{"id":32070,"date":"2017-09-25T13:35:36","date_gmt":"2017-09-25T06:35:36","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=32070"},"modified":"2017-09-25T13:35:36","modified_gmt":"2017-09-25T06:35:36","slug":"festival-tanjung-lesung-kok-begini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/","title":{"rendered":"Festival Tanjung Lesung Kok Begini ?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG &#8211; Festival Pesona Tanjung Lesung banyak menimbulkan polemik dan menjadi perbincangan di semua kalangan. Festival Tanjung Lesung yang diduga menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) sekitar 1,8 miliar, \u00a0dipandang tidak sesuai acara yang digelar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Salah satunya yang menyoroti acara festival Tanjung Lesung adalah anggota DPRD Kabupaten Pandeglang fraksi Partai Kebangkitan Bangsa PKB, Kumaedi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kata Kumaedi, acara Pestival pesona Tanjung Lesung yang didanai oleh APBN dan dilaksanakan Kementrian Pariwisata dan Dinas Parawisata Provinsi Banten, yang anggaranya cukup fantastis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Acara ini untuk memasarkan Kawasan Ekonomi Khusus KEK, Tanjung Lesung, dengan adanya Festival ini agar wisatawan lokal mau pun mancanegara bisa tau berbagai kesenian yang di tampilkan terutama ciri khas Banten, agar wisatawan merasa tertarik ingin datang berkunjung ke Tanjung Lesung, kita sebagai warga pandeglang harus bangga mempunyai tempat wisata Pantai yang termasuk dalam sepuluh besar Destinasi Khusus&#8221; kata Kumaedi salah satu anggota DPRD Fraksi PKB Zona VI,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Masih kata kumaedi, kendati demikian sangat disayangkan festival ini tanpa perencanaan yang matang<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Cuman yang di sayangkan dalam acara ini, seperti persiapan yang kurang matang, yang lebih aneh lagi, biaya parkir bagi pengunjung, saya liat parkir itu terlalu mahal, bayangkan aja untuk kendaraan Roda dua dikenakan 10,000 dan roda Empat 20,000, yang jelas masyarakat keberatan dengan beban parkir segitu, kalau misalkan diangka yang wajar misalkan 2000 atau 5000 , mungkin pengunjung tidak terlalu keberatan, inikan acara Festival, harusnya wilayah Tanjung Lesung juga untuk sementara digratiskan, bagi masyarakat yang berkunjung, inikan yang datang kebanyakan masyarakat lokal, \u00a0&#8221; ungkapnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal yang sama di katakan oleh Andri Yoga yang juga dari Fraksi PKB,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; yang lebih parah lagi etika berbahasa dari para juru parkir, inikan tempat wisata yang di haruskan keramahan dan etika bahasa dijaga. Kalau seperti ini bagaimana wisatawan mau berkunjung mereka akan ketakutan, acara inikan tempatnya di Kawasan Tanjung Lesung, dengan resmi di danai oleh Pemerintah Pusat, bahkan Menteri Parawisata yang langsung membuka acara, tapi aneh juga, ko masuk wilayah Beach Club aja bayar seperti hari &#8211; hari biasa. Dengan biaya masuk perorang 50,000 inikan acara Festival Pesona Tanjung Lesung selama 3 hari yang menggunakan dana Pemerintah, kenapa tidak, misalkan selama acara berlangsung digratiskan agar masyarakat dari semua kalangan bisa menikmati keindahan pantai Tanjung Lesung, &#8221; ucapnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara Kepala Dinas Parawisata Provinsi Banten Eneng nurcahyati. Ketika di konfirmasi lewat pesan Whatshapp mengatakan, terkait punggutan Parkir dia tidak mengetahuinya,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Trimakasih infonya nanti saya cek, &#8221; Begitu jawaban singkatnya lewat pesan Whatsappnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG &#8211; Festival Pesona Tanjung Lesung banyak menimbulkan polemik dan menjadi perbincangan di semua kalangan. Festival Tanjung Lesung yang diduga menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) sekitar 1,8 miliar, \u00a0dipandang tidak sesuai acara yang digelar. Salah satunya yang menyoroti acara festival Tanjung Lesung adalah anggota DPRD Kabupaten Pandeglang fraksi Partai Kebangkitan Bangsa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":32057,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[268],"tags":[1774,52,80],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/09\/festival-tanjung-lesung-sepi.jpg?fit=1280%2C798&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Festival Tanjung Lesung Kok Begini ? - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG &#8211; Festival Pesona Tanjung Lesung banyak menimbulkan polemik dan menjadi perbincangan di semua kalangan. Festival Tanjung Lesung yang diduga menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) sekitar 1,8 miliar, \u00a0dipandang tidak sesuai acara yang digelar. Salah satunya yang menyoroti acara festival Tanjung Lesung adalah anggota DPRD Kabupaten Pandeglang fraksi Partai Kebangkitan Bangsa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-25T06:35:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/09\/festival-tanjung-lesung-sepi.jpg?fit=1280%2C798&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"798\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/09\/festival-tanjung-lesung-sepi.jpg?fit=1280%2C798&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":798},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/\",\"name\":\"Festival Tanjung Lesung Kok Begini ? - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-09-25T06:35:36+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-25T06:35:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/festival-tanjung-lesung-kok-begini\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\",\"name\":\"Benni Madsira\",\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32070"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32070"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32071,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32070\/revisions\/32071"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}