{"id":26466,"date":"2016-11-30T14:21:24","date_gmt":"2016-11-30T07:21:24","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/?p=26466"},"modified":"2016-11-30T14:21:24","modified_gmt":"2016-11-30T07:21:24","slug":"waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/","title":{"rendered":"Waduh, Daerah Ini Disebut Jalur Maut. Kenapa ya ?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_26467\" aria-describedby=\"caption-attachment-26467\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-26467\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/jalur-maut-panimbang-cikeusik.jpg?resize=640%2C420\" alt=\"Jalur jalan raya Munjul Panimbang Cikeusik,  tepatnya disimpang tiga Pasar Munjul dijuluki tikungan maut oleh warga sekitar. Pasalnya di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan.\" width=\"640\" height=\"420\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/jalur-maut-panimbang-cikeusik.jpg?w=640&amp;ssl=1 640w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/jalur-maut-panimbang-cikeusik.jpg?resize=300%2C197&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-26467\" class=\"wp-caption-text\">Jalur jalan raya Munjul Panimbang Cikeusik, tepatnya disimpang tiga Pasar Munjul dijuluki tikungan maut oleh warga sekitar. Pasalnya di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG &#8211; Jalur jalan raya Munjul Panimbang Cikeusik,\u00a0 tepatnya disimpang tiga Pasar Munjul dijuluki tikungan maut oleh warga sekitar. Pasalnya di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan,\u00a0 tabrakan kendaraan maupun yang terguling.\u00a0Hasil pantauan BUANA JABAR,\u00a0 pagi di hari ini, Rabu, 30 November 2016, sudah tiga pemotor terjatuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seorang warga pemilik warung di sekitar perapatan Pasar Munjul, Yanto, memaparkan, di perempatan ini hampir setiap hari ada kecelakaan, ada yang tabrakan antara kendaraan bahkan yang lebih banyak kendaraan pengendara roda dua terjatuh<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-26445\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/agung-suryamal-adv.jpg?resize=640%2C453\" alt=\"agung-suryamal-adv\" width=\"640\" height=\"453\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/agung-suryamal-adv.jpg?w=1984&amp;ssl=1 1984w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/agung-suryamal-adv.jpg?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/agung-suryamal-adv.jpg?resize=768%2C543&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/agung-suryamal-adv.jpg?resize=1024%2C724&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/agung-suryamal-adv.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/agung-suryamal-adv.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201c Buktinya hari ini aja dari pagi sampai jam 12 siang sudah tiga pengendara roda dua terjatuh,\u00a0 sehingga penumpangnya luka-luka, sehingga sering warung sayah ini jadi tempat mengobati sementara yang kecelakaan, sehingga saya menyediakan obat luka sejenis betadin dengan cuma-cuma,&#8221; \u00a0paparnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal yang sama diungkapkan oleh Deni warga Munjul. Kata Deni dirinya juga sering menyaksikan terjadinya kecelakaan di daerah ini<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0&#8220;Saya sering nongkrong di warung perapatan ini dan hampir setiap hari ada aja kecelakan di tikungan perempatan Munjul ini,\u00a0 pasalnya di perempatan ini tidak ada rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan,\u00a0 kemudian,\u00a0 simpang tiga ini tikungan terlalu tajam, di tambah jalur yang dari arah Panimbang turunan langsung menikung, yang lebih bahayanya lagi pas di simpang tiga jalannya rusak yang di sebabkan oleh kendaraan besar pengangkut beton, sehingga jalan tersebut licin oleh krikil yang di sebabkan kerusakan aspal jalan sehingga banyak kendaraan roda dua terperosok dan jatuh, maka harapan kami kepada pihak PU provinsi segera memperbaiki dan mempelebar tikungan supayah tidak terlalu tajam.&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>(Editor: Ekky El Hakim)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG &#8211; Jalur jalan raya Munjul Panimbang Cikeusik,\u00a0 tepatnya disimpang tiga Pasar Munjul dijuluki tikungan maut oleh warga sekitar. Pasalnya di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan,\u00a0 tabrakan kendaraan maupun yang terguling.\u00a0Hasil pantauan BUANA JABAR,\u00a0 pagi di hari ini, Rabu, 30 November 2016, sudah tiga pemotor terjatuh. Seorang warga pemilik warung di sekitar perapatan Pasar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":26467,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[268],"tags":[22,263,372,52],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/jalur-maut-panimbang-cikeusik.jpg?fit=640%2C420&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waduh, Daerah Ini Disebut Jalur Maut. Kenapa ya ? - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG &#8211; Jalur jalan raya Munjul Panimbang Cikeusik,\u00a0 tepatnya disimpang tiga Pasar Munjul dijuluki tikungan maut oleh warga sekitar. Pasalnya di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan,\u00a0 tabrakan kendaraan maupun yang terguling.\u00a0Hasil pantauan BUANA JABAR,\u00a0 pagi di hari ini, Rabu, 30 November 2016, sudah tiga pemotor terjatuh. Seorang warga pemilik warung di sekitar perapatan Pasar [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-30T07:21:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/jalur-maut-panimbang-cikeusik.jpg?fit=640%2C420&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"420\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2016\/11\/jalur-maut-panimbang-cikeusik.jpg?fit=640%2C420&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":420,\"caption\":\"Jalur jalan raya Munjul Panimbang Cikeusik, tepatnya disimpang tiga Pasar Munjul dijuluki tikungan maut oleh warga sekitar. Pasalnya di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/\",\"name\":\"Waduh, Daerah Ini Disebut Jalur Maut. Kenapa ya ? - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-11-30T07:21:24+00:00\",\"dateModified\":\"2016-11-30T07:21:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/waduh-daerah-ini-disebut-jalur-maut-kenapa-ya\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\",\"name\":\"Benni Madsira\",\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26466"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26466"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26466\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26468,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26466\/revisions\/26468"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}