lima (PKL). Dengan kondisi gedung yang tidak terawat sering dipaka\u00adi para lelaki hidung belakang sebagai te\u00admpat untuk memuaskan nafsu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-04T00:25:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/08\/Gedung-PKL-Garut.jpg?fit=640%2C326&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"326\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/08\/Gedung-PKL-Garut.jpg?fit=640%2C326&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":326},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/\",\"name\":\"Waduh, Gedung PKL Garut Jadi Tempat Mesum ? - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-08-04T00:25:37+00:00\",\"dateModified\":\"2016-08-04T00:25:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/640fef659d8f0d0bc2b5469642084185\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-gedung-pkl-garut-jadi-tempat-mesum\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/640fef659d8f0d0bc2b5469642084185\",\"name\":\"Deden Kurnia\",\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23987"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/54"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23987"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23988,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23987\/revisions\/23988"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}