{"id":29457,"date":"2017-05-13T16:21:34","date_gmt":"2017-05-13T09:21:34","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=29457"},"modified":"2017-05-13T16:21:34","modified_gmt":"2017-05-13T09:21:34","slug":"bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/","title":{"rendered":"Bagaimana Mereka Ini Sikapi Keberadaan Peretas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">BUANAINDONESIA, BANDUNG &#8211; Perkembangan zaman yang disertai peningkatan kebutuhan manusia akan memicu adanya peningkatan kemajuan teknologi dalam bidang komunikasi dan informatika. Era sekarang ini teknologi informasi menjadi hal yang wajib ada dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah aktivitas baik individu maupun kelembagaan seperti pemerintahan atau swasta. Demikian menurut Suhendri. M.Kom, ketika dijumpai di kampus STMIK AMIK BANDUNG Jalan Jakarta No. 28, Bandung, Jumat 12 Mei 2017.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201c Dewasa ini banyak sistem yang telah dikembangkan dan digunakan oleh masyarakat luas namun tak jarang pemakai teknologi informasi ini mengabaikankan keamanan sistem yang digunakannya, seperti aplikasi daring (online) yang tidak terlindungi keamanan datanya. Pengetahuan tentang keamanan jaringan sangat diperlukan untuk mengatasi ancaman fisik logika yang mengganggu jaringan,\u201d lanjut Suhendri dalam rilis yang diterima redaksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hacking, Cracking, Carder, Phising dan yang lainnya adalah beberapa istilah yang<br \/>\nmenjadi momok di dalam dunia teknologi informasi dewasa ini. Konotasi istilah tersebut identik dengan peretas atau pengganggu sistem keamanan komputer jaringan. Di kalangan masyarakat pengertian peretas ini dipandang sebagai tindakan yang melanggar hukum. Itulah sebabnya kita pun harus mengetahui dan memahami keberadaanya untuk<br \/>\nkelancaran dan keamanan komputer jaringan yang kita jalankan, sehingga memberi manfaat yang maksimal serta aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Berdasarkan amatan tersebut STMIK \u201cAMIKBANDUNG\u201d sebagai Network Security Campus yang memiliki jurusan Teknik Informatika (D3), Teknik Komputer (D3),Manajemen Informatika (D3), Teknik Informatika (S1) dan Sistem Informatika (S1) dan SKOMplus (S1) sejak 34 tahun lalu senantiasa menanggapi perkembangan teknologi<br \/>\nkomunikasi dan informasi dengan menyelenggarakan berbagai program sosialisasi yang berkaitan dengan manfaat dan ancaman perkembangan teknologi informasi. Salah satunya adalah melalui seminar bertemakan \u201cLaw and Cyber Security\u201d yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Mei 2017 di Aula Kampus STMIK &#8220;AMIKBANDUNG&#8221;, Jalan Jakarta No. 28 Bandung, mulai pukul 08.00 sampai dengan selesai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Suhendri yang juga Ketua Panitia seminar tersebut, pada seminar itu akan<br \/>\ndibahas permasalahan dari sisi pengguna, praktisi Cyber Security dan sisi hukum yang berlaku di Indonesia dengan para pembicra: Eko Noer Kristyanto, SH., MH, Peneliti muda Kemenkumham RI), dr. Ahyani Raksanagara, M.Kes (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung) dan Iwan Sumantri (Vice President IDSIRTII). Seminar<br \/>\nini akan dipandu oleh \u201cMaznot\u201d dan moderator Christina Juliane, M.T.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cMateri seminar ini sangat dibutuhkan oleh para pegiat informatika baik sebagai<br \/>\nperorangan maupun lembaga pemerintah maupun swasta agar berkemampuan<br \/>\nmenyikapi perkembangan teknologi dan informasi dalam hal manfaat dan ancamannya,\u201d pungkas Suhendri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA, BANDUNG &#8211; Perkembangan zaman yang disertai peningkatan kebutuhan manusia akan memicu adanya peningkatan kemajuan teknologi dalam bidang komunikasi dan informatika. Era sekarang ini teknologi informasi menjadi hal yang wajib ada dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah aktivitas baik individu maupun kelembagaan seperti pemerintahan atau swasta. Demikian menurut Suhendri. M.Kom, ketika dijumpai di kampus STMIK AMIK [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":29460,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1427],"tags":[1428,1429,574],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/05\/Hacker.jpg?fit=640%2C420&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Mereka Ini Sikapi Keberadaan Peretas - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA, BANDUNG &#8211; Perkembangan zaman yang disertai peningkatan kebutuhan manusia akan memicu adanya peningkatan kemajuan teknologi dalam bidang komunikasi dan informatika. Era sekarang ini teknologi informasi menjadi hal yang wajib ada dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah aktivitas baik individu maupun kelembagaan seperti pemerintahan atau swasta. Demikian menurut Suhendri. M.Kom, ketika dijumpai di kampus STMIK AMIK [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"jabar.buanaindonesia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-13T09:21:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/05\/Hacker.jpg?fit=640%2C420&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"420\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/05\/Hacker.jpg?fit=640%2C420&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":420},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/\",\"name\":\"Bagaimana Mereka Ini Sikapi Keberadaan Peretas - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-05-13T09:21:34+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-13T09:21:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/584e5d4d7a24d69080a927eefccff3af\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/bagaimana-mereka-ini-sikapi-keberadaan-peretas\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/584e5d4d7a24d69080a927eefccff3af\",\"name\":\"Redaksi,\",\"sameAs\":[\"jabar.buanaindonesia.com\",\"Irfanbu4n474bar\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29457"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29457"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29461,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29457\/revisions\/29461"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29460"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}