{"id":25448,"date":"2016-10-10T10:28:15","date_gmt":"2016-10-10T03:28:15","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/?p=25448"},"modified":"2016-10-10T10:28:15","modified_gmt":"2016-10-10T03:28:15","slug":"banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/","title":{"rendered":"Banjir Bandang Pangandaran. Ini Data Kerusakan Terakhir"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">BUANAJABAR.COM, PANGANDARAN -Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pangandaran pada\u00a0Minggu 09 Oktober 2016 mengakibatkan puluhan rumah terendam dan porak porandanya infrastruktur disana. Titik terparah terjadi diwilayah Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Kalipucang. Berikut data sementara berdasarkan pantauan sumber kami dilokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Desa Padaherang RT 11 RW 02 Kecamatan Padaherang 15 rumah warga terendam banjir setinggi 60 Cm, diakibatkan meluapnya sungai Cicaruy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">RT 09 RW 05 Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang 20 rumah warga terendam banjir setinggi 60 Cm, diakibatkan meluapnya sungai Cimeong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Rumah warga di 3 dusun di desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang terendam banjir setinggi 1 meter diakibatkan meluapnya sungai Jogjogan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di dusun Patinggen desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang akibat kejadian tersebut rumah warga di 2 Blok diantaranya Blok Pelning dan Blok Salegor terendam banjir setinggi 50 sampai 60 cm diakibatkan meluapnya sungai Ciroyom dan Ciputara Haji.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dusun Pangasinan desa \u00a0Pasirgeulis Kecamatan Padaherang \u00a030 rumah warga terendam banjir sekitar 40 cm diakibatkan meluapnya sungai Pangasinan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Rumah-rumah warga di desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang terendam banjir setinggi 1 sampai 2 meter ini ditengarai karena meluapnya sungai Tunggilis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Banjir juga merendam beberapa titik Jln Raya dari arah Banjar menuju Pangandaran dan sebaliknya setinggi 60 Cm sepanjang 150 M.\u00a0Akibat kejadian tersebut arus kendaraan sempat macet sepang 1 KM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kejadian tersebut diakibatkan hujan cukup deras selama 2 hari sehingga sungai yg ada tidak mampu menampung air sehingga meluap ke pemukiman warga. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun akibat kejadian tersebut warga sempat panik dan langsung mengungsi sambil menyelamatkan barang-barang berharga miliknya ke tempat yang lebih aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hingga berita ini dirilis pihak pemkab Pangandaran sedang dilakukan pengecekan dan pendataan dilapangan terhadap para korban. ( Sumber : Newsroom Bandung)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAJABAR.COM, PANGANDARAN -Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pangandaran pada\u00a0Minggu 09 Oktober 2016 mengakibatkan puluhan rumah terendam dan porak porandanya infrastruktur disana. Titik terparah terjadi diwilayah Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Kalipucang. Berikut data sementara berdasarkan pantauan sumber kami dilokasi. Desa Padaherang RT 11 RW 02 Kecamatan Padaherang 15 rumah warga terendam banjir setinggi 60 Cm, diakibatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":38,"featured_media":25452,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[203,22,379],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/10\/Jembatan-putra-pinggan.jpg?fit=1280%2C720&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Banjir Bandang Pangandaran. Ini Data Kerusakan Terakhir - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAJABAR.COM, PANGANDARAN -Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pangandaran pada\u00a0Minggu 09 Oktober 2016 mengakibatkan puluhan rumah terendam dan porak porandanya infrastruktur disana. Titik terparah terjadi diwilayah Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Kalipucang. Berikut data sementara berdasarkan pantauan sumber kami dilokasi. Desa Padaherang RT 11 RW 02 Kecamatan Padaherang 15 rumah warga terendam banjir setinggi 60 Cm, diakibatkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-10-10T03:28:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/10\/Jembatan-putra-pinggan.jpg?fit=1280%2C720&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/10\/Jembatan-putra-pinggan.jpg?fit=1280%2C720&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/\",\"name\":\"Banjir Bandang Pangandaran. Ini Data Kerusakan Terakhir - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-10-10T03:28:15+00:00\",\"dateModified\":\"2016-10-10T03:28:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/banjir-bandang-pangandaran-ini-data-kerusakan-terakhir\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25448"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25448"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25448\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25453,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25448\/revisions\/25453"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}